MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Sabtu, 30 September 2017 19:32
Nobar Film G30S/PKI, Lapangan Murjani Penuh Penonton
MENYEMUT: Suasana nonton bareng film G30S/PKI di Lapangan Murjani, kemarin.

PROKAL.CO, Kontroversi memang teknik promosi terbaik. Terus diributkan, film G30S/PKI makin bikin penasaran. Lapangan Murjani pun sesak dengan penonton.

-----------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

-----------------------------------------

LAPANGAN Murjani tadi malam (29/9) penuh sesak dengan warga kota. Sejak jam delapan, warga sudah lesehan di atas tikar dan karpet yang disediakan panitia. Menanti layar besar di depan Balai Kota disorot proyektor.

Banyak yang datang dengan memboyong anak dan istri. Tak sedikit yang datang bersama pacarnya. Saking berjejalnya, banyak yang tak kebagian tempat. Sebagian penonton lantas menggelar koran bekas sebagai alas di atas aspal.

Mereka menunggu-nunggu film besutan sutradara Arifin C Noer itu diputar. Pada zamannya, film berdurasi 3,5 jam itu disebut yang termahal. Menelan ongkos Rp800 juta.

Film baru diputar pada jam sembilan. Setelah sekian sambutan pejabat terkait disampaikan. Panitia yang menamakan dirinya Parlemen Jalanan pun sempat membagi-bagikan pin ke awak media. Pin dengan logo palu arit merah dan pernyataan anti komunis.

"Komunisme bukan lagi hantu, tapi ancaman nyata!" kata Ketua Parlemen Jalanan Banjarbaru Badrun Ain Sanusi, panitia nobar.

Sementara itu, Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Andi Martopo menceritakan, awalnya nobar film ini merupakan perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. "Responnya mengejutkan, banyak pak camat dan pak lurah yang menggelar pemutaran film ini untuk warganya," ujarnya.

Andi ingat, film ini berhenti diputar selepas tahun 1998. Tahun dimulainya era reformasi sekaligus kejatuhan Presiden Soeharto. Sejak itu, anak generasi muda yang lahir pada era reformasi tak lagi mengenal film ini.

Maklum, pada zaman Orde Baru, film ini wajib diputar di televisi nasional setiap malam jelang 30 September.

Bagi yang mencibir, film produksi tahun 1984 ini disebut film propaganda, bukan film dokumenter. Adapula yang khawatir film ini bakal membuat bangsa ini kesulitan berdamai dengan masa lalunya.

"Bagi saya, sejarah adalah kaca spion kanan dan kiri. Spion itu penting. Tapi bukan berarti ketika Anda mengendarai motor harus melihat spion terus, bisa tabrakan. Anda harus melihat ke depan," tegas Andi.

Lalu, bagaimana dengan komentar penonton? Fitri dari Guntung Payung mengaku datang kesitu lebih karena alasan mencari hiburan. "Cari rame saja, mumpung besok akhir pekan. Lagian nontonnya gratis, tidak perlu bayar karcis seperti ke bioskop," ujarnya.

Ditanya apakah ia mengerti dengan sejarah kelam yang dimaksud film tersebut, pemuda 20 tahun itu menggelengkan kepala. "Saya tidak terlalu tertarik dengan politik, bikin mumet dan kecewa," tukasnya. (fud/yn/ran)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:18

WOW..! Tak Tanggung-tanggung H Isam Akan Umrohkan 250 Orang

BATULICIN - Puluhan guru di SMPN I Mantewe, lagi bergembira ria. Mereka bakal berangkat umrah tahun…

Senin, 19 Februari 2018 13:45

Ternyata Melukis Bisa Membantuk Rasa Pede, Begini Caranya

BANJARMASIN – Menggambar tentu mengasyikkan. Terumata bagi anak-anak. Manfaatnya luar biasa. Tak…

Rabu, 14 Februari 2018 15:42

Cinta yang Jatuh pada Bukan Lawan Jenis

Dora menjadi transpuan karena pelecehan seksual di masa kecil. Keket tidak, dia memilihnya dengan sadar.…

Senin, 12 Februari 2018 12:55

Maras..!! Ini Nasib Meriam yang Ditemukan di Bawah Jembatan Tatas Dulu

BANJARMASIN - Masih ingatkah dengan meriam yang ditemukan 8 Agustus 2016 lalu? Ya, senjata sepanjang…

Jumat, 09 Februari 2018 13:56

Serunya Bermain RC Car, Beradu Layaknya Mobil Sungguhan

BANJARMASIN - Banyaknya pehobi mobil-mobilan Remote Control (RC) di Banua, membuat para pencintanya…

Rabu, 07 Februari 2018 14:04

Perkenalkan, Komunitas Cari Jodoh Buhan Banjar

Mencari jodoh susah-susah gampang. Jika memang rezeki, mudah ditemukan. Tapi kalau apes, sulitnya minta…

Selasa, 06 Februari 2018 12:28

Membuat Furniture Cantik Dari Kayu Bekas

BANJARMASIN - Seiring dengan makin tingginya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, segala sesuatu…

Rabu, 31 Januari 2018 14:18

Super Blue Blood Moon Malam ini, Perpaduan Tiga Fenomena Bulan

Super Blue Blood Moon. Begitulah sebutannya. Gerhana bulan yang pernah terjadi 152 tahun lalu itu bakal…

Minggu, 28 Januari 2018 17:21

CATAT..! Haul Akbar Guru Sekumpul Jatuh Tanggal 25 Maret

MARTAPURA – Haul Akbar ke-13 Alimul `allamah Al `Arif Billah Asy-Syekh Haji Muhammad Zaini Abdul…

Minggu, 28 Januari 2018 17:09

Sejarah Sasirangan, Banyak yang Belum Tahu

Siapa tak tahu Sasirangan. Motifnya unik. Coraknya juga cerah. Membuat siapapun yang memakainya terlihat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .