MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 September 2017 09:33
Marasnya..!! Sayembara Pembuatan Maskot Pilkada Sepi Peminat
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG – Sayembara pembuatan maskot Pilkada Kabupaten Tabalong yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepi peminat. Panitia pun akhirnya terpaksa memperpanjang masa pendaftaran, dengan harapan akan ada lagi tambahan peserta yang bakal ikut.

Seperti diketahui, pendaftaran sudah dibuka sejak 28 Agustus 2017 hingga 8 September 2017 lalu. Namun, karena tidak ada satu pun masyarakat yang ikut, maka event ini diperpanjang hingga Jumat 15 September 2017 mendatang.

Sekretaris KPU Kabupaten Tabalong Suparman ketika diwawancarai melalui telepon genggamnya membenarkan adanya perpanjangan masa pendaftaran sayembara yang dibuka secara umum kepada masyarakat. "Ya jadwalnya diperpanjang sampai Jumat lusa," ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Selasa (12/9) kemarin.

Setelah menetapkan jadwal perpanjangan, barulah ada dua peminat yang memasukan karyanya. Namun, penilaiannya tetap menunggu hingga akhir pendaftaran.

Disinggung mengenai penyebab kurangnya minat masyarakat mengikuti sayembara yang diselenggarakan KPUD Tabalong, Suparman menduga penyebabnya lantaran tidak semua warga akrab dengan dengan desain grafis dan teknologi komputer.

Peserta yang ikut sayembara memang dianjurkan merancang desainnya menggunakan komputer. Dikumpul dalam bentuk file-file dan ada juga yang dicetak di atas kertas dan diperbanyak untuk dinilai dewan juri. “Ini yang mungkin menjadi salah satu kendalanya,” duganya.

Apa saja syarat untuk dapat mengikuti sayembara ini, antara lain, peserta baik perseorangan maupun kelompok, haruslah warga Tabalong yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabalong.

Setiap peserta hanya diperkenankan mengirimkan satu karya. "Dewan juri kami tunjuk dari kalangan akademisi," ujarnya.

Selebihnya, juga harus disertai dengan penjelasan singkat mengenai konsep melatarbelakangi maksud pembuatan maskot, setidaknya sebanyak 150 kata dalam kertas 4 A.

Yang terpenting dari syarat ini, karya tidak menyinggung masalah isu SARA dan bermuatan isu lokal atau daerah Bumi Saraba Kawa. "Mengapa tidak boleh terkait SARA, karena ujaran kebencian harus diantisipasi. Apalagi ada undang-undang yang mengatur," jelasnya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:52

Banyaknya Korban Berjatuhan, Saatnya Benahi Keamanan Objek Wisata

Gairah masyarakat Kalsel untuk berwisata begitu tinggi di musim libur. Sayangnya, hal ini tidak diiringi…

Kamis, 21 Juni 2018 15:40

PARAH..!! Banjir Lumpuhkan Transportasi di Angsana

BATULICIN - Antrean kendaraan mengular hingga 2 kilometer di jalan raya provinsi Desa Angsana Kecamatan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:27

Banyak Jemaah Haul Datu Kelampayan Datang dari Tempat Jauh

Hujan tidak menyurutkan semangat jemaah untuk menghadiri agenda tahunan Haul Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari…

Kamis, 21 Juni 2018 14:36

Cara ini Dijamin Ampuh Cegah Wisatawan Duduk Diatas Kelotok

BANJARMASIN - Pada sejumlah objek wisata milik kabupaten tetangga, korban mulai berjatuhan. Liburan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:34

Pemko Mengaku Dilema Atur Pasar Sentra Antasari yang Semrawut

BANJARMASIN - Sederet keluhan terus disampaikan warga. Terkait kondisi kawasan Sentra Antasari yang…

Kamis, 21 Juni 2018 14:28

Puncak Arus Balik, Pelabuhan Trisakti Malah Sepi

BANJARMASIN - H+5 Idulfitri, kemarin (20/6) disebut-sebut sebagai puncaknya arus balik. Pada kenyataannya,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:25
BREAKING NEWS

Danlanud Syamsudin Noor Pamitan, Mengaku Berkesan di Kalsel

BANJARBARU - Setelah lebih kurang setahun dua bulan bertugas di Kalsel, Komandan Landasan Udara (Danlanud)…

Kamis, 21 Juni 2018 10:51

Saban Hari Bus Wisata Pemko Banjarbaru Layani Ratusan Orang

BANJARBARU - Libur Lebaran dimanfaatkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, untuk kembali mengoperasionalkan…

Kamis, 21 Juni 2018 10:35
Parlementaria

Dewan Minta Pemko Banjarbaru Awasi TPS di Dekat Permukiman

BANJARBARU - Ketua komisi II DPRD Banjarbaru Syamsuri meminta, agar Pemko Banjarbaru melalui dinas terkaitnya…

Kamis, 21 Juni 2018 10:33
Pemko Banjarbaru

Bentuk Dewan dan Tim Pelaksana Smart City

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, baru-baru tadi menghadiri sosialisasi gerakan menuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .