MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 13 September 2017 09:33
Marasnya..!! Sayembara Pembuatan Maskot Pilkada Sepi Peminat
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG – Sayembara pembuatan maskot Pilkada Kabupaten Tabalong yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepi peminat. Panitia pun akhirnya terpaksa memperpanjang masa pendaftaran, dengan harapan akan ada lagi tambahan peserta yang bakal ikut.

Seperti diketahui, pendaftaran sudah dibuka sejak 28 Agustus 2017 hingga 8 September 2017 lalu. Namun, karena tidak ada satu pun masyarakat yang ikut, maka event ini diperpanjang hingga Jumat 15 September 2017 mendatang.

Sekretaris KPU Kabupaten Tabalong Suparman ketika diwawancarai melalui telepon genggamnya membenarkan adanya perpanjangan masa pendaftaran sayembara yang dibuka secara umum kepada masyarakat. "Ya jadwalnya diperpanjang sampai Jumat lusa," ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Selasa (12/9) kemarin.

Setelah menetapkan jadwal perpanjangan, barulah ada dua peminat yang memasukan karyanya. Namun, penilaiannya tetap menunggu hingga akhir pendaftaran.

Disinggung mengenai penyebab kurangnya minat masyarakat mengikuti sayembara yang diselenggarakan KPUD Tabalong, Suparman menduga penyebabnya lantaran tidak semua warga akrab dengan dengan desain grafis dan teknologi komputer.

Peserta yang ikut sayembara memang dianjurkan merancang desainnya menggunakan komputer. Dikumpul dalam bentuk file-file dan ada juga yang dicetak di atas kertas dan diperbanyak untuk dinilai dewan juri. “Ini yang mungkin menjadi salah satu kendalanya,” duganya.

Apa saja syarat untuk dapat mengikuti sayembara ini, antara lain, peserta baik perseorangan maupun kelompok, haruslah warga Tabalong yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabalong.

Setiap peserta hanya diperkenankan mengirimkan satu karya. "Dewan juri kami tunjuk dari kalangan akademisi," ujarnya.

Selebihnya, juga harus disertai dengan penjelasan singkat mengenai konsep melatarbelakangi maksud pembuatan maskot, setidaknya sebanyak 150 kata dalam kertas 4 A.

Yang terpenting dari syarat ini, karya tidak menyinggung masalah isu SARA dan bermuatan isu lokal atau daerah Bumi Saraba Kawa. "Mengapa tidak boleh terkait SARA, karena ujaran kebencian harus diantisipasi. Apalagi ada undang-undang yang mengatur," jelasnya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .