MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 06 Oktober 2017 13:57
Ketika Kitab Suci Lima Agama Dibaca Bersama

Ingin Dorong Partisipasi Pemuda Dalam Kegiatan Keagamaan

BACAKAN KITAB SUCI: Salah seorang pemuda beragama Hindu ketika membaca kitab suci agamanya Di GOR Rudy Resnawan, Kamis (5/10).

PROKAL.CO, Meski berbeda agama, suasana kekeluargaan sangat terasa saat ratusan pemuda dari berbagai suku berkumpul di GOR Rudy Resnawan Kamis (5/10) kemarin.

Di gedung beralamat di Jalan Trikora tersebut, dilaksanakan acara Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Di mana para pemuda yang berhadir secara bergantian membaca kitab suci agama mereka masing-masing.

Total ada lima tokoh dari lima agama yang secara bergantian memandu para pemuda membaca kitab suci. Yaitu, dari agama Islam, Hindu, Budha, Kristen dan Katolik.

Kabid Penelusuran dan Pemetaan Iptek Kemenpora RI Supadi mengatakan, GPMKS merupakan kegiatan dalam rangkaian Kirab Pemuda 2017 yang tengah digelorakan Kemenpora di 34 titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Tujuan digelarnya GPMKS ialah untuk memupuk kebhinekaan di kalangan pemuda tanpa memandang suku, ras, dan agama yang berbeda," katanya.

Dia menambahkan, GPMKS mengemban tanggungjawab besar menyatukan pemuda yang berasal dari enam agama di Indonesia untuk membacakan masing-masing kitab suci dalam satu tempat dan waktu yang sama.

"Tapi karena di Banjarbaru tidak dihadiri oleh agama Khonghucu, maka hanya lima kitab suci agama yang dibaca," tambahnya.

Lebih lanjut, Supadi mengungkapkan, melalui GPMKS Kemenpora ingin meningkatkan partisipasi kaum muda dalam kegiatan keagamaan masing-masing.

"Karena saat ini, partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan mulai menurun," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banjarbaru Zainal Ilmi menuturkan, keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia merupakan suatu keistimewaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan baik.

"Jadi jangan dijadikan alasan untuk bercerai berai," ujarnya.

Menurutnya, dari perbedaan tersebut lah masyarakat harus bisa bersatu. "Keberagaman adalah takdir terbaik yang Tuhan pilihkan bagi bangsa Indonesia, maka perlu mendapatkan perhatian lebih untuk menjadikan perbedaan tersebut sebagai potensi bukan sebagai ancaman. Agar kita bisa hidup rukun, harmonis dan berdampingan," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…

Rabu, 12 September 2018 15:23

Kisah Perajin Miniatur Kapal Pinisi dari Sungai Alalak

Salman tak bisa jauh-jauh dari perahu dan sungai. Semasa bujangan, dia menjadi perajin perahu di Pulau…

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 05 September 2018 11:13

Jean, Siswi SMAN 2 Banjarmasin Menang Lomba Monolog di Aceh

Kamera dokumentasi sudah dimatikan. Sebagian penonton juga telah beranjak pulang. Juri pun tampak capek.…

Selasa, 04 September 2018 13:18

Jasa Datu, Perguruan Kuntau yang Sudah Eksis 32 Tahun Lamanya

Pencak silat sedang naik daun di Asian Games 2018. Di Banua, para pendekar silat ternyata sudah lama…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:36

"First Love Never Die"

Hermansyah memutuskan tinggal di panti jompo atas pilihannya sendiri. Sebaliknya, Yulia terpaksa minggat…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:33

Yulia Minggat karena Merepotkan

Hermansyah boleh dibilang beruntung. Masih bisa berkumpul keluarga. Masuk panti pun juga atas pilihan…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .