MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 12 September 2017 19:39
Jaringan Debt Collector Diungkap, Tarik Mobil Malah Dijual
TANYA MODUS: Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana menginterogasi pelaku penggelapan mobil.

PROKAL.CO, BANJARMASIN -  Petugas penyewaan (leasing) mobil harus hati-hati memilih pekerja eksternal bagian penarikan atau debt collector. Salah-salah, list kreditor bisa dimanfaatkan untuk melakukan penggelapan mobil.

Setidaknya itulah yang terjadi saat kepolisian mengamankan belasan unit mobil berbagai merek yang digelapkan Syuhada alias Abang Habib (33) dan Abdul Halim  alias Fahmi. Alih-alih, mengembalikan ke leasing, mereka malah menjual mobil-mobil hasil tarikan itu.  
 
Tertangkapnya Abang Habib dan Fahmi bermula ketika seseorang bernama Baidawi  membeli mobil Toyota Avanza DA 8647 TL yang mereka jual pada tanggal 15 Agustus 2017 lalu. Kedua pelaku berjanji akan menyerahkan seluruh dokumen mobil. Belakangan,  para pelaku ini tidak dapat memberikan dokumen asli tersebut.

Merasa sudah tertipu, Senin (28/8) tadi Baidawi melaporkan hal tersebut ke Polda Kalsel. Tim Resmob Polda Kalsel dengan unit Ranmor hari itu juga melakukan penyelidikan dan tidak memakan waktu lama berhasil meringkus keduanya di dua tempat berbeda.

Abang Habib diringkus di Jalan Anjir, Kabupaten Batola sedangkan Fahmi di Jalan Sultan Adam Kompleks Mandiri. Habib mengatakan bukan kali ini saja menjual mobil hasil penggelapan. Dari hasil interogasi, mereka ternyata memiliki jaringan sesama debt collector.   "Dapat dari kawan lalu dijual lagi," tambahnya seraya mengatakan sudah menjual 12 unit mobil dari hasil tersebut.

Setiap kali menjual, dia mendapat jatah pembagian berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta. "Kalau menjual mobil ini baru beberapa bulan ini saja pak," elak pria yang sudah menekuni profesi sebagai debt collector di sebuah perusahaan leasing selama 3 tahun ini,

Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana SH yang didampingi Wakapolda Kombes Pol Nasri dan Dirkrimum Kombes Pol Sofyan Hidayat mengungkapkan pelaku menjual mobil dengan harga yang bervariasi sekitar Rp20juta - Rp50 juta per unit. DIduga mereka mengganti nomor pelat mobil dengan pelat palsu.

Sebab menurut Kapolda, tidak ada terdapat kode dari kepolisian. "Pelaku dijerat dengan pasal 378 sub 480 jo 55, 56 KUHP," tegasnya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:33

Satgas Saber Pungli: Kami Memang Spesialis Recehan

BANJARBARU – Sejak kejadian OTT KPK di Banjamasin, Jumat (14/9), harapan terhadap pemberantasan…

Rabu, 20 September 2017 14:53

Pasangan Selingkuh di Kost, Ngakunya Nikah Siri, Buktinya Nihil

BANJARBARU - Penggerebekan pasangan mesum di Banjarbaru tak pernah habis. Setiap tahunnya, Satpol-PP…

Selasa, 19 September 2017 16:47

Para Tersangka OTT KPK ini Ditahan Terpisah

JAKARTA – Di mana lokasi tahanan para tersangka yang tersandung kasus OTT KPK dalam dugaan suap…

Selasa, 19 September 2017 15:58

Nah Lo.. Status Facebook Kades Sungup Berbuntut Panjang

KOTABARU - Kades Sungup, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Aisyah, diperiksa di Polres…

Selasa, 19 September 2017 15:10

HAYOO NGAPAIN..! Berduaan di Kamar Kos, Eh Satpol PP Nongol

BANJARBARU - Seorang wanita berinisial SM (31) tak bisa berkutik, ketika pintu kamar kosnya diketuk…

Selasa, 19 September 2017 14:51
BREAKING NEWS

Mantan Anggota Dewan HSS Cabul itu Divonis 6 Tahun

KANDANGAN - Majelis hakim pengadilan Negeri (PN) Kandangan, akhirnya memutuskan kasus pencabulan…

Selasa, 19 September 2017 13:33

Kasus Pencabulan Mantan Anggota DPRD HSS Hari Ini Jalani Sidang Putusan

KANDANGAN - Kasus pencabulan yang dilakukan mantan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Selasa, 19 September 2017 11:37

Jasad Tergantung di Pelabuhan Lama itu Masih Misterius

BANJARMASIN- Kasus penemuan mayat Mr X di kawasan Pelabuhan Lama, Banjarmasin Barat, masih misterius.…

Senin, 18 September 2017 16:17

GEGER.. Granat Aktif Ditemukan Disamping Rumah Wabup, Ternyata..

KOTABARU – Dua buah granat aktif ditemukan di samping rumah dinas wakil bupati Kotabaru. Beruntung…

Minggu, 17 September 2017 16:43

Iwan Rusmali dkk Diperiksa 9 Jam, Ditahan di Rutan Berbeda

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka kasus dugaan suap persetujuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .