MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 13 September 2017 09:52
Kejar Target Pasang Sumur Bor dan Sekat Kanal

Lahan Warga Menjadi Sandungan

RAWAN TERBAKAR: Kebakaran lahan beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga kabupaten di Kalsel akan dipasangi sumur bor dan sekat kanal dalam rangka penanganan lahan gambut di daerah tersebut. Sesuai rencana Badan Restorasi Gambut (BRG) Pusat, tiga kabupaten itu adalah Barito Kuala (Batola), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Utara (HSU).

Di Batola, fasilitas ini akan dipasang di kecamatan Kuripan yang terdiri dari 5 desa, Asia Baru, Jarenang, Kabuau, Jambu dan Desa Baru. Sedangkan di Kabupaten HSS ada di Kecamatan Daha Barat dan Daha Selatan. Di HSU sumur bor dan sekat kanal rencananya akan dikerjakan di Kecamatan Danau Panggang dan Amuntai Selatan.

Jumlah sumur bor yang akan dipasang sebanyak 125 serta 200 sekat kanal. Untuk memasang semua itu, Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalsel yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ULM, ditarget akhir Desember mendatang harus selesai.

Sosialisasi menjadi permasalahan. Meski telah ditentukan, di beberapa titik daerah yang akan dipasang sumur bor dan sekat kanal tersebut, masih belum dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Melihat waktu yang tersisa hanya tinggal 3 bulan ini, realisasi penanganan lahan gambut untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan dengan pemasangan sumur bor serta sekat kanal ini, diragukan tercapai.


Koordinator Pusat Studi Kebencanaan ULM yang ditunjuk oleh LPPM Unlam, Rosalina Kumalawati mengakui, persoalan waktu yang mepet ini dapat membuat pekerjaan ini bisa tak selesai. Menurutnya, titik lahan gambut yang didapat ditetapkan oleh BRG pusat ada yang berada di lahan masyarakat. Pastinya perlu sosialisasi dan izin dari pemilik lahan tersebut.

"Ketika kami survei, lokasi sumur bor dan sekat kanal yang ditetapkan oleh BRG ada beberapa lahan yang masuk di lokasi milik masyarakat. Bahkan, ada yang dibudidayakan di lahan tersebut. Belum tentu mereka bersedia," ungkap Rosliana.

Dia memberi contoh seperti di Desa Kuripan, Batola. Di sana titik pemasangan sekat kanal dan sumur bor ada di lokasi sawit. "Ini yang perlu sosialisasi lebih dahulu sebelum dilakukan pekerjaan," imbuhnya.

Dari tiga kabupaten tersebut, dia membeberkan, hanya Kabupaten Batola dan HSS yang sudah disurvei secara langsung penempatan lokasi sumur bor dan sekat kanal.

Sedangkan di Kabupaten HST, pihaknya masih belum melakukan survei. "Titik di Kabupaten HSU kami masih belum tahu. Soalnya baru Jumat lalu diputuskan lokasinya. Harusnya perlu waktu lama. Permasalahannya soal waktu. Tinggal tiga bulan," sebutnya.

Yang juga menjadi permasalahan adalah dana untuk pembangunan sendiri hingga saat ini belum cair dari pemerintah pusat melalui BRG.

Ketua Tim Badan Restorasi Gambut, Saut Nathan Samosir menerangkan, seusai perbincangan pihaknya dengan deputi BRG belum lama tadi, dana tersebut dijanjikan paling lambat dua minggu sejak awal pekan tadi akan dikucurkan, sehingga dapat dikerjakan program ini demi revitalisasi lahan gambut. "Melihat waktu tinggal tiga bulan, kami yakin saja LPPM ULM dapat menyelesaikan," kata Saut singkat.

Di sisi lain, Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan Kalsel, Kolonel Armed, Syafei Kasno mengingatkan, titik pemasangan sumur bor dan sekat kanal harus tepat sasaran dan dikomunikasikan kepada masyarakat sekitar danaparat yang ada disana.

Sehingga ketika penanganan insiden, masyarakat hingga Satgas Karlahut sudah tahu dimana titiknya. "Kalau tak dikoordinasikan dan malah jauh dari titik api yang sering terjadi kebakaran, malah akan mubazir," ingat Syafei. (mof)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 10:36

ASTAGA.. 11 Remaja Pesta Lem di Hotel, Diciduk saat Bangun Tidur

BANJARMASIN - Sebelas muda-mudi digerebek Satpol PP seusai pesta lem dari kamar hotel, kemarin (18/1).…

Sabtu, 20 Januari 2018 09:43

Dicari! Pemuda ini Sudah 4 Hari Menghilang

BANJARMASIN - Keluarga besar Ahmad Fauzi dirundung kecemasan. Betapa tidak,  putranya bernama …

Sabtu, 20 Januari 2018 09:24

Kurir dan Pengedar Sabu Diciduk

BANJARMASIN - Gunawan Saputra alias Gunawan (33) dan Muhrian alias Imuh (37), Kamis (18/1), diringkus…

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Jumat, 19 Januari 2018 14:37

Pencuri Besi di Proyek ULM Dibekuk

BANJARMASIN - Proyek pembangunan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Jalan Hasan…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:30

Muslih Minta Ditahan di Banjarbaru

BANJARMASIN - Suara Muslih terbata-bata. Dia bahkan meneteskan air mata ketika membacakan nota pembelaan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:11

NEKAT..!! Rumah Mantan Majikan Sendiri Dibobol

BANJARBARU – Kehilangan pekerjaan, uang tak punya, sementara suami juga telah pergi, membuat J,…

Rabu, 17 Januari 2018 11:22

Brakkk!! Tabrak Tiang Listrik, Nyawa Pemuda Melayang

BANJARMASIN - Satu nyawa remaja melayang sia-sia, Selasa (16/1) pagi. Korban bernama Ahmad Faizur Rahman.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .