MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 12 September 2017 15:55
Hakim Minta Sangkur Dititipkan

PROKAL.CO,  

BANJARBARU - Ruang sidang Pengadilan Negeri Banjarbaru disesaki puluhan anggota TNI, kemarin pagi (11/9). Mereka datang demi mendengar pembacaan tuntutan jaksa. Terkait kasus penusukan yang hampir menewaskan Prada Muklis Dimas Prakoso.

Semua bangku penuh terisi, banyak yang terpaksa berdiri. Tak sedikit yang menunggu di luar pintu ruang sidang. Untuk berjaga-jaga, Hakim Ketua Mochamad Umaryaji sampai-sampai harus mengingatkan agar pistol atau sangkur untuk dititipkan lebih dulu ke panitera sebelum sidang dimulai.

Prada Dimas adalah anggota Batalyon Infanteri 623/BWU yang bermarkas di Sungai Ulin, Banjarbaru Utara. Pemuda 22 tahun itu dikeroyok dua terdakwa pada bulan Ramadan lalu, tepatnya Minggu (18/6) dini hari.

Terdakwa adalah Haris Rahman dan Muhammad Bahrul Ilmi alias Ayul. Berbagi satu borgol, keduanya mengenakan baju koko warna putih. Haris mengenakan peci hitam, sedangkan Bahrul peci putih. Muka pemuda asal Liang Anggang itu tampak kuyu.

Ayul tertangkap tak lama setelah insiden. Sedangkan Haris sempat berhari-hari bersembunyi di rumah pamannya di Asam Asam, Tanah Laut. Saat diringkus Resmob Polda Kalsel, kaki Haris dua kali ditembak polisi karena mencoba kabur.

Dijadwalkan jam 10 pagi, sidang sempat molor satu jam. Sidang sendiri berlangsung singkat, sekitar 15 menit. Hingga Jaksa Penuntut Umum Muhammad Indra rampung membacakan tuntutannya. "Saudara Haris dituntut penjara sembilan tahun dan Bahrul enam tahun," ujarnya.

Kurungan sembilan tahun dalam Pasal 170 KUHP merupakan sanksi maksimal. Terkait tindak pidana pengeroyokan di muka umum yang menyebabkan luka berat. Berbeda dengan tuntutan terdakwa kedua karena jerat Pasal 351 KUHP untuk tindak pidana penganiayaan.

Mengapa jaksa menuntut hukuman maksimal, karena sebelumnya Haris juga pernah ditangkap polisi untuk kasus serupa. "Dalam kasus pengeroyokan sebelumnya, korbannya bahkan tewas. Ini menjadi pertimbangan yang memberatkan saudara terdakwa," ujarnya.

Selisih tuntutan juga karena peran keduanya berbeda. Bahrul bantu memukul, sementara Haris lah yang menusukkan belati sepanjang 17 sentimeter ke tubuh korban. Hingga korban menderita lima luka tusuk yang membahayakan nyawa.  

Ketika diberi hakim kesempatan untuk berbicara, Bahrul dan Haris berbicara dengan pelan dan singkat. "Saya memohon keringanan hukuman," kata Bahrul lirih. "Saya akan membuat pembelaan tertulis," sambung Haris.

Hakim Umaryaji lantas menskors sidang hingga sepekan, memberi kesempatan terdakwa membuat pembelaan. "Saudara punya hak membela diri. Sidang saya skor hingga Senin depan dengan agenda pembacaan tuntutan," kata Umaryaji seraya menjatuhkan palu.

Meski banyak rekan Prada Dimas yang tak puas dengan tuntutan tersebut, mereka bersikap tertib. Hening sepanjang sidang dan keluar begitu palu diketuk. (fud)


 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:42

Heboh Berita Orang Mengamuk di Masjid Amuntai, Ternyata Begini Kejadiannya

AMUNTAI - Kabar yang beredar tentang orang yang mengusir jemaah termasuk Imam di Masjid At-Taqwa, Amuntai,…

Senin, 19 Februari 2018 13:20

Tak Bisa Berenang, Pelajar SMP Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Keluarga besar SMPN 2 Kusan Hilir berduka. Salah satu pelajarnya, Fahrul Rozi (14), ditemukan…

Minggu, 18 Februari 2018 00:48

Kapok! Pemko Banjarbaru Laporkan Pria Hidung Belang ke Istrinya

BANJARBARU - Permasalahan praktik prostitusi di Banjarbaru tak ada habisnya. Meski Lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:37

GEGER..! Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Sungai Anyar

TANJUNG - Pria berjaket hitam dan celana panjang hitam ditemukan meninggal dunia karena tenggelam…

Jumat, 16 Februari 2018 17:04

Mayat Pria Tenggelam di Benua Lawas Tabalong

TANJUNG - Pria berjaket dan celana panjang hitam ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai di…

Jumat, 16 Februari 2018 15:07

Wadoh..!! 13 Remaja Kepergok Ngelem di Kawasan KS Tubun

BANJARMASIN - Enam belas orang remaja tanggung diamankan Polsek Banjarmasin Selatan. Tertua berusia…

Jumat, 16 Februari 2018 10:57

Kapal Tenggelam di Laut Batakan, Begini Nasib ABKnya

PELAIHARI - Sepuluh anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Blue Fish selamat, setelah kapal yang ditumpangi…

Jumat, 16 Februari 2018 10:26

Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani…

Kamis, 15 Februari 2018 15:05

Dua Hari, Dua Kasus Penjambretan di Banjarbaru, Satu Meninggal Dunia

BANJARBARU - Ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati saat membawa barang berharga ketika…

Kamis, 15 Februari 2018 13:02

Dua Pejabatnya Jadi Tersangka, Pemko Kukuh Nyatakan Bukan Korupsi

BANJARMASIN - Dua pejabat pemko ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek Terminal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .