MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 06 Oktober 2017 13:31
Lima Tahun Kabur, DPO Korupsi di Tapin Menyerah
BURON: ST, koruptor yang sempat buron selama lima tahun, saat diperiksa aparat di Polres Tapin.

PROKAL.CO, RANTAU - Setelah hampir lima tahun melarikan diri,  akhirnya seorang DPO kasus korupsi yang terjadi di Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Tapin, bisa diringkus oleh aparat Polres Tapin.

Pelaku yang berinisial ST (43) diringkus oleh Sat Reskrim Polres Tapin dengan didukung aparat Polda Kalsel dan Polres Jember, di Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji,  Kabupaten Jember,  Provinsi Jawa Timur, Selasa (3/10) sekitar pukul 19.20 Wita.

Kasus korupsi ini terjadi pada tahun 2012 di Dishutbun Kabupaten Tapin,  yang saat itu mengadakan lelang pekerjaan pengembangan karet dengan kontraktor pelaksana dari CV Nusantara Asri dengan direkturnya berinisial JN.

Saat itu JN menyerahkan pekerjaan sepenuhnya kepada ST yang bertindak sebagai ketua panitia pengadaan, lalu membagikan bibit karet kepada petani. Tetapi volume bibit yang diterima petani tidak sesuai dengan kontrak.

Kapolres Tapin AKBP Zulkifli Ismail melalui Kasat Reskrim Polres Tapin AKP Dodi Harianto, membenarkan bahwa pihaknya telah meringkus DPO kasus korupsi pada tahun 2012 lalu.

"Benar kami telah mengamankan seorang DPO korupsi, dan sekarang ia sudah berada di Mapolres Tapin untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan," katanya, Kamis (5/10).

Ia juga mengatakan bahwa pelaku melakukan korupsi pengadaan bibit karet pada tahun 2012 lalu, dan baru ketahuan pada tahun 2014,  setelah aparat Dishutbun melakukan penghitungan ulang bibit karet tersebut.

"Waktu itu ia melakukan korupsi pengadaan bibit karet yang datang sekitar 193.500,  tetapi yang disalurkan kepada masyarakat hanya sekitar 188.500 dan sebanyak 5000 bibit diambilnya," katanya. 

Kasat juga mengatakan bahwa ketika pelaku lari pada tahun 2012 lalu, ia meninggalkan istrinya di Rantau. Setelah beberapa tahun baru menyuruh istrinya untuk balik ke Jember.

"Ia sempat lari ke Jakarta dan bekerja sebagai supir, lalu lari lagi ke Sidoarjo kemudian kembali pulang ke kampung halamannya di Jember," ucapnya.

Adapun pengakuan pelaku ketika diwawancarai mengatakan bahwa status PNS-nya sudah dicopot dari tahun 2013 lalu. "Saya diberhentikan secara tidak hormat setelah bekerja selama 13 tahun," jelasnya.

Ia juga mengakui kesalahannya bahwa mengadakan lelang tidak sesuai prosedur. "Memang benar saya sebagai ketua tim pengadaan dan melakukan penyelewengan bibit karet," ucapnya kepada Radar Banjarmasin. (dly)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 12:40

Lapas Kelebihan Kapasitas, Dewan: Pisahkan Bandar Narkoba dan Pengguna

BANJARMASIN - Persoalan kelebihan kapasitas di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) tak kunjung bisa diselesaikan.…

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…

Selasa, 18 September 2018 10:53

Ibnu Minta Satpol PP Back Up BNN Berantas Narkoba

SATUAN polisi pamong praja dituntut untuk membantu aparat. Apakah itu kepolisian atau BNN (Badan Narkotika…

Selasa, 18 September 2018 10:08

Pencari Barang Bekas Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Bibir Pantai

PELAIHARI - Tak Disangka, berniat ingin mencari barang bekas di sekitar bibir pantai, Jamal alias Rambo…

Selasa, 18 September 2018 10:05

Sebulan Diburu, Jambret ini Akhirnya Berhasil Diringkus

BANJARMASIN - Kerja keras selama sebulan, akhirnya berbuah manis. Personel Opsnal Polsekta Banjarmasin…

Selasa, 18 September 2018 09:58

Hery Sasmita Peluk Erat H Jainuri Saat Pemeriksaan

MARABAHAN - Pengadilan Negeri Marabahan menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) kasus pemukulan yang dilakukan…

Senin, 17 September 2018 13:03

NGERII..!! Orang Gila Mengamuk di PAUD, Begini Kejadiannya

BATULICIN - Warga sekitar lingkungan PAUD Ikhlas Membangun di Desa Sungai Danau Kecamatan Satui, mendadak…

Senin, 17 September 2018 12:59

Dibom 31 Kali Setiap Hari, Pilot Heli Sampai Geleng-Geleng

Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru selalu menjadi medan perang antara api dan pemadam. Api tak…

Senin, 17 September 2018 11:53

Asik Mabuk, Tiga Remaja Diamankan

BANJARBARU - Meski masih tergolong anak di bawah umur, ironisnya tiga remaja berinisial AH, 14, NIR,…

Senin, 17 September 2018 10:05

Sisir Jalan Dianggap Rawan, Belasan Pemuda Mabuk Dijaring

BANJARMASIN - Belasan pemuda terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar jajaran Polsekta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .