MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 28 September 2017 16:05
Pemko Banjarbaru Jajaki Kerjasama dengan Kampus QUT Australia

Anak Spesial Butuh Pendidikan Spesial

AKTIVIS PENDIDIKAN INKLUSI: Eka Prastama W usai paparan di depan Walikota Banjarbaru.

PROKAL.CO, Andai kerjasama Pemko Banjarbaru dan Queensland University of Technology (QUT) benar terwujud, kota ini bakal menjadi yang pertama di Indonesia yang memiliki Unit Layanan Pendidikan Inklusif.

-------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

-------------------------------------------

EKA Prastama W adalah penerima Australian Awards Fellowship 2017. Selagi cuti kerja dari kantornya di Jakarta, ia jalan-jalan ke Banjarbaru. Bukan untuk berwisata, tapi menemui Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani.

Tujuannya, menawarkan kerjasama membangun Unit Layanan Pendidikan Inklusi. Dengan pendampingan QUT, kampus ternama di Sidney. Aktivis pendidikan inklusi itu diterima walikota kemarin siang (27/9) di Balai Kota.

Kampus di Australia itu memang punya spesialisasi menangani ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Maklum, di negeri Kangguru itu satu dari lima anak lahir sebagai penyandang disabilitas.

"Unit ini bukan SLB (Sekolah Luar Biasa), jangan salah paham," kata Eka. Berbeda dengan SLB yang langsung menangani ABK. Unit ini bertugas membantu sekolah menyediakan fasilitas pendidikan inklusi. Terutama di sekolah-sekolah reguler.

Apalagi undang-undang sudah mengamanahkan agar diadakan unit layanan disabilitas di setiap daerah. "Tapi belum ada yang serius. Maklum, masih ada ketergantungan dengan SLB. Syukur jika SLB-nya aktif, kalau kebetulan tidak ya susah," imbuhnya.

Disebutkan Eka, sudah ada tiga kota yang didekati QUT. Banyuwangi, Pasuruan dan Banjarbaru. "Kami ingin kerjasama ini terwujud di Kalimantan, tak hanya di Jawa," tegasnya.

Sebelumnya, Eka juga mendatangi Sekretariat Kepresidenan RI. Pemko bisa meneken MoU (nota kesepahaman) dengan QUT. Selebihnya, QUT yang membereskannya di level nasional. Mengingat kerjasama ini menyangkut dua negara.

Setelahnya sejumlah tenaga pendidik dikirim untuk magang di Australia. Bantuan lain dalam bentuk pendampingan, bagaimana unit ini mesti bekerja dan apa saja fasilitas yang harus dimilikinya. "Bantuan tidak dalam fresh money (uang), tapi program," pungkasnya.

Nadjmi pun antusias. "Saya suka, tapi saya ingin tawaran spesial. Apa saja yang spesial dari QUT dan bisa kami manfaatkan. Saya juga ingin action langsung," ungkapnya.

Disebutkannya, di Banjarbaru ada 48 ribu pelajar dari jenjang SD dan SMP. "Dan 500 diantaranya adalah anak-anak berkemampuan spesial. Ini bukan angka yang kecil," imbuhnya. Nadjmi juga mengajak Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terlibat.

Pemko memang sudah menekan agar semua kepala sekolah berkomitmen. Janji tidak akan menolak ABK yang mendaftar. Namun, Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru Iriansyah Ghanie mengakui, ada saja ABK yang tertampung. Karena tak semua sekolah mampu menyediakan pendidikan inklusi.

"Ada kasus orang tua yang setiap harinya menempuh jarak jauh demi menyekolahkan anaknya. Gara-gara di kecamatannya tidak ada sekolah yang mampu menampung," bebernya. (fud)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Senin, 12 Februari 2018 15:01

Melihat Aktivitas Akhir Pekan Anak Desa Nelayan Bajau Pulau Laut

Pernah kangen masa kecil lepas ceria, bermain tanpa harus menunduk melihat hape? Di pesisir Pulau Laut,…

Senin, 12 Februari 2018 12:50

Monolog Luka Persembahan Teater Dapur Kalsel

Luka tidak bicara tentang roman picisan. Tapi bicara tentang luka yang diderita bumi. Tempat kita lahir,…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:43

Mengunjungi Taman HR Seribu Bunga di Desa Tanah Bangkang

Bagi penikmat pemandangan pegunungan, silakan coba kawasan yang baru saja dibuka di Kabupaten Hulu Sungai…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:40

Ketika Mereka Melawan Kanker dengan Harapan

Besok (4/2) masyarakat dunia memperingati Hari Kanker. Inilah kisah Aisyah dan Burhanuddin, penderita…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:18

Kreatif, Hasilkan Uang dari Modifikasi Gundam

Penggemar anime Jepang, pasti tahu dengan Gundam. Tak sebatas hanya di film. Karakternya sudah menjelma…

Jumat, 02 Februari 2018 12:15

Ini Jadinya Kalau Polwan Gabung Pasukan Raimas

Polisi harus siap ditugaskan di mana saja. Termasuk ditunjuk sebagai pasukan pengurai massa. Seperti…

Kamis, 01 Februari 2018 15:31

Kisah Syarif, Warga Sungai Besar yang Terbaring Sakit karena Diabetes

Syarif, warga Komplek Jeruk Raya, Kelurahan Sungai Besar sedang memerlukan bantuan. Pria berusia 40…

Kamis, 01 Februari 2018 13:38

Menengok Perajin Ukiran di Pierre Tendean

Orang Banjar pasti tak asing dengan ram angin, les plang, hingga jamang yang terbuat dari kayu ulin.…

Rabu, 31 Januari 2018 14:29

Melukis dengan Kopi di Kedai Hudes

Masih ingat dengan liputan berjudul 'Mengangkat Derajat Kopi Pengaron'? Sang narasumber, pendiri Hudes…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .