MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 06 Oktober 2017 13:57
Ketika Kitab Suci Lima Agama Dibaca Bersama

Ingin Dorong Partisipasi Pemuda Dalam Kegiatan Keagamaan

BACAKAN KITAB SUCI: Salah seorang pemuda beragama Hindu ketika membaca kitab suci agamanya Di GOR Rudy Resnawan, Kamis (5/10).

PROKAL.CO, Meski berbeda agama, suasana kekeluargaan sangat terasa saat ratusan pemuda dari berbagai suku berkumpul di GOR Rudy Resnawan Kamis (5/10) kemarin.

Di gedung beralamat di Jalan Trikora tersebut, dilaksanakan acara Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Di mana para pemuda yang berhadir secara bergantian membaca kitab suci agama mereka masing-masing.

Total ada lima tokoh dari lima agama yang secara bergantian memandu para pemuda membaca kitab suci. Yaitu, dari agama Islam, Hindu, Budha, Kristen dan Katolik.

Kabid Penelusuran dan Pemetaan Iptek Kemenpora RI Supadi mengatakan, GPMKS merupakan kegiatan dalam rangkaian Kirab Pemuda 2017 yang tengah digelorakan Kemenpora di 34 titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Tujuan digelarnya GPMKS ialah untuk memupuk kebhinekaan di kalangan pemuda tanpa memandang suku, ras, dan agama yang berbeda," katanya.

Dia menambahkan, GPMKS mengemban tanggungjawab besar menyatukan pemuda yang berasal dari enam agama di Indonesia untuk membacakan masing-masing kitab suci dalam satu tempat dan waktu yang sama.

"Tapi karena di Banjarbaru tidak dihadiri oleh agama Khonghucu, maka hanya lima kitab suci agama yang dibaca," tambahnya.

Lebih lanjut, Supadi mengungkapkan, melalui GPMKS Kemenpora ingin meningkatkan partisipasi kaum muda dalam kegiatan keagamaan masing-masing.

"Karena saat ini, partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan mulai menurun," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banjarbaru Zainal Ilmi menuturkan, keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia merupakan suatu keistimewaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan baik.

"Jadi jangan dijadikan alasan untuk bercerai berai," ujarnya.

Menurutnya, dari perbedaan tersebut lah masyarakat harus bisa bersatu. "Keberagaman adalah takdir terbaik yang Tuhan pilihkan bagi bangsa Indonesia, maka perlu mendapatkan perhatian lebih untuk menjadikan perbedaan tersebut sebagai potensi bukan sebagai ancaman. Agar kita bisa hidup rukun, harmonis dan berdampingan," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .