MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Selasa, 12 September 2017 15:22
Lihat Nih.. Perfilman Banua Makin Menggeliat
KENALI ALAT: Peserta mengenali alat-alat dalam pembuatan film seperti kamera DSLR.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Benny Kadarhariarto, praktisi perfilman nasional serta penggagas DSLR Cinematography Indonesia memprediksi, sektor perfilman bakal menjadi masa depan industri kreatif yang bisa membuahkan pendapatan daerah jika diperhatikan dan dikelola dengan baik oleh berbagai pihak.

"Bukannya tanpa alasan, hal ini terlihat dari munculnya penggerak-penggerak film di tingkat lokal yang karyanya bisa diperhitungkan," kata dia.

Menurut Benny, semangat lokalitas yang diusung oleh sineas-sineas di daerah dapat menjadi acuannya. "Kita bisa melihat contoh film Uang Panai yang digagas oleh sineas Makassar," kata dia.

Film Uang Panai sendiri adalah film lokal berlatar belakang kebudayaan daerah yang berhasil tembus dalam Box Office Indonesia. Film ini menceritakan seorang lelaki yang kembali bertemu dengan mantan kekasihnya. Lelaki tersebut kemudian ingin menikahinya.

Namun, niatnya untuk menikahi wanita tersebut terhalang. Sebabnya, pihak orang tua sang wanita memberikan syarat: harus membayar uang panai atau mahar yang tak sedikit.

Menurut Benny, film berlatar belakang kebudayaan daerah seperti Uang Panai dapat menjadi contoh bagi sineas-sineas di Banua untuk memproduksi film dengan semangat lokalitas.

"Tak mesti temanya sama seperti Uang Panai, akan tetapi, lebih dari itu, pasti ada beberapa kebudayaan-kebudayaan daerah yang bisa diangkat dalam sebuah film," ujarnya.

Namun, tentunya pergerakan film di Indonesia, khususnya di Banua harus didukung oleh para pemangku kebijakan setempat. "Para pemangku kebijakan harus lebih jelas memberikan sosialisasi bagaimana pajak untuk perfilman lokal, kementrian atau dinas yang menaunginya juga harus lebih jeli juga memberikan beragam fasilitas kepada sineas-sineas lokal," kata dia.

Dengan cara ini,  tentunya film-film lokal yang ada di daerah bisa bersaing dan dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Senada dengan Benny, akademisi ilmu komunikasi FISIP ULM, Muhammad Alif, sineas-sineas lokal harus mendapat dukungan penuh dari para berbagai pihak.

Khususnya, para sineas yang masih muda seperti kalangan mahasiswa atau pelajar. Menurutnya potensi sineas muda jauh lebih besar untuk bersaing lantaran mereka dapat memberikan berbagai pemikiran-pemikiran baru dalam pengambilan gambar serta ide cerita. (mr-149/by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:42

Menembus Gugusan Pulau dengan Inovasi Layanan ECC

      Kreatif dan inovatif adalah kunci kesuksesan menghadapi globalisasi dan perubahan…

Minggu, 17 September 2017 16:34

Pelancong Malaysia Berwisata ke Tahura Sultan Adam

MARTAPURA - Nama Tahura Sultan Adam mulai dikenal oleh negara tetangga, Jumat (15/9) tadi rombongan…

Minggu, 17 September 2017 16:28

Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Banjarbaru Tolak Perpu Pembubaran Ormas

BANJARBARU - Sejumlah ulama dan tokoh umat Kota Banjarbaru menggelar mudzakarah di kediaman salah seorang…

Jumat, 15 September 2017 15:28

Menara di Taman Van Der Pijl Tonjolkan Motif Sasirangan

BANJARBARU - Dilukis sejak pertengahan Agustus tadi, kini menara PDAM di Taman Van Der Pijl sudah mulai…

Senin, 11 September 2017 14:04

Beruang Madu Magnet Baru Tahura Sultan Adam

BANJAR - Pesona wisata alam di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, terletak di Desa Mandiangin, Kecamatan…

Jumat, 08 September 2017 10:00

Ikan Predator, Tren Baru Pengganti Ikan Hias di Akuarium

BANJARMASIN - Lazimnya, ikan-ikan di akuarium diisi oleh beragam jenis ikan hias. Namun, bagaimana jadinya…

Rabu, 06 September 2017 10:38

Sekarang, Ospek Tak Lagi Menyeramkan, Gak Percaya ?

BANJARMASIN -Lapangan Open Space  Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menguning. Pasalnya,…

Rabu, 06 September 2017 10:35

Lestarikan Kebudayaan Tionghoa di Banjarmasin

BANJARMASIN - Halaman Klenteng Sutji Nurani dipenuhi dengan kudapan-kudapan serta berbagai minuman. …

Minggu, 03 September 2017 12:17

Festival Pasar Terapung Berhasil Sedot 14.000 Pengunjung

BANJARMASIN -Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Heriansyah menyatakan, gelaran Festival Budaya…

Kamis, 31 Agustus 2017 11:31

Memanusiakan Jiwa, Mencapai Kesalehan Sosial

Maswi dan Fatimah, dua kakak beradik asal Balangan yang kisah hidupnya menjadi viral, tiba-tiba menghenyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .