MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Sabtu, 30 September 2017 19:32
Nobar Film G30S/PKI, Lapangan Murjani Penuh Penonton
MENYEMUT: Suasana nonton bareng film G30S/PKI di Lapangan Murjani, kemarin.

PROKAL.CO, Kontroversi memang teknik promosi terbaik. Terus diributkan, film G30S/PKI makin bikin penasaran. Lapangan Murjani pun sesak dengan penonton.

-----------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

-----------------------------------------

LAPANGAN Murjani tadi malam (29/9) penuh sesak dengan warga kota. Sejak jam delapan, warga sudah lesehan di atas tikar dan karpet yang disediakan panitia. Menanti layar besar di depan Balai Kota disorot proyektor.

Banyak yang datang dengan memboyong anak dan istri. Tak sedikit yang datang bersama pacarnya. Saking berjejalnya, banyak yang tak kebagian tempat. Sebagian penonton lantas menggelar koran bekas sebagai alas di atas aspal.

Mereka menunggu-nunggu film besutan sutradara Arifin C Noer itu diputar. Pada zamannya, film berdurasi 3,5 jam itu disebut yang termahal. Menelan ongkos Rp800 juta.

Film baru diputar pada jam sembilan. Setelah sekian sambutan pejabat terkait disampaikan. Panitia yang menamakan dirinya Parlemen Jalanan pun sempat membagi-bagikan pin ke awak media. Pin dengan logo palu arit merah dan pernyataan anti komunis.

"Komunisme bukan lagi hantu, tapi ancaman nyata!" kata Ketua Parlemen Jalanan Banjarbaru Badrun Ain Sanusi, panitia nobar.

Sementara itu, Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Andi Martopo menceritakan, awalnya nobar film ini merupakan perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. "Responnya mengejutkan, banyak pak camat dan pak lurah yang menggelar pemutaran film ini untuk warganya," ujarnya.

Andi ingat, film ini berhenti diputar selepas tahun 1998. Tahun dimulainya era reformasi sekaligus kejatuhan Presiden Soeharto. Sejak itu, anak generasi muda yang lahir pada era reformasi tak lagi mengenal film ini.

Maklum, pada zaman Orde Baru, film ini wajib diputar di televisi nasional setiap malam jelang 30 September.

Bagi yang mencibir, film produksi tahun 1984 ini disebut film propaganda, bukan film dokumenter. Adapula yang khawatir film ini bakal membuat bangsa ini kesulitan berdamai dengan masa lalunya.

"Bagi saya, sejarah adalah kaca spion kanan dan kiri. Spion itu penting. Tapi bukan berarti ketika Anda mengendarai motor harus melihat spion terus, bisa tabrakan. Anda harus melihat ke depan," tegas Andi.

Lalu, bagaimana dengan komentar penonton? Fitri dari Guntung Payung mengaku datang kesitu lebih karena alasan mencari hiburan. "Cari rame saja, mumpung besok akhir pekan. Lagian nontonnya gratis, tidak perlu bayar karcis seperti ke bioskop," ujarnya.

Ditanya apakah ia mengerti dengan sejarah kelam yang dimaksud film tersebut, pemuda 20 tahun itu menggelengkan kepala. "Saya tidak terlalu tertarik dengan politik, bikin mumet dan kecewa," tukasnya. (fud/yn/ran)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Gini Nih Jadinya Kalo Bidan Jago Motret Bayi

Bekerja sebagai bidan desa tidak membuat Eka Nurmawaty meninggalkan hobinya bertahun-tahun, fotografi.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:22

Komunitas Timpakul Menguak Kuburan Leluhur

Komunitas Timpakul dari singkatan Tim Pencari Kuburan Leluhur terbentuk sejak tahun 2014 lalu. Komunitas…

Selasa, 17 Oktober 2017 12:44

Bersiap, Banjarbaru Creative Expo 4 Hari Lagi

BANJARBARU - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, Pemkot Banjarbaru kembali menggelar…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:58

Validasi Kartu Akan Diberlakukan, Penikmat Kartu Kouta Resah

BANJARMASIN – Raut muka Indah, siswi SMPN 1 Banjarmasin langsung berubah setelah diberitahu semua…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:37

Misteri Bangunan Megah dengan Arsitektur Eropa Klasik di Banjar

Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa klasik menjadi bahan perdebatan banyak orang yang melintasinya…

Senin, 02 Oktober 2017 12:31

SIAP SELFIE.. Dua Pekan Lagi Menara Taman Van Der Pijl Rampung

BANJARBARU - Perupa Sulistyono Hilda, terus menggeber pengerjaan proyek melukis menara PDAM di Taman…

Minggu, 01 Oktober 2017 15:00

Desain Jukung Hias Dinilai Kurang Kreatif

BANJARMASIN – Cuaca sore Kota Banjarmasin yang sempat diguyur hujan tak menyurutkan animo masyarakat…

Jumat, 29 September 2017 15:00

Mari Bantu Erina, Balita Penderita Penyakit Stenosis Pumonal

BANJARBARU - Erina Hafiza, balita berusia 4 tahun sedang membutuhkan bantuan. Sejak lahir dia mengalami…

Minggu, 24 September 2017 20:55

Kodim 1006/Martapura Nonbar Film G30S / PKI di Markas Bareng Warga

MARTAPURA - Aksi nonton bareng film sejarah penghianatan G30S / PKI rupanya tak hanya di Banjarmasin…

Minggu, 24 September 2017 09:33

Enaknya Tinggal di Kampung ini, Bedah Rumah pun Bergotong Royong

BANJARBARU - Budaya gotong royong boleh saja sudah semakin jarang ditemui.  Sikap individualisme…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .