MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 06 Oktober 2017 13:57
Ketika Kitab Suci Lima Agama Dibaca Bersama

Ingin Dorong Partisipasi Pemuda Dalam Kegiatan Keagamaan

BACAKAN KITAB SUCI: Salah seorang pemuda beragama Hindu ketika membaca kitab suci agamanya Di GOR Rudy Resnawan, Kamis (5/10).

PROKAL.CO, Meski berbeda agama, suasana kekeluargaan sangat terasa saat ratusan pemuda dari berbagai suku berkumpul di GOR Rudy Resnawan Kamis (5/10) kemarin.

Di gedung beralamat di Jalan Trikora tersebut, dilaksanakan acara Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Di mana para pemuda yang berhadir secara bergantian membaca kitab suci agama mereka masing-masing.

Total ada lima tokoh dari lima agama yang secara bergantian memandu para pemuda membaca kitab suci. Yaitu, dari agama Islam, Hindu, Budha, Kristen dan Katolik.

Kabid Penelusuran dan Pemetaan Iptek Kemenpora RI Supadi mengatakan, GPMKS merupakan kegiatan dalam rangkaian Kirab Pemuda 2017 yang tengah digelorakan Kemenpora di 34 titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Tujuan digelarnya GPMKS ialah untuk memupuk kebhinekaan di kalangan pemuda tanpa memandang suku, ras, dan agama yang berbeda," katanya.

Dia menambahkan, GPMKS mengemban tanggungjawab besar menyatukan pemuda yang berasal dari enam agama di Indonesia untuk membacakan masing-masing kitab suci dalam satu tempat dan waktu yang sama.

"Tapi karena di Banjarbaru tidak dihadiri oleh agama Khonghucu, maka hanya lima kitab suci agama yang dibaca," tambahnya.

Lebih lanjut, Supadi mengungkapkan, melalui GPMKS Kemenpora ingin meningkatkan partisipasi kaum muda dalam kegiatan keagamaan masing-masing.

"Karena saat ini, partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan mulai menurun," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banjarbaru Zainal Ilmi menuturkan, keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia merupakan suatu keistimewaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan baik.

"Jadi jangan dijadikan alasan untuk bercerai berai," ujarnya.

Menurutnya, dari perbedaan tersebut lah masyarakat harus bisa bersatu. "Keberagaman adalah takdir terbaik yang Tuhan pilihkan bagi bangsa Indonesia, maka perlu mendapatkan perhatian lebih untuk menjadikan perbedaan tersebut sebagai potensi bukan sebagai ancaman. Agar kita bisa hidup rukun, harmonis dan berdampingan," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Kisah Perajin Tajau yang Hanya Tersisa Satu di Banjarmasin

Gentong penampungan air yang terbuat dari pasir dan campuran semen atau biasa disebut dengan tajau masih…

Kamis, 22 Februari 2018 12:55

Khairil Azhar, Pendonor Darah 112 Kali, Diungdang Presiden ke Istana Negara

Khairil Azhar tak menyangka bisa bertemu presiden. Dia diungdang ke Istana Negara Bogor, Desember 2017…

Rabu, 21 Februari 2018 11:18

Kala Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir Pulang Kampung

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kedatangan tamu tak biasa. Kemarin (20/2) kampus tertua di Banua…

Rabu, 21 Februari 2018 11:10

Kisah Bengkel Asal Banua Anyar yang Mereplika Supercar

Lamborghini Aventador dibandrol Rp11,8 miliar. Agus Cahyo mereplikasi supercar itu hanya dengan Rp350…

Selasa, 20 Februari 2018 14:30

Reza Fahlevi, Kontestan Lida asal Banjarmasin

Nama Reza Fahlevi belakangan menjadi buah bibir. Siswa kelas 3 jurusan IPS di SMAN 4 Banjarmasin itu…

Senin, 19 Februari 2018 14:01

Jasa Foto dan Cetak Kilat Hanya 5 Menit di Siring Tendean

Mencetak foto dengan hitungan satu jam sudah biasa. Lalu, percayakah Anda jika ada jasa cetak lima menit?…

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Kamis, 15 Februari 2018 14:57

Fakta Menarik Di Balik Pesta Perkawinan Anak Bos Binuang

Publik Indonesia tersentak acara pernikahan Muhammad Prayudha anak pengusaha terkenal Tapin, Muhammad…

Rabu, 14 Februari 2018 15:14

Bauntung Evo 04, Mobil Hemat Energi Karya FT ULM

Shell Eco Marathon Asia 2018 akan dihelat 8-11 Maret mendatang di Changi Exhibition Center Singapore.…

Selasa, 13 Februari 2018 14:49

Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .