MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

SPORT

Selasa, 12 September 2017 15:45
Aksi Atlet Kotabaru, Kantor Bupati Disegel, Latihan di Gedung DPRD
SEGEL KANTOR BUPATI: Pengurus KONI menyegel kantor Bupati Kotabaru, Senin (11/9) karena merasa permintaan mereka tak didengar.

PROKAL.CO, Kisruh dana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 di Kabupaten Tabalong membuat para atlet dan KONI Kotabaru akhirnya menyegel kantor Bupati Kotabaru. Seperti apa kejadiannya?

--------------------------------------------------

ZALYAN SHODIQIN ABDI, Kotabaru

--------------------------------------------------

Senin (11/9) pagi kemarin, para atlet, pelajar dan KONI turun ke lapangan, mengadu di depan Kantor Bupati namun tidak ada satu pun pejabat menemui mereka.

Sekira jam 10.00, parade atlet dan KONI mendatangi kantor Bupati Kotabaru. Mereka membawa spanduk besar bertulisan besar dan jelas: Insan Olahraga Kabupaten Kotabaru Menuntut Pernyataan Secara Tertulis Bupati & DPRD Kotabaru, Porprov X Tabalong Yes or No?

Atlet datang dengan baju olahraga mereka. Beberapa mengalungkan medali yang pernah mereka raih. "Kami bukan demonstran. Catat itu. Kami bukan penjahat. Ini atlet pejuang, kenapa tidak ada yang mau menemui?!" ujar Ketua KONI Zulkipli AR melalui pengeras suara.

Kulit wajahnya yang cokelat bersemburat merah. Para atlet juga demikian. Pengurus Cabor Basket Syahiduddin, mantan atlet Usman Pahero bergantian menyampaikan kekecewaan mereka. Pengamanan dikawal langsung jajaran Polres dan Satpol PP.

"Sudah! Kalau memang tidak ada yang mau menemui kami, kita segel saja Kantor Bupati! Gak ada gunanya kantor ini! Setuju!" pekik Zulkipli yang langsung disambut bahana setuju.

Tanpa dikomando bergerak para atlet dan KONI masuk ke depan Kantor Bupati. Zulkipli lantas mengikat dua pintu depan kantor dengan pita merah putih, yang biasa diikat di lengan. "Jangan ada yang buka sampai Pemkab memintanya kepada kami..!" sembur Usman Pahero.

"Nanti kita juga mau bikin spanduk, Rumah Dinas Bupati For Sale, kita jual, kan gak dipakai juga. Lebih baik jual, dananya pakai atlet berangkat," sengit Syahiduddin.

Usai penyegelan Kantor Bupati, massa kemudian berkumpul kembali di depan kantor. Di sini KBO Binmas Polres Kotabaru Ipda Rosadi, memberikan imbauan dengan pendahuluan pekik salam olahraga, disambut teriakan sama para atlet dengan kepalan tangan ke atas.

Rosadi meminta atlet tetap tenang. Tetap memakai kepala dingin. Menjaga ucapan dan sikap. "Jangan sampai ada yang melanggar hukum," pintanya diaminkan para atlet.

Kemudian atlet bergerak ke Gedung DPRD yang jaraknya tidak sampai seratus meter dari Kantor Bupati. Di sini pemandangan haru menyeruak, puluhan anak pelajar SD memberi semangat dengan menabuh drum band, mereka datang mendadak khusus memberi semangat.

Di depan Gedung DPRD, para atlet berbaris. Salah satu mengeluarkan bakul sumbangan dan juga tumpukan uang. Atlet beberapa hari ini, seperti yang diberitakan Radar Banjarmasin, meminta sumbangan kepada warga di jalan untuk dana keberangkatan Porprov X di Tabalong.

Tidak lama turun Ketua DPRD Alfisah dan anggota dewan lainnya, terlihat juga Sekda Kotabaru Said Akhmad di sana. Diketahui kemudian, seluruh dewan dan pejabat Kotabaru (kecuali Bupati Sayed Jafar yang kabarnya ada agenda ke luar kota) saat itu memang berada di Gedung DPRD dalam rangka membahas APBDP 2017.

"Total dana dari warga ada 17,9 juta. Ini bukti warga Kotabaru mendukung penuh olahraga," kata Zulkipli menjelaskan tumpukan uang di depan bakul.

"Kami menangis, waktu itu ada dua anak kecil naik sepeda memberi sumbangan dua ribu rupiah. Dua ribu saja, tapi mereka beri uang jajan demi atlet," tambahnya dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar.

Masih dengan suara bergetar menahan emosi, Zulkipli kembali bercerita, seorang ibu tua juga menitip uang seratus ribu padanya. Pesannya uang itu dititip untuk biaya atlet berangkat.

Mendengar cerita itu massa terdiam, terbawa suasana haru. "Ingat atlet! Kita ke sini bukan mengemis. Sama sekali bukan. Kita hanya minta kepastian, Pemkab dan DPRD pasti atau tidak berangkatkan kita, itu saja," tekannya.

Aksi kemudian dilanjutkan dengan peragaan kemampuan atlet. Mulai pencak silat, karate, senam, dansa, tenis meja dan lainnya. Beberapa atlet sengaja memamerkan medali mereka di leher. "Tahun 2010 kita pernah jadi tuan rumah Porprov, dan itu diakui sebagai salah satu gelaran yang terbaik. Banjar studi banding ke kita," timpal Zulkipli.

Setelah aksi itu, atlet pun diminta masuk tanpa terkecuali. Jajak pendapat pun kembali digelar ke sekian kalinya. Kali ini dihadiri langsung Sekda dan Kadispora Taufik Rizani yang merepresentasikan Pemkab Kotabaru.

Namun jajak pendapat hingga lepas Zuhur itu kembali menghadirkan kecewa bagi para atlet. Permintaan mereka agar Pemkab dan DPRD membuat pernyataan tertulis di atas materai kalau atlet bisa berangkat, tidak ada yang berani mengabulkan. Sekda dan Wakil Ketua DPRD M Mukhni sama tidak mau membuat pernyataan tertulis.

Dua pejabat ini hanya menekankan, bahwa anggara Porprov sudah disetujui, tinggal diparipurnakan. Adapun kebijakan anggaran karena waktu yang mepet, Sekda menyerahkan kepada Dispora dan KONI membahasnya.

"Kembali lagi ke awal. Tidak ada habisnya. Kan rapat kemarin gitu juga. Kamu kau jaminan tertulis, berangkat atau tidak, apa sih susahnya. Kalau tidak ada keputusan kami tidak pulang," kata Zulkipli.

Akhirnya jajak pendapat berakhir tanpa ada pernyataan tertulis seperti waktu sebelumnya. Para atlet pun bertahan di dalam gedung, dan berlatih di sana hingga sore hari.

Kepada awak media, Zulkipli menjelaskan mereka meminta pernyataan tertulis karena waktu mepet. Sedangkan anggaran APBDP 2017 belum diparipurnakan. Kalaupun paripurna cepat, masih ada waktu paling cepat 7 hari untuk mendapat persetujuan Gubernur. Kemudian, proses anggaran untuk belanja sekitar 12 hari. Sementara atlet pada tanggal 26 September sudah ada yang tanding.

"Jadi siapa yang jamin anggaran itu bisa digunakan? Makanya kami minta pernyataan tertulis. Juga anggaran keberangkatan ada di sana, atlet gak masalah sudah mau pakai alat lama atau bagaimana, tapi atlet perlu jaminan kalau uang keberangkatan bisa digunakan," jelasnya.

Melihat kisruh anggaran, kata Zulkipli tidak ada jaminan paripurna APDBP 2017 bisa cepat dilaksanakan. Karena masih dibahas antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dan DPRD Kotabaru. Mestinya kata dia APBDP sudah paripurna Agustus tadi, namun dia mengaku tidak tahu apa kendala antara dewan dan pemerintah.

Terkait paripurna, Kadispora Taufik Rivani membenarkan, mereka tidak berani gunakan anggaran kalau belum paripurna. "Kita perlu legalitasnya. Dan kami juga ingin dewan segera paripurnakan ini," ujarnya.

Ketua DPRD Alfisah, mengatakan justru yang lambat adalah eksekutif. Kepada Radar Banjarmasin dia mengatakan, kalau pihaknya sudah berulang minta bahasan anggaran, namun untuk beberapa SOPD minta tunda.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD M Mukhni menjelaskan, pihaknya mau saja buat pernyataan tertulis jika Pemkab duluan tandatangan. Alasannya, dewan cuma berwenang meloloskan anggaran, sementara keputusan final masih ada di Pemkab Kotabaru.

Seperti telah diberitakan, 550 orang kontingen Porprov Kotabaru terancam batal berangkat ke ajang bergengsi empat tahunan, Porprov yang kali ini digelar di Tabalong. Resminya acara dibuka pada 8 Oktober, namun beberapa cabang olahraga sudah diperlombakan pada 26 September ini.

Kotabaru masih kekurangan anggaran, yang rencananya akan dialokasikan pada APBDP 2017 senilai Rp8,6 miliar. Karena anggaran harus diparipurnakan dulu baru bisa digunakan, maka molornya waktu paripurna membuat atlet terancam batal berangkat.

Masalah ini tidak akan terjadi jika Pemkab sebelumnya mengalokasikan semua anggaran di APBD murni 2017 atau dihibahkan langsung anggarannya kepada KONI seperti yang dilakukan pada daerah lain.

Saat berita ini dibuat sekitar pukul 21.34 rapat antara atlet, KONI, Pemkab dan DPRD Kotabaru kembali akan digelar. Para atlet berharap sudah ada jaminan tertulis buat mereka. (zal)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:02

Pemprov vs Pemko Banjarbaru, Paman Birin Cetak Dua Gol

BANJARBARU – Turnamen Sepak Bola Antar-Kelurahan se-Kota Banjarbaru, Selasa (19/9) kemarin telah…

Selasa, 19 September 2017 10:38

Pesilat Kalsel Bertolak ke Korsel

BANJARMASIN – Ketua Harian Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Kalsel,…

Jumat, 08 September 2017 14:54

Besok Pembukaan Paman Birin Trophy di Lap Murjani

BANJARBARU – Skopnya memang kecil; Turnamen Sepak Bola Antar Kelurahan se Kota Banjarbaru. Tapi…

Jumat, 08 September 2017 09:34

Waduh..! Peseban Terancam Krisis Pemain di Final

BANJARMASIN - Badai cedera yang melanda Peseban Banjarmasin cukup berdampak. Soalnya jadwal final yang…

Kamis, 07 September 2017 10:20

Asah Kemampuan, Peseban Kembali Lakukan Laga Uji Coba

BANJARMASIN - Masih lumayan banyak mengalami kendala dan kekurangan kala mengarungi Liga 3 Zona Kalsel…

Rabu, 06 September 2017 14:37

Kala Atlet-Atlet Kotabaru Terancam Tak Ikut Porprov: Pakai Dana Sendiri Demi Harga Diri

Gairah yang besar untuk mengharumkan nama daerah melalui olahraga sering tak sebanding dengan sokongan…

Rabu, 06 September 2017 10:46

Badai Cedera, Pemain Inti Terancam Absen di Final

BANJARMASIN - Kabar kurang baik menimpa Peseban Banjarmasin sebelum melakoni laga final Liga 3…

Rabu, 06 September 2017 10:42

Fokus Genjot Fisik Skuat Peseban U-17

BANJARMASIN - Menu latihan Peseban Banjarmasin U17 akhir-akhir ini di fokuskan fisik dan stamina…

Senin, 04 September 2017 10:36

Waduh..! Porprov X Kalsel 2017 di Tabalong Belum Siap

BANJARMASIN – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Kalsel 2017 di Kabupaten Tabalong…

Senin, 04 September 2017 10:25

Kalahkan Perseru Serui, Barito Kembali ke 10 Besar Klasemen

BANJARMASIN – Laga tandang ke kandang Perseru Serui menjadi modal Barito Putera untuk meningkatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .