MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 13 September 2017 09:52
Kejar Target Pasang Sumur Bor dan Sekat Kanal

Lahan Warga Menjadi Sandungan

RAWAN TERBAKAR: Kebakaran lahan beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga kabupaten di Kalsel akan dipasangi sumur bor dan sekat kanal dalam rangka penanganan lahan gambut di daerah tersebut. Sesuai rencana Badan Restorasi Gambut (BRG) Pusat, tiga kabupaten itu adalah Barito Kuala (Batola), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Utara (HSU).

Di Batola, fasilitas ini akan dipasang di kecamatan Kuripan yang terdiri dari 5 desa, Asia Baru, Jarenang, Kabuau, Jambu dan Desa Baru. Sedangkan di Kabupaten HSS ada di Kecamatan Daha Barat dan Daha Selatan. Di HSU sumur bor dan sekat kanal rencananya akan dikerjakan di Kecamatan Danau Panggang dan Amuntai Selatan.

Jumlah sumur bor yang akan dipasang sebanyak 125 serta 200 sekat kanal. Untuk memasang semua itu, Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalsel yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ULM, ditarget akhir Desember mendatang harus selesai.

Sosialisasi menjadi permasalahan. Meski telah ditentukan, di beberapa titik daerah yang akan dipasang sumur bor dan sekat kanal tersebut, masih belum dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Melihat waktu yang tersisa hanya tinggal 3 bulan ini, realisasi penanganan lahan gambut untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan dengan pemasangan sumur bor serta sekat kanal ini, diragukan tercapai.


Koordinator Pusat Studi Kebencanaan ULM yang ditunjuk oleh LPPM Unlam, Rosalina Kumalawati mengakui, persoalan waktu yang mepet ini dapat membuat pekerjaan ini bisa tak selesai. Menurutnya, titik lahan gambut yang didapat ditetapkan oleh BRG pusat ada yang berada di lahan masyarakat. Pastinya perlu sosialisasi dan izin dari pemilik lahan tersebut.

"Ketika kami survei, lokasi sumur bor dan sekat kanal yang ditetapkan oleh BRG ada beberapa lahan yang masuk di lokasi milik masyarakat. Bahkan, ada yang dibudidayakan di lahan tersebut. Belum tentu mereka bersedia," ungkap Rosliana.

Dia memberi contoh seperti di Desa Kuripan, Batola. Di sana titik pemasangan sekat kanal dan sumur bor ada di lokasi sawit. "Ini yang perlu sosialisasi lebih dahulu sebelum dilakukan pekerjaan," imbuhnya.

Dari tiga kabupaten tersebut, dia membeberkan, hanya Kabupaten Batola dan HSS yang sudah disurvei secara langsung penempatan lokasi sumur bor dan sekat kanal.

Sedangkan di Kabupaten HST, pihaknya masih belum melakukan survei. "Titik di Kabupaten HSU kami masih belum tahu. Soalnya baru Jumat lalu diputuskan lokasinya. Harusnya perlu waktu lama. Permasalahannya soal waktu. Tinggal tiga bulan," sebutnya.

Yang juga menjadi permasalahan adalah dana untuk pembangunan sendiri hingga saat ini belum cair dari pemerintah pusat melalui BRG.

Ketua Tim Badan Restorasi Gambut, Saut Nathan Samosir menerangkan, seusai perbincangan pihaknya dengan deputi BRG belum lama tadi, dana tersebut dijanjikan paling lambat dua minggu sejak awal pekan tadi akan dikucurkan, sehingga dapat dikerjakan program ini demi revitalisasi lahan gambut. "Melihat waktu tinggal tiga bulan, kami yakin saja LPPM ULM dapat menyelesaikan," kata Saut singkat.

Di sisi lain, Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan Kalsel, Kolonel Armed, Syafei Kasno mengingatkan, titik pemasangan sumur bor dan sekat kanal harus tepat sasaran dan dikomunikasikan kepada masyarakat sekitar danaparat yang ada disana.

Sehingga ketika penanganan insiden, masyarakat hingga Satgas Karlahut sudah tahu dimana titiknya. "Kalau tak dikoordinasikan dan malah jauh dari titik api yang sering terjadi kebakaran, malah akan mubazir," ingat Syafei. (mof)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:33

Satgas Saber Pungli: Kami Memang Spesialis Recehan

BANJARBARU – Sejak kejadian OTT KPK di Banjamasin, Jumat (14/9), harapan terhadap pemberantasan…

Rabu, 20 September 2017 14:53

Pasangan Selingkuh di Kost, Ngakunya Nikah Siri, Buktinya Nihil

BANJARBARU - Penggerebekan pasangan mesum di Banjarbaru tak pernah habis. Setiap tahunnya, Satpol-PP…

Selasa, 19 September 2017 16:47

Para Tersangka OTT KPK ini Ditahan Terpisah

JAKARTA – Di mana lokasi tahanan para tersangka yang tersandung kasus OTT KPK dalam dugaan suap…

Selasa, 19 September 2017 15:58

Nah Lo.. Status Facebook Kades Sungup Berbuntut Panjang

KOTABARU - Kades Sungup, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Aisyah, diperiksa di Polres…

Selasa, 19 September 2017 15:10

HAYOO NGAPAIN..! Berduaan di Kamar Kos, Eh Satpol PP Nongol

BANJARBARU - Seorang wanita berinisial SM (31) tak bisa berkutik, ketika pintu kamar kosnya diketuk…

Selasa, 19 September 2017 14:51
BREAKING NEWS

Mantan Anggota Dewan HSS Cabul itu Divonis 6 Tahun

KANDANGAN - Majelis hakim pengadilan Negeri (PN) Kandangan, akhirnya memutuskan kasus pencabulan…

Selasa, 19 September 2017 13:33

Kasus Pencabulan Mantan Anggota DPRD HSS Hari Ini Jalani Sidang Putusan

KANDANGAN - Kasus pencabulan yang dilakukan mantan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Selasa, 19 September 2017 11:37

Jasad Tergantung di Pelabuhan Lama itu Masih Misterius

BANJARMASIN- Kasus penemuan mayat Mr X di kawasan Pelabuhan Lama, Banjarmasin Barat, masih misterius.…

Senin, 18 September 2017 16:17

GEGER.. Granat Aktif Ditemukan Disamping Rumah Wabup, Ternyata..

KOTABARU – Dua buah granat aktif ditemukan di samping rumah dinas wakil bupati Kotabaru. Beruntung…

Minggu, 17 September 2017 16:43

Iwan Rusmali dkk Diperiksa 9 Jam, Ditahan di Rutan Berbeda

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka kasus dugaan suap persetujuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .