MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 12 September 2017 19:39
Jaringan Debt Collector Diungkap, Tarik Mobil Malah Dijual
TANYA MODUS: Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana menginterogasi pelaku penggelapan mobil.

PROKAL.CO, BANJARMASIN -  Petugas penyewaan (leasing) mobil harus hati-hati memilih pekerja eksternal bagian penarikan atau debt collector. Salah-salah, list kreditor bisa dimanfaatkan untuk melakukan penggelapan mobil.

Setidaknya itulah yang terjadi saat kepolisian mengamankan belasan unit mobil berbagai merek yang digelapkan Syuhada alias Abang Habib (33) dan Abdul Halim  alias Fahmi. Alih-alih, mengembalikan ke leasing, mereka malah menjual mobil-mobil hasil tarikan itu.  
 
Tertangkapnya Abang Habib dan Fahmi bermula ketika seseorang bernama Baidawi  membeli mobil Toyota Avanza DA 8647 TL yang mereka jual pada tanggal 15 Agustus 2017 lalu. Kedua pelaku berjanji akan menyerahkan seluruh dokumen mobil. Belakangan,  para pelaku ini tidak dapat memberikan dokumen asli tersebut.

Merasa sudah tertipu, Senin (28/8) tadi Baidawi melaporkan hal tersebut ke Polda Kalsel. Tim Resmob Polda Kalsel dengan unit Ranmor hari itu juga melakukan penyelidikan dan tidak memakan waktu lama berhasil meringkus keduanya di dua tempat berbeda.

Abang Habib diringkus di Jalan Anjir, Kabupaten Batola sedangkan Fahmi di Jalan Sultan Adam Kompleks Mandiri. Habib mengatakan bukan kali ini saja menjual mobil hasil penggelapan. Dari hasil interogasi, mereka ternyata memiliki jaringan sesama debt collector.   "Dapat dari kawan lalu dijual lagi," tambahnya seraya mengatakan sudah menjual 12 unit mobil dari hasil tersebut.

Setiap kali menjual, dia mendapat jatah pembagian berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta. "Kalau menjual mobil ini baru beberapa bulan ini saja pak," elak pria yang sudah menekuni profesi sebagai debt collector di sebuah perusahaan leasing selama 3 tahun ini,

Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana SH yang didampingi Wakapolda Kombes Pol Nasri dan Dirkrimum Kombes Pol Sofyan Hidayat mengungkapkan pelaku menjual mobil dengan harga yang bervariasi sekitar Rp20juta - Rp50 juta per unit. DIduga mereka mengganti nomor pelat mobil dengan pelat palsu.

Sebab menurut Kapolda, tidak ada terdapat kode dari kepolisian. "Pelaku dijerat dengan pasal 378 sub 480 jo 55, 56 KUHP," tegasnya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:42

Heboh Berita Orang Mengamuk di Masjid Amuntai, Ternyata Begini Kejadiannya

AMUNTAI - Kabar yang beredar tentang orang yang mengusir jemaah termasuk Imam di Masjid At-Taqwa, Amuntai,…

Senin, 19 Februari 2018 13:20

Tak Bisa Berenang, Pelajar SMP Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Keluarga besar SMPN 2 Kusan Hilir berduka. Salah satu pelajarnya, Fahrul Rozi (14), ditemukan…

Minggu, 18 Februari 2018 00:48

Kapok! Pemko Banjarbaru Laporkan Pria Hidung Belang ke Istrinya

BANJARBARU - Permasalahan praktik prostitusi di Banjarbaru tak ada habisnya. Meski Lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Februari 2018 18:00

HEBOH! Aktivis Kotabaru Diserang, Pelaku Diduga Sudah Lama Mengintai

KOTABARU – Warga Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, mendadak geger, Jumat (16/2) pagi. Aktivis terkenal…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:37

GEGER..! Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Sungai Anyar

TANJUNG - Pria berjaket hitam dan celana panjang hitam ditemukan meninggal dunia karena tenggelam…

Jumat, 16 Februari 2018 17:04

Mayat Pria Tenggelam di Benua Lawas Tabalong

TANJUNG - Pria berjaket dan celana panjang hitam ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai di…

Jumat, 16 Februari 2018 15:07

Wadoh..!! 13 Remaja Kepergok Ngelem di Kawasan KS Tubun

BANJARMASIN - Enam belas orang remaja tanggung diamankan Polsek Banjarmasin Selatan. Tertua berusia…

Jumat, 16 Februari 2018 10:57

Kapal Tenggelam di Laut Batakan, Begini Nasib ABKnya

PELAIHARI - Sepuluh anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Blue Fish selamat, setelah kapal yang ditumpangi…

Jumat, 16 Februari 2018 10:26

Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani…

Kamis, 15 Februari 2018 13:02

Dua Pejabatnya Jadi Tersangka, Pemko Kukuh Nyatakan Bukan Korupsi

BANJARMASIN - Dua pejabat pemko ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek Terminal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .