MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 24 September 2017 15:39
BANYAK BANAR..! Masih Ada 90.000 Warga Miskin di Kabupaten Banjar
ilustrasi

PROKAL.CO, MARTAPURA - Kemiskinan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Banjar. Berdasarkan data dari Bappelitbang Banjar, saat ini masih ada 90 ribu warga miskin di daerah berpenduduk 500 ribu jiwa lebih ini.

Kabid Sosbud Bappelitbang Banjar Syahruddin mengatakan, dari jumlah warga miskin tersebut maka tingkat kemiskinan di Banjar sekarang berada di angka 3,1 persen.

"Tapi data ini masih akan terus bergerak, karena pendataan warga miskin akan dilakukan secara terus-menerus dengan evaluasi setiap 6 bulan sekali," katanya, saat menghadiri sosialisasi Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin, baru-baru tadi.

Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Bappelitbang Banjar tersebut, Nelty, salah seorang narasumber dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mengungkapkan, untuk membantu masyarakat miskin maka perlu dikawal melalui pendataan dengan MPM Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin. “Nantinya setiap rumah tangga yang ingin memperoleh bantuan atau program apapun dari pemerintah. Baik raskin, KIS, PKH, JKN dan lainnya, mesti mendaftarkan diri ke petugas di kelurahan atau desa,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, setiap rumah tangga akan didata dan diwawancarai oleh petugas pendata mengenai beberapa hal yang dijadikan parameter. Seperti jumlah anggota keluarga yang hidup, pekerjaan masing-masing anggota keluarga, status kepemilikan rumah, bahan bakar yang digunakan untuk memasak dan sumber penerangan. "Fasilitas BAB rumah tangga pun akan didata," ungkapnya.

Data yang dihasilkan kemudian diinput oleh petugas ke sistem aplikasi data terpadu yang dikelola oleh Kementerian Sosial RI. “Dari situ akan dihasilkan nilai tingkat kemiskinan masing-masing rumah tangga yang tersusun sebagai sebuah daftar data terpadu. Dan yang menentukan nilainya adalah pemerintah pusat, bukan daerah,” ujar Nelty.

Guna menghindari terjadinya pendaftaran ganda, maka warga yang mendaftarkan rumah tangganya ke dalam sistem pendataan diharuskan memiliki e-KTP serta kartu keluarga. “Nanti dimasukkan NIK pendaftar, sehingga tidak terjadi double data dan mudah dalam melakukan pencarian data rumah tangga tersebut,” pungkasnya. (ris/ij/ran)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…

Kamis, 20 September 2018 10:24
Berita Tabalong

PKK Tabalong Dapat 13 Piala di Jambore PKK Kalsel

TANJUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong sukses besar…

Kamis, 20 September 2018 09:42

Jaringan Narkotika Internasional Masuk dengan KTP Palsu

BANJARBARU - Jaringan narkotika Pekanbaru-Banjarmasin ternyata telah mempersiapkan diri dengan baik.…

Kamis, 20 September 2018 09:31

Total 328 Formasi CPNS di Kalsel, Guru Matematika Paling Banyak Dicari

BANJARBARU – Pemprov Kalsel secara resmi merilis kualifikasi formasi penerimaan calon pegawai…

Kamis, 20 September 2018 09:26

Fikry Lanjutkan Program, Arifin ingin Bikin Jalan, Sukamta Beri Pinjaman

BANJARMASIN – Suara tabuhan drum band mengiringi langkah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapin,…

Kamis, 20 September 2018 09:07

HARUS TEGAS..! Aturan Kawasan Tanpa Rokok Masih Longgar

BANJARMASIN - Penerapan perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) banyak pengecualian. Diketuk sejak tahun…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Ibnu Terperangah, di Pusat Kota Masih Ada Pemukiman Seperti ini

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina terperangah ketika mengunjungi rumah milik Slamet di Gang Kembang Jalan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Kelamaan Menunggu Diangkat PNS, Honorer: Keburu Kami Jadi Almarhum

Formasi honorer K2 untuk Banjarmasin cuma dijatah tiga orang. Forum guru honorer bereaksi. Mengadu ke…

Kamis, 20 September 2018 08:55

Festival Pasar Rakyat Angkat Derajat Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pasar tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat. Sayang sekali, keberadaannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .