MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 20 September 2017 15:48
Ngobrol Santai Bareng GM PLN Kalsel-Teng yang Baru

Anak Muda Jangan Idamkan Promosi Cepat

JEBOLAN BOSTON: GM PLN Kalsel-Teng Rustamadji berpose untuk Radar Banjarmasin di ruang kerjanya, kemarin.

PROKAL.CO, General Manager PLN Kalsel-Teng yang baru, Rustamadji buka-bukaan kepada Radar Banjarmasin. Dari masalah yang dihadapi PLTU Asam Asam hingga jatuh cintanya pada masakan ikan sungai khas Banjar.

------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

------------------------------------------

RUSTAMADJI baru saja pulang dari tur menyusuri masalah listrik Kalteng ketika bertemu penulis, kemarin (19/9) siang. Ia sedang menikmati kudapan sederhana. Berupa sepiring kecil kurma dan kacang Arab di samping laptop yang sedang menyala.

"Saya mulai kerasan di sini. Kulinernya enak. Saya kebetulan penggemar ikan," ujarnya membuka percakapan. "Lais, haruan, papuyu, patin, saya suka semua," imbuh pria kelahiran Bandung tahun 1966 tersebut.

Rustam resmi menjabat GM PLN Kalsel-Teng sejak akhir Agustus tadi. Sebelumnya ia GM PLN Kaltim-Ra. Sebelumnya lagi di Bangka Belitung. Paling lama bertugas di kantor pusat PLN di Jakarta.

Diminta membandingkan antara masalah kelistrikan Kalsel-Teng dan Kaltim-Ra, Rustam menyebut Balikpapan sebenarnya lebih seram. "Daerah pelosoknya berbatasan dengan Malaysia. Rawan sekali disorot, aspek politisnya tinggi," kisahnya.

Jika warga perbatasan sampai mengambil listrik dari negeri seberang, kinerja PLN sudah pasti disorot publik. Bisa runyam ketika dikait-kaitan dengan isu nasionalisme. Namun, bukan berarti masalah listrik di sini tak kalah menantang, Rustamadji sudah merasakannya.

Tepat pada malam takbiran Idul Adha, listrik padam berjam-jam. Netizen ramai-ramai menyudutkan PLN di media sosial. Pangkal masalah, gangguan jaringan listrik antara Barikin dan Rantau. PLN lantas memangkas ratusan pohon yang mengganggu kabel di sepanjang jalur itu.

"Berat mengungkitnya, itu momen yang sangat tidak mengenakkan. Pas malam takbiran malah biarpet. Tapi percayalah, PLN saat itu berjibaku untuk memulihkan listrik, tak peduli siang dan malam," ujarnya.

Hal paling pertama yang ia lakukan di sini adalah mengunjungi PLTU Asam Asam. Pembangkit di Kabupaten Tanah Laut itu vital dan sering dituding sebagai biang kerok masalah listrik di Banua.

Kesimpulannya, Rustam menyebut Asam Asam sebagai korban situasi. "Asam Asam ini ibaratnya pelari sprint tapi dipaksa berpacu di jarak maraton. Sudah pasti tidak benar," tukasnya.

Namun, ia bisa tersenyum ketika melihat rencana pembangunan listrik 2017-2026. Salah satunya pembangunan PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) di Bangkanai, Kalteng. Suplai listriknya bisa menjadi solusi, Asam Asam tak perlu lagi diporsir hingga semaput.

"Bangkanai bakal menyelamatkan kita. Kabar terakhir, pemenang lelangnya sudah ketemu," tambahnya mantap.

Disinggung budaya kerja, Rustam mengaku tak pernah memikirkan bagaimana mestinya ia tampil di tengah jajarannya. "Saya mau tampil seperti sosok apa, jujur tak terpikir.

Yang penting, ada even saya wajib ikut. Misal senam pagi bareng pegawai PLN. Rasa kebersamaan itu penting," ungkapnya. Mengenai kehidupan pribadi, Rustam memiliki seorang istri dan dua anak perempuan.

Salah satunya sudah kuliah di jurusan teknik mesin. "Iya, jurusannya maskulin sekali," ujarnya tertawa.

Rustam sendiri jebolan ITB (Institut Teknologi Bandung). Lalu melanjutkan kuliah ke Singapura dan Boston, Amerika Serikat. Ia menulis tesis tentang bagaimana strategi manajemen sebuah perusahaan dalam ketatnya persaingan bisnis.

Kepada bawahan, ia selalu mendengungkan pesan yang sama. Anak muda jangan mengharapkan promosi cepat. Apalagi mengidam-idamkan penarikan tugas ke kantor pusat. "Jakarta selalu dibayangkan sebagai lambang kemapanan yang bergengsi," ujarnya.

Ia yakin, anak muda mestinya menghabiskan masa mudanya untuk bertugas di unit-unit operasional. Bukan malah di belakang meja yang dibebani tetek-bengek manajerial. "Mereka yang lama di lapangan, sensenya pasti beda. Mengerti kebutuhan pelanggan PLN. Tidak mengandalkan informasi katanya dan katanya," pungkasnya. (fud/tof)


BACA JUGA

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Selasa, 13 Februari 2018 14:49

Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional…

Senin, 12 Februari 2018 15:01

Melihat Aktivitas Akhir Pekan Anak Desa Nelayan Bajau Pulau Laut

Pernah kangen masa kecil lepas ceria, bermain tanpa harus menunduk melihat hape? Di pesisir Pulau Laut,…

Senin, 12 Februari 2018 12:50

Monolog Luka Persembahan Teater Dapur Kalsel

Luka tidak bicara tentang roman picisan. Tapi bicara tentang luka yang diderita bumi. Tempat kita lahir,…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:39

Kiprah Urang Banua Menjadi Komisioner Komnas HAM

Sudah tiga bulan Hariansyah di ibu kota Jakarta mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Internal…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:25

Mengenal Komunitas The Kutu Buku, Gelar Lapak Baca, Punya Perpus Binaan

Banyak orang beranggapan membaca itu membosankan. Tapi tidak bagi The Kutu Buku. Sekelompok anak muda…

Jumat, 09 Februari 2018 11:53

Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

Penggemar Berat Game Online Bikin Situs Alquran Audio

Enam bulan lalu, Fahreza membangun situs Alquran Audio. Idenya memang tak orisinil, tak juga menyentak.…

Senin, 05 Februari 2018 10:12
Laporan dari Perayaan Hari Kanker Sedunia 2018

Selundupkan Obat Kanker Demi Bertahan Hidup

Vonis kanker ibarat tenggat waktu menuju kematian. Anggapan itulah yang coba dikikis Chalid dan Humaidi.…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:43

Mengunjungi Taman HR Seribu Bunga di Desa Tanah Bangkang

Bagi penikmat pemandangan pegunungan, silakan coba kawasan yang baru saja dibuka di Kabupaten Hulu Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .