MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 13 September 2017 09:46
Muhammad Asri Akhirnya Didatangi Tim dari MUI Kalsel

Sambut Hangat, Bantah Semua Tuduhan

PERIKSA GUA: MUI Hulu Sungai Utara saat memeriksa gua tempat Muhammad Asri menyepi untuk ibadah.

PROKAL.CO, Setelah tak mendatangi undangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara, MUI akhirnya mendatangi Muhammad Asri, pria yang disebut-sebut memiliki ajaran yang sesat, Selasa (12/9) kemarin. Lalu, apa yang terjadi?

--------------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

-------------------------------------------------

Tadinya, MUI HSU bermaksud untuk tabayun (memeriksa dengan teliti)  fenomena populernya Muhammad Asri sebagai penyebar ajaran agama Desa Cempaka Kecamatan Amuntai Selatan. Namun, meski sudah diundang MUI,  pria berusia 88 tahun itu tak kunjung datang.

MUI memang merasa perlu untuk melakukan pengecekan. Pasalnya, ada laporan tak sedap dari warga sekitar lokasi Majelis Zikir dan Salawat Wali Harum, majelisnya Muhammad Asri di Desa Cempaka. Dalam laporan itu, Muhammad Asri disebut tidak melaksanakan perintah salat lima waktu, termasuk salat Jumat dan tidak berpuasa. Bahkan, Muhammad Asri disebut-sebut menilai kiblat hanyalah sebuah simbol.

Pengamatan wartawan Radar Banjarmasin yang ikut menunggu di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten HSU Selasa kemarin, hingga sekitar pukul 10.30 pertemuan tak kunjung terlaksana.  Bahkan sampai batas waktu yang ditentukan (pukul 12.00 wita), Asri yang dikenal di kalangan muridnya sebagai wali tersebut tak nampak batang hidungnya.

"Laporan kami terima yang bersangkutan masih ada di kediamannya," kata AKP Cece Sudrajat kepada ulama dan pengurus MUI yang telah berkumpul di Aula Kemenag HSU. "Jika tak hadir, selesai Salat Duhur ini, kami akan mendatangi rumah yang bersangkutan untuk silaturahmi," kata Sekretaris MUI H Sarmadi Lc, menjawab laporan pihak kepolisian.

Usai melaksanakan Salat Duhur bersama dengan Ketua MUI H Said Masrawan Lc, ulama dan aparat yang berjaga-jaga di Kantor Kemenag  serta tim Badan Kesatuan Bangsa dan Politik HSU, menuju lokasi Desa Cempaka. Di sana, Muhammad Asri ternyata sudah menanti kedatangan para pengurus MUI dan aparat pemerintah daerah.

Muhammad Asri mengenakan pakaian serba putih dan kopiah merah, menyambut dengan hangat dan    mengajak para tamu ke dalam rumahnya. Warga sekitar dan pengikut beliau sudah ramai memadati halaman dan teras.

Ketua MUI setempat H Said Masrawan menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke kediaman Asri, tidak lain ingin ber-tabayun tentang kabar-kabar yang banyak beredar di luar. 

Muhammad Asri kemudian menjawab dengan tenang. Dia mengatakan semua yang disangkakan kepada dirinya itu tidak benar. "Tidak benar semua sangkaan itu," katanya. Asri mengatakan fitnah kejam jika dirinya disebut tidak salat selamat 20 tahun.

 

Jalan dialog sendiri sempat memanas karena  salah seorang murid Muhammad Asri tak terima dengan sebutan-sebutan yang dikatakan kepada gurunya.  Meski demikian, Kasat Intel Iptu Cece Sudrajat berhasil mengamankan suasana sehingga tanya-jawab tersebut berakhir dengan damai. Di akhir diskusi, Muhammad Asri mempersilakan Ketua MUI untuk melihat sendiri gua khalwat yang tak jauh dari kediamannya.

Lalu bagaimana pendapat MUI?

"Kami tidak bisa langsung bisa menetapkan ajaran ini sesat atau tidak. Namun perlu kajian terlebih dahulu lebih lanjut," kata Ketua  MUI Said Masrawan. Senada,   Sekretaris MUI  H Sarmadi, mengatakan, menentukan sesat dan tidaknya, tidak semudah yang diucapkan. Sebab ada pembahasan sebelum Fatwa MUI dikeluarkan nanti. "Sesat dan tidaknya butuh sebuah kajian. Setidaknya dalam kunjungan ini, tim Ulama HSU dan MUI sudah menemukan petunjuk," kata Sarmadi. "Fatwa paling cepat kami keluarkan Minggu depan. Harus kami bahas lebih dalam lagi bersama, sampai putusan Fatwa disepakati nantinya," terangnnya. 

 

Sementara itu, Muhammad Asri mengatakan, tidak merasa terganggu dengan kedatangan rombongan MUI tersebut. Bahkan dia merasa senang. Dia mengatakan, siapapun yang mau bertamu di kediamannya baik itu sesama muslim dan luar muslim dia selalu terbuka. “Jadi media-media jangan memelintir pemberitaan. Apa yang saya sampaikan jangan ditambahkan atau dikurang-kurangi, sebab bisa salah pemaknaan," singkat Asri dengan senyumnya. (mar/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:21

Setahun Muncul Enam Ribu Penderita Gangguan Jiwa di Kalsel

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut 54 korban pasung di Kalsel berhasil dibebaskan sepanjang…

Rabu, 20 September 2017 14:55

BAHAYA NIH.. Ratusan Pengidap HIV di Banjarbaru Belum Terdeteksi

BANJARBARU - Berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banjarbaru, pada tahun 2012 Kementerian…

Rabu, 20 September 2017 11:37

Wabup Sambut Jemaah Haji

BATULICIN - Jemaah Haji asal Kabupaten Tanah Bumbu tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Jumat…

Rabu, 20 September 2017 11:37

Anggota DPR Serahkan Alsintan

BATULICIN - Anggota Komisi IV DPR RI H Dardiansyah menyerahkan sejumlah Alat Mesin Pertanian (Alsintan)…

Rabu, 20 September 2017 11:05

Selamat! M Iqbal Terpilih Sebagai Duta Lingkungan Hidup Banjarmasin

BANJARMASIN - Suara tepuk tangan serta teriakan dukungan, terdengar riuh di Himalaya Ball Room, Hotel…

Rabu, 20 September 2017 11:03

Ini Dia Pengganti Muslih di PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Menyusul ditetapkannya Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih dan Manajer Keuangan…

Rabu, 20 September 2017 10:58

Marasnya..!! Festival Jukung Hias Sepi Pendaftar

BANJARMASIN - Setiap puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin, Dinas Pariwisata menjadikan Festival…

Selasa, 19 September 2017 16:05

MUI Hulu Sungai Utara: Kai Harum Bukan Wali

AMUNTAI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah menerbitkan fatwa…

Selasa, 19 September 2017 15:41

Ini Perkembangan Terbaru Pembangunan Jalur Kereta Api di Kalsel

BANJARMASIN – Pembangunan jalur kereta api di Kalsel terus dilakukan. Di Kalsel, proyek ini mempunyai…

Selasa, 19 September 2017 15:33

Kehilangan Masa Jayanya, Jumlah Angkot di Banjarmasin Terus Menyusut

BANJARMASIN - Alih-alih mengalami peningkatan secara kualitas dan kuantitas, angkutan kota (angkot)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .