MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 06 Oktober 2017 13:42
Jadi Langka, Tabung Melon Dinilai Tak Tepat Sasaran
TUKAR GAS: Akibat langkanya gas ukurang tiga kilogram. Warga Banjarmasin ramai mendatangi Balai Kota Banjarmasin untuk penukaran gas tiga kilogram ke bright gas pada Februari lalu.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dalam beberapa waktu terakhir Banjarmasin mengalami kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram. Imbasnya, di tingkat pengecer harga gas tabung melon tersebut mengalami kenaikan. Langkanya gas ukuran tiga kilogram tersebut disinyalir dikarenakan pendistribusian yang tidak tepat sasaran.

Kepala Bagian Ekonomi Setdako Banjarmasin, Lily Dwiyanti yakin tidak tepat sasaran itu melihat pengguna elpiji tiga kilogram yang seharusnya diperuntukan bagi masyarakat berekonomi rendah juga digunakan masyarakat berekonomi menengah ke atas. Kenyataannya masih banyak digunakan oleh para pelaku usaha. “Karena tidak tepat sasaran, ini berimbas pada kelangkaan, dan berujung pada kenaikan harga di eceran,” bebernya, saat ditemui di ruangannya, Rabu (4/9/) tadi.

Pasokan gas elpiji tiga kilogram tersebut sebenarnya sesuai dengan kuota dan lancar saja dari Pertamina. Yang menjadi masalah adalah pembagiannya. Pemko Banjarmasin kedepannya akan membuatkan peraturan agar pembagian tepat sasaran. “Mengatasi itu, tahun depan Pemko akan menerapkan kartu pra sejahtera. Kartu itu digunakan khusus warga yang ekonomi rendah,” tegasnya.

Selain barang yang didapatkan nanti lebih mudah, harga gas pun nantinya dijamin standar. “Mudah-mudahan saja hal ini mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Pusat. Sekarang ini kami masih menunggu keputusan pusat,” tuntasnya.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:15

Meriah, Alalak Utara Sambut Sukacita Paman Birin

Jarum jam baru menunjukan pukul 01.00 Wita dini hari.  Namun suasana di areal lingkungan Masjid …

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…

Jumat, 25 Mei 2018 14:27

Jelang Mudik, BPTD Cek dan Ricek Kelayakan Angkutan di Terminal Km 6

BANJARMASIN - Menjelang mudik Lebaran, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Kalsel mengecek…

Jumat, 25 Mei 2018 14:20

Dikuasai Preman, Tarif Parkir di Pasar Sudimampir Berlapis

Praktik "tarif berlapis" parkir Pasar Sudimampir benar-benar bikin siapa saja geregetan. Alih-alih cukup…

Jumat, 25 Mei 2018 13:41

ASTAGA! Diberi Sembako, Warga Malah Dimintai Tanda Tangan Dukung Tambang

Di malam Ramadan, usai jam teraweh beberapa Ketua RT di Desa Selaru kasak-kusuk. Mereka sibuk mengumpulkan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:39

11.000 Dukungan Tolak Tambang di Pulau Laut Diserahkan

BANJARMASIN – Setelah Jumat pekan lalu pihak penggugat (PT Sebuku Group) mendatangkan dua saksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .