MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 01 Oktober 2017 14:50
KOK BISA..!!? Dani Kucing, Si Pencabul Anak Kandung Divonis Bebas
BEBAS: Dani Kucing bersama kuasa hukum dan orang terdekatnya usai vonis bebas di PN Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Petukan palu vonis bebas diberikan Majelis Hakim Ketua Femina MH, di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, terhadap terdakwa kasus pencabulan bernama Rahmadani alias Dani Kucing,Selasa (26/9).

Bahkan tangis gembira terjadi ketika terdakwa beranjak dari kursi pesakitan. “Saya tak menyangka, kalau kakak saya itu bebas dari jeratan hukum. 10 bulan kakak saya di penjara. Dia dalam kondisi sakit-sakitan. Yang laporkan istri dan keluarga istrinya. Sungguh saya tak menyangka. Hanya bisa berucap syukur dan mengucap terima kasih kepada pihak kuasa hukum yang melakukan pembelaan,” ucap Melan adik Dani Kucing.

Jalannya persidangan sejak awal sudah tegang. Sempat beberapa kali majelis hakim dibuat terganggu oleh sejumlah pengunjung saat membacakan amar putusan. Ketegangan seketika berubah. Ruangan menjadi riuh setelah kalimat “bebas” keluar dari mulut Hakim Femina.

Mendengar vonis bebas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nani, mengatakan pikir-pikir dengan keputusan majelis. “Ya, saya pikir-pikir dulu,” ucapnya, usai menjalani persidangan.

Penasehat Hukum Terdakwa yang diwakili oleh Sugeng Aribowo, SH dan Junaidi, MH, menyampaikan bersyukur atas dibebaskan kleinnya dari dakwaan tersebut.

Menurut Sugeng, apa yang diberikan majelis pada hasil akhir itu sangat tepat. Majelis Hakim dalam memutus perkara dimaksud  berdasarkan Alat bukti yang sah sebagaimana menjadi fakta hukum dipersidangan.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Majelis Hakim, dan seluruh Tim Advokat serta 8 orang mahasiswa Fakultas Hukum ULM yang membantu menangani perkara ini. Dari proses persidangan perkara hingga pembuatan Pembelaan atau Pledoi,” ucap Sugeng?.

Terpisah Ramadhani alias Dani Kucing, tersenyum lebar. Wajahnya terlihat masih tak percaya kalau dia divonis bebas. Bahkan, rekanya selama satu sel di Lapas di Teluk Dalam, satu persatu menyalaminya setelah mendengar putusan bebas.

“Alhamdulillah, saya bisa bebas. Ini orangnya yang saya gendong ini dibilang saya yang mencabuli. Saya ini ayahnya mas, mana tega saya mencabuli putri sendiri. Usianya 5 tahun. Lebih baik saya jajan di luar. Mertua dan istri saya yang melaporkan ini ke polisi,” ujarnya.

Dalam pembacaan Amar putusan majelis, menimbang bahwa terdakwa tidak terbukti bersalah karena berdasarkan keterangan saksi korban tidak menguatkan bahwa terdakwa telah melakukan pencabulan. Untuk itu majelis meminta terdakwa Dani Kucing, segera dibebaskan dari dakwaan dan jeratan hukum.

Sekadar diketahui, bermula dari adanya laporan pengaduan Desy Indah Sari yang merupakan istri Dani Kucing ke Polresta Banjarmasin. Dengan tuduhan telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak kandungnya sendiri sebagaimana dimaksud Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, yang mana peristiwa tersebut dilaporkan pelapor. Kejadiannya, Sabtu tanggal 12 November 2016 sekira pukul 16.00 Wita bertempat di jalan A Yani km 2, Banjarmasin Tengah.

Dengan adanya laporan tersebut, kemudian Penyidik Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin, melakukan penyidikan dan melakukan penahanan terhadap terdakwa.

Atas adanya permasalahan tersebut, terdakwa Dani Kucing meminta bantuan hukum kepada LBH Kongres Advokat Indonesia Kalimantan Selatan untuk dapat memberikan bantuan hukum.

Kemudian pada persidangan tanggal 23 Agustus 2017, Jaksa Penuntut Umum telah menuntut terdakwa berdasarkan Nomor Register Perkara: PDM-240/BJRMS/03/2017 dengan tuntutan menyatakan terdakwa Dani Kucing, terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Memaksa untuk melakukan perbuatan cabul oleh orang tua” melanggar Pasal 82 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas Undang-undang nomor 23 Tahun 20112 tentang perlindungan Anak sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum, dengan Pidana Penjara selama 8 Tahun, dikurangkan dengan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp 1 M, subsidair 6 (enam) bulan penjara.(lan)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:45

Korban Kebakaran di Desa Mawangi Tak Sempat Selamatkan Harta Benda

KANDANGAN – Pasca kebakaran hebat yang melanda  Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, …

Kamis, 18 Oktober 2018 09:20

Paman Versus Keponakan di Pengambangan, Celurit Akhirnya Keluar

BANJARMASIN - Perkelahian antara paman dan keponakan terjadi di Simpang Pengambangan, kemarin (17/10)…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:04

Rebutan Lahan, Ahmad Tega Tebas Keluarga Sendiri Hingga Tewas

BANJARMASIN - Ahmad (38) sudah sepekan mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolsek Kertak Hanyar,…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:52

Biddokkes Polda Kalsel Periksa Kesehatan Personel di SPN

BANJARMASIN-Bidang Dokter Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel menggelar pemeriksaan kesehatan personel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .