MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 13 September 2017 09:52
Kejar Target Pasang Sumur Bor dan Sekat Kanal

Lahan Warga Menjadi Sandungan

RAWAN TERBAKAR: Kebakaran lahan beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga kabupaten di Kalsel akan dipasangi sumur bor dan sekat kanal dalam rangka penanganan lahan gambut di daerah tersebut. Sesuai rencana Badan Restorasi Gambut (BRG) Pusat, tiga kabupaten itu adalah Barito Kuala (Batola), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Utara (HSU).

Di Batola, fasilitas ini akan dipasang di kecamatan Kuripan yang terdiri dari 5 desa, Asia Baru, Jarenang, Kabuau, Jambu dan Desa Baru. Sedangkan di Kabupaten HSS ada di Kecamatan Daha Barat dan Daha Selatan. Di HSU sumur bor dan sekat kanal rencananya akan dikerjakan di Kecamatan Danau Panggang dan Amuntai Selatan.

Jumlah sumur bor yang akan dipasang sebanyak 125 serta 200 sekat kanal. Untuk memasang semua itu, Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalsel yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ULM, ditarget akhir Desember mendatang harus selesai.

Sosialisasi menjadi permasalahan. Meski telah ditentukan, di beberapa titik daerah yang akan dipasang sumur bor dan sekat kanal tersebut, masih belum dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Melihat waktu yang tersisa hanya tinggal 3 bulan ini, realisasi penanganan lahan gambut untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan dengan pemasangan sumur bor serta sekat kanal ini, diragukan tercapai.


Koordinator Pusat Studi Kebencanaan ULM yang ditunjuk oleh LPPM Unlam, Rosalina Kumalawati mengakui, persoalan waktu yang mepet ini dapat membuat pekerjaan ini bisa tak selesai. Menurutnya, titik lahan gambut yang didapat ditetapkan oleh BRG pusat ada yang berada di lahan masyarakat. Pastinya perlu sosialisasi dan izin dari pemilik lahan tersebut.

"Ketika kami survei, lokasi sumur bor dan sekat kanal yang ditetapkan oleh BRG ada beberapa lahan yang masuk di lokasi milik masyarakat. Bahkan, ada yang dibudidayakan di lahan tersebut. Belum tentu mereka bersedia," ungkap Rosliana.

Dia memberi contoh seperti di Desa Kuripan, Batola. Di sana titik pemasangan sekat kanal dan sumur bor ada di lokasi sawit. "Ini yang perlu sosialisasi lebih dahulu sebelum dilakukan pekerjaan," imbuhnya.

Dari tiga kabupaten tersebut, dia membeberkan, hanya Kabupaten Batola dan HSS yang sudah disurvei secara langsung penempatan lokasi sumur bor dan sekat kanal.

Sedangkan di Kabupaten HST, pihaknya masih belum melakukan survei. "Titik di Kabupaten HSU kami masih belum tahu. Soalnya baru Jumat lalu diputuskan lokasinya. Harusnya perlu waktu lama. Permasalahannya soal waktu. Tinggal tiga bulan," sebutnya.

Yang juga menjadi permasalahan adalah dana untuk pembangunan sendiri hingga saat ini belum cair dari pemerintah pusat melalui BRG.

Ketua Tim Badan Restorasi Gambut, Saut Nathan Samosir menerangkan, seusai perbincangan pihaknya dengan deputi BRG belum lama tadi, dana tersebut dijanjikan paling lambat dua minggu sejak awal pekan tadi akan dikucurkan, sehingga dapat dikerjakan program ini demi revitalisasi lahan gambut. "Melihat waktu tinggal tiga bulan, kami yakin saja LPPM ULM dapat menyelesaikan," kata Saut singkat.

Di sisi lain, Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan Kalsel, Kolonel Armed, Syafei Kasno mengingatkan, titik pemasangan sumur bor dan sekat kanal harus tepat sasaran dan dikomunikasikan kepada masyarakat sekitar danaparat yang ada disana.

Sehingga ketika penanganan insiden, masyarakat hingga Satgas Karlahut sudah tahu dimana titiknya. "Kalau tak dikoordinasikan dan malah jauh dari titik api yang sering terjadi kebakaran, malah akan mubazir," ingat Syafei. (mof)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:46

Besok, Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih Digelar

BANJARMASIN – Persidangan kasus suap PDAM Bandarmasih yang menghebohkan publik Banua akan segera…

Rabu, 22 November 2017 09:57

Kabel Milik Telkom Diembat, Eh Apes Malah Kepergok

BANJARMASIN - Dua pencuri kabel milik PT Telkom bernasib sial. Mereka tertangkap pekerja lepas perusahan…

Selasa, 21 November 2017 11:23

Satpolair Ringkus Penjual Zenith Spesialis Awak Kapal

MARABAHAN - Jajaran Satpolair Polres Batola berhasil meringkus RU (44), seorang penjual pil koplo yang…

Selasa, 21 November 2017 11:11

Ngeri..!! Anak Dibawah Umur Bawa Samurai, Mau Tawuran?

BANJARMASIN – Seorang remaja tertangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) jenis samurai, Minggu…

Senin, 20 November 2017 12:24

Delapan Remaja Mabuk di Kelurahan Cempaka Diamankan

BANJARBARU - Delapan remaja, Sabtu (18/11) dinihari tadi diamankan aggota Polsek Banjarbaru Timur. Mereka…

Senin, 20 November 2017 11:12

Kasus TKA Conch Terlindas, Sopir Loader Kini Tersangka

TANJUNG - Akhirnya proses penyelidikan Polres Tabalong menetapkan kesimpulan terkait tewasnya tenaga…

Minggu, 19 November 2017 10:42

Sopir Pingsan, Truk Kontainer Lompati Median Jalan

BANJARBARU - Pengguna jalan yang melintas di Jalan A Yani Km 23, Sabtu (18/11) kemarin dihebohkan…

Minggu, 19 November 2017 10:33

Ya Ampun, Tingginya Transaksi Narkoba di Serambi Mekkah

MARTAPURA - Kabupaten Banjar adalah penyangga Kota Banjarmasin, efeknya tentu beragam. Salah satunya…

Sabtu, 18 November 2017 13:12

Peti Kemas Berisi Rokok Dibobol Maling, Ratusan Juta Lenyap

BANJARMASIN - Rokok senilai ratusan juta rupiah di peti kemas area kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin,…

Sabtu, 18 November 2017 13:09

Buron Satu Tahun, Akhirnya Penganiaya Fatmila Diringkus

RANTAU - Setelah hampir satu tahun lebih melarikan diri, akhirnya seorang pelaku penganiayaan berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .