MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 12 September 2017 15:55
Hakim Minta Sangkur Dititipkan

PROKAL.CO,  

BANJARBARU - Ruang sidang Pengadilan Negeri Banjarbaru disesaki puluhan anggota TNI, kemarin pagi (11/9). Mereka datang demi mendengar pembacaan tuntutan jaksa. Terkait kasus penusukan yang hampir menewaskan Prada Muklis Dimas Prakoso.

Semua bangku penuh terisi, banyak yang terpaksa berdiri. Tak sedikit yang menunggu di luar pintu ruang sidang. Untuk berjaga-jaga, Hakim Ketua Mochamad Umaryaji sampai-sampai harus mengingatkan agar pistol atau sangkur untuk dititipkan lebih dulu ke panitera sebelum sidang dimulai.

Prada Dimas adalah anggota Batalyon Infanteri 623/BWU yang bermarkas di Sungai Ulin, Banjarbaru Utara. Pemuda 22 tahun itu dikeroyok dua terdakwa pada bulan Ramadan lalu, tepatnya Minggu (18/6) dini hari.

Terdakwa adalah Haris Rahman dan Muhammad Bahrul Ilmi alias Ayul. Berbagi satu borgol, keduanya mengenakan baju koko warna putih. Haris mengenakan peci hitam, sedangkan Bahrul peci putih. Muka pemuda asal Liang Anggang itu tampak kuyu.

Ayul tertangkap tak lama setelah insiden. Sedangkan Haris sempat berhari-hari bersembunyi di rumah pamannya di Asam Asam, Tanah Laut. Saat diringkus Resmob Polda Kalsel, kaki Haris dua kali ditembak polisi karena mencoba kabur.

Dijadwalkan jam 10 pagi, sidang sempat molor satu jam. Sidang sendiri berlangsung singkat, sekitar 15 menit. Hingga Jaksa Penuntut Umum Muhammad Indra rampung membacakan tuntutannya. "Saudara Haris dituntut penjara sembilan tahun dan Bahrul enam tahun," ujarnya.

Kurungan sembilan tahun dalam Pasal 170 KUHP merupakan sanksi maksimal. Terkait tindak pidana pengeroyokan di muka umum yang menyebabkan luka berat. Berbeda dengan tuntutan terdakwa kedua karena jerat Pasal 351 KUHP untuk tindak pidana penganiayaan.

Mengapa jaksa menuntut hukuman maksimal, karena sebelumnya Haris juga pernah ditangkap polisi untuk kasus serupa. "Dalam kasus pengeroyokan sebelumnya, korbannya bahkan tewas. Ini menjadi pertimbangan yang memberatkan saudara terdakwa," ujarnya.

Selisih tuntutan juga karena peran keduanya berbeda. Bahrul bantu memukul, sementara Haris lah yang menusukkan belati sepanjang 17 sentimeter ke tubuh korban. Hingga korban menderita lima luka tusuk yang membahayakan nyawa.  

Ketika diberi hakim kesempatan untuk berbicara, Bahrul dan Haris berbicara dengan pelan dan singkat. "Saya memohon keringanan hukuman," kata Bahrul lirih. "Saya akan membuat pembelaan tertulis," sambung Haris.

Hakim Umaryaji lantas menskors sidang hingga sepekan, memberi kesempatan terdakwa membuat pembelaan. "Saudara punya hak membela diri. Sidang saya skor hingga Senin depan dengan agenda pembacaan tuntutan," kata Umaryaji seraya menjatuhkan palu.

Meski banyak rekan Prada Dimas yang tak puas dengan tuntutan tersebut, mereka bersikap tertib. Hening sepanjang sidang dan keluar begitu palu diketuk. (fud)


 


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 15:31

Korban Tempat Wisata Bertambah, Kali ini di Loksado dan Pantai Pagatan

KANDANGAN – Jumlah mereka yang mengalami celaka di lokasi wisata bertambah lagi. Kali ini menimpa…

Rabu, 20 Juni 2018 13:07

Tak Bisa Berenang, Warga Kaltim Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Untuk kesekian kalinya, Pantai Pagatan di Kecamatan Kusan Hilir,  Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 19 Juni 2018 14:30

Ungkap Kematian Wartawan di Sel, Kapolda: Kami Akan Bongkar Kuburannya

BANJARMASIN – Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu media online…

Selasa, 19 Juni 2018 09:16
Breaking News

Braakk..! Mobil Polisi Hantam Tiang Listrik

BANJARMASIN - Pengendara Jalan Gatot Subroto,  dibuat heboh. Penyebabnya mobil bermerek Nissan…

Senin, 18 Juni 2018 14:36

ASTAGA..!! Objek Wisata Telan Korban Jiwa, Satu Orang Dikabarkan Tewas

KOTABARU - Hati-hati berada di objek wisata. Ini berlaku buat siapa saja yang sedang berlibur. Di Kecamatan…

Senin, 18 Juni 2018 13:13

MABUK BANG? Korban Kecelakaan ini Ditolong Warga Malah Ngamuk

BANJARMASIN - Telah terjadi Laka lantas tunggal di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Brigjen…

Rabu, 13 Juni 2018 13:48

NAH LO..!! Polisi akan Investigasi Kematian Pewarta di Sel Tahanan

KOTABARU - Kepolisian Resor Kotabaru masih menyelidiki kematian M Yusuf. Pewarta yang meninggal di sel…

Rabu, 13 Juni 2018 12:51

Warga Kelayan Dihebohkan Temuan Mayat Mengapung Disungai

BANJARMASIN – Warga Jalan Kelayan A, Banjarmasin Selatan tiba-tiba heboh. Penyebabnya, ditemukan…

Selasa, 12 Juni 2018 13:36

Diduga Karena ini Karyawan Ritel Indomaret Nekat Curi Uang dengan Sajam

BANJARBARU - Menjelang lebaran, aksi kriminal di Kota Banjarbaru patut diwaspadai. Kemarin (11/6) pagi,…

Senin, 11 Juni 2018 15:41

Buruh PLTU di Tabalong Terciduk Edarkan Sabu

Buruh PLTU di Tabalong Ketangkap Ngedar Sabu TANJUNG - Puasa-puasa begini masih saja ada orang yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .