MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 20 September 2017 15:48
Ngobrol Santai Bareng GM PLN Kalsel-Teng yang Baru

Anak Muda Jangan Idamkan Promosi Cepat

JEBOLAN BOSTON: GM PLN Kalsel-Teng Rustamadji berpose untuk Radar Banjarmasin di ruang kerjanya, kemarin.

PROKAL.CO, General Manager PLN Kalsel-Teng yang baru, Rustamadji buka-bukaan kepada Radar Banjarmasin. Dari masalah yang dihadapi PLTU Asam Asam hingga jatuh cintanya pada masakan ikan sungai khas Banjar.

------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

------------------------------------------

RUSTAMADJI baru saja pulang dari tur menyusuri masalah listrik Kalteng ketika bertemu penulis, kemarin (19/9) siang. Ia sedang menikmati kudapan sederhana. Berupa sepiring kecil kurma dan kacang Arab di samping laptop yang sedang menyala.

"Saya mulai kerasan di sini. Kulinernya enak. Saya kebetulan penggemar ikan," ujarnya membuka percakapan. "Lais, haruan, papuyu, patin, saya suka semua," imbuh pria kelahiran Bandung tahun 1966 tersebut.

Rustam resmi menjabat GM PLN Kalsel-Teng sejak akhir Agustus tadi. Sebelumnya ia GM PLN Kaltim-Ra. Sebelumnya lagi di Bangka Belitung. Paling lama bertugas di kantor pusat PLN di Jakarta.

Diminta membandingkan antara masalah kelistrikan Kalsel-Teng dan Kaltim-Ra, Rustam menyebut Balikpapan sebenarnya lebih seram. "Daerah pelosoknya berbatasan dengan Malaysia. Rawan sekali disorot, aspek politisnya tinggi," kisahnya.

Jika warga perbatasan sampai mengambil listrik dari negeri seberang, kinerja PLN sudah pasti disorot publik. Bisa runyam ketika dikait-kaitan dengan isu nasionalisme. Namun, bukan berarti masalah listrik di sini tak kalah menantang, Rustamadji sudah merasakannya.

Tepat pada malam takbiran Idul Adha, listrik padam berjam-jam. Netizen ramai-ramai menyudutkan PLN di media sosial. Pangkal masalah, gangguan jaringan listrik antara Barikin dan Rantau. PLN lantas memangkas ratusan pohon yang mengganggu kabel di sepanjang jalur itu.

"Berat mengungkitnya, itu momen yang sangat tidak mengenakkan. Pas malam takbiran malah biarpet. Tapi percayalah, PLN saat itu berjibaku untuk memulihkan listrik, tak peduli siang dan malam," ujarnya.

Hal paling pertama yang ia lakukan di sini adalah mengunjungi PLTU Asam Asam. Pembangkit di Kabupaten Tanah Laut itu vital dan sering dituding sebagai biang kerok masalah listrik di Banua.

Kesimpulannya, Rustam menyebut Asam Asam sebagai korban situasi. "Asam Asam ini ibaratnya pelari sprint tapi dipaksa berpacu di jarak maraton. Sudah pasti tidak benar," tukasnya.

Namun, ia bisa tersenyum ketika melihat rencana pembangunan listrik 2017-2026. Salah satunya pembangunan PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) di Bangkanai, Kalteng. Suplai listriknya bisa menjadi solusi, Asam Asam tak perlu lagi diporsir hingga semaput.

"Bangkanai bakal menyelamatkan kita. Kabar terakhir, pemenang lelangnya sudah ketemu," tambahnya mantap.

Disinggung budaya kerja, Rustam mengaku tak pernah memikirkan bagaimana mestinya ia tampil di tengah jajarannya. "Saya mau tampil seperti sosok apa, jujur tak terpikir.

Yang penting, ada even saya wajib ikut. Misal senam pagi bareng pegawai PLN. Rasa kebersamaan itu penting," ungkapnya. Mengenai kehidupan pribadi, Rustam memiliki seorang istri dan dua anak perempuan.

Salah satunya sudah kuliah di jurusan teknik mesin. "Iya, jurusannya maskulin sekali," ujarnya tertawa.

Rustam sendiri jebolan ITB (Institut Teknologi Bandung). Lalu melanjutkan kuliah ke Singapura dan Boston, Amerika Serikat. Ia menulis tesis tentang bagaimana strategi manajemen sebuah perusahaan dalam ketatnya persaingan bisnis.

Kepada bawahan, ia selalu mendengungkan pesan yang sama. Anak muda jangan mengharapkan promosi cepat. Apalagi mengidam-idamkan penarikan tugas ke kantor pusat. "Jakarta selalu dibayangkan sebagai lambang kemapanan yang bergengsi," ujarnya.

Ia yakin, anak muda mestinya menghabiskan masa mudanya untuk bertugas di unit-unit operasional. Bukan malah di belakang meja yang dibebani tetek-bengek manajerial. "Mereka yang lama di lapangan, sensenya pasti beda. Mengerti kebutuhan pelanggan PLN. Tidak mengandalkan informasi katanya dan katanya," pungkasnya. (fud/tof)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:31
Feature

Menyimak Sisi Lucu dan Rahasia dari Database Pengaduan Kasus KPK

Per tahun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) rata-rata menerima enam ribu aduan kasus. Setengahnya tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .