MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 13 September 2017 09:46
Muhammad Asri Akhirnya Didatangi Tim dari MUI Kalsel

Sambut Hangat, Bantah Semua Tuduhan

PERIKSA GUA: MUI Hulu Sungai Utara saat memeriksa gua tempat Muhammad Asri menyepi untuk ibadah.

PROKAL.CO, Setelah tak mendatangi undangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara, MUI akhirnya mendatangi Muhammad Asri, pria yang disebut-sebut memiliki ajaran yang sesat, Selasa (12/9) kemarin. Lalu, apa yang terjadi?

--------------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

-------------------------------------------------

Tadinya, MUI HSU bermaksud untuk tabayun (memeriksa dengan teliti)  fenomena populernya Muhammad Asri sebagai penyebar ajaran agama Desa Cempaka Kecamatan Amuntai Selatan. Namun, meski sudah diundang MUI,  pria berusia 88 tahun itu tak kunjung datang.

MUI memang merasa perlu untuk melakukan pengecekan. Pasalnya, ada laporan tak sedap dari warga sekitar lokasi Majelis Zikir dan Salawat Wali Harum, majelisnya Muhammad Asri di Desa Cempaka. Dalam laporan itu, Muhammad Asri disebut tidak melaksanakan perintah salat lima waktu, termasuk salat Jumat dan tidak berpuasa. Bahkan, Muhammad Asri disebut-sebut menilai kiblat hanyalah sebuah simbol.

Pengamatan wartawan Radar Banjarmasin yang ikut menunggu di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten HSU Selasa kemarin, hingga sekitar pukul 10.30 pertemuan tak kunjung terlaksana.  Bahkan sampai batas waktu yang ditentukan (pukul 12.00 wita), Asri yang dikenal di kalangan muridnya sebagai wali tersebut tak nampak batang hidungnya.

"Laporan kami terima yang bersangkutan masih ada di kediamannya," kata AKP Cece Sudrajat kepada ulama dan pengurus MUI yang telah berkumpul di Aula Kemenag HSU. "Jika tak hadir, selesai Salat Duhur ini, kami akan mendatangi rumah yang bersangkutan untuk silaturahmi," kata Sekretaris MUI H Sarmadi Lc, menjawab laporan pihak kepolisian.

Usai melaksanakan Salat Duhur bersama dengan Ketua MUI H Said Masrawan Lc, ulama dan aparat yang berjaga-jaga di Kantor Kemenag  serta tim Badan Kesatuan Bangsa dan Politik HSU, menuju lokasi Desa Cempaka. Di sana, Muhammad Asri ternyata sudah menanti kedatangan para pengurus MUI dan aparat pemerintah daerah.

Muhammad Asri mengenakan pakaian serba putih dan kopiah merah, menyambut dengan hangat dan    mengajak para tamu ke dalam rumahnya. Warga sekitar dan pengikut beliau sudah ramai memadati halaman dan teras.

Ketua MUI setempat H Said Masrawan menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke kediaman Asri, tidak lain ingin ber-tabayun tentang kabar-kabar yang banyak beredar di luar. 

Muhammad Asri kemudian menjawab dengan tenang. Dia mengatakan semua yang disangkakan kepada dirinya itu tidak benar. "Tidak benar semua sangkaan itu," katanya. Asri mengatakan fitnah kejam jika dirinya disebut tidak salat selamat 20 tahun.

 

Jalan dialog sendiri sempat memanas karena  salah seorang murid Muhammad Asri tak terima dengan sebutan-sebutan yang dikatakan kepada gurunya.  Meski demikian, Kasat Intel Iptu Cece Sudrajat berhasil mengamankan suasana sehingga tanya-jawab tersebut berakhir dengan damai. Di akhir diskusi, Muhammad Asri mempersilakan Ketua MUI untuk melihat sendiri gua khalwat yang tak jauh dari kediamannya.

Lalu bagaimana pendapat MUI?

"Kami tidak bisa langsung bisa menetapkan ajaran ini sesat atau tidak. Namun perlu kajian terlebih dahulu lebih lanjut," kata Ketua  MUI Said Masrawan. Senada,   Sekretaris MUI  H Sarmadi, mengatakan, menentukan sesat dan tidaknya, tidak semudah yang diucapkan. Sebab ada pembahasan sebelum Fatwa MUI dikeluarkan nanti. "Sesat dan tidaknya butuh sebuah kajian. Setidaknya dalam kunjungan ini, tim Ulama HSU dan MUI sudah menemukan petunjuk," kata Sarmadi. "Fatwa paling cepat kami keluarkan Minggu depan. Harus kami bahas lebih dalam lagi bersama, sampai putusan Fatwa disepakati nantinya," terangnnya. 

 

Sementara itu, Muhammad Asri mengatakan, tidak merasa terganggu dengan kedatangan rombongan MUI tersebut. Bahkan dia merasa senang. Dia mengatakan, siapapun yang mau bertamu di kediamannya baik itu sesama muslim dan luar muslim dia selalu terbuka. “Jadi media-media jangan memelintir pemberitaan. Apa yang saya sampaikan jangan ditambahkan atau dikurang-kurangi, sebab bisa salah pemaknaan," singkat Asri dengan senyumnya. (mar/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…

Kamis, 23 November 2017 14:58

KRITIS..! 31 Daerah Aliran Sungai di Kalsel Harus Dipulihkan

BANJARMASIN – Kondisi alam rusak karena ulah manusia. Ini pula yang dialami Daerah Aliran Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .