MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 06 Oktober 2017 15:34
Ya Ampun.. Guru SD Ditampar Wali Siswa, Satu Kelas Melihat

Gigi Palsu Junaidah Nyaris Lepas Semua

Junaidah

PROKAL.CO, MARTAPURA - Lagi-lagi, kasus kekerasan kepada guru terjadi di Banua. Kali ini, menimpa Junaidah, guru SDN Keraton III Martapura. Wanita berusia 59 tahun ini ditampar hingga gigi palsunya hampir lepas. Yang memiriskan, kejadian ini dilakukan di depan kelas dan disaksikan sebagian besar anak didiknya.

Kejadian tersebut sebenarnya terjadi Senin (2/10) lalu. Sekitar pukul 10.00 Wita kala itu, semua siswa SDN Keraton III Martapura tengah bersiap menghadapi ujian tengah semester pada jam kedua pelajaran. Junaidah yang saat itu sedang menyebar lembaran soal ujian tengah semester tiba-tiba kedatangan Akhmad Padli. Lelaki itu menuduh Junaidah memulangkan Aditya, anaknya.

Junaidah sendiri mengaku tak memulangkannya. Memang, selama ini Aditya sering dipulangkan karena kasus perkelahian sesama pelajar.  Tiap ada keributan di kelas, ia selalu minta siswa yang berantem pulang ke rumah sebagai hukuman. Boleh kembali kalau diantar oleh si orang tua. "Bukan saja Aditya,  siswa yang jadi musuhnya pun saya minta pulang," ucap Junaidah kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Namun sewaktu pemukulan, ia tidak mengetahui kalau si Aditya ternyata barusan ribut lagi dengan murid lain bernama Sarwani ketika istirahat jam pelajaran pertama.  Padli yang menyangka Junaidah lah penyebab anaknya pulang langsung marah-marah di depan kelas.   “Kenapa anak saya dipulangkan dari sekolah," ucap Padli, sebagaimana diceritakan Junaidah.

Junaidah menjawab tidak memulangkan anaknya. Junaidah saat itu justru sedang mencari Aditya karena sedang ada ujian tengah semester. Tak mempercayai alasan Junaidah, Padli mengatakan Junaidah pilih kasih karena si Sarwani tidak dipulangkan.

“Saya kan tidak tahu ada perkelahian saat jam istirahat, waktu istirahat pelajaran itu aku menyiapkan berkas soal untuk ujian pada jam pelajaran kedua, jadi murni tidak tahu," ujarnya.

Mendapat jawaban yang kurang memuaskan, Padli langsung memukul korban dengan tangan kanan dan mengenai pipi kiri. Pukulan itu cukup keras sehingga Junaidah terjajar. Gusinya bahkan lecet dan gigi palsunya nyaris copot.
“Semua gigi palsu bagian atas hampir lepas setelah dipukul," ujar Junaidah, yang melapor ke Polsek Martapura Kota sesaat setelah kejadian.

Ditemui di rumahnya di Gang Karya, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, kemarin, wanita yang telah puluhan tahun mengabdikan hidupnya demi pendidikan itu tetap masuk kendati mendapat surat izin sakit. Dalam beberapa hari ini, ini ia bahkan kesakitan saat makan karena dampak pukulan itu.

"Yang saya sesalkan, kenapa dia tega memukul saya. Anak-anak banyak yang menangis setelah saya dipukul dan gaduh di depan pintu kelas," tuturnya yang akan mengakhiri tugas sekitar setahun lagi sebagai PNS setelah mengabdi jadi guru sejak 1978.
 
Kapolsek Martapura Timur Iptu Siswadi membenarkan dengan kejadian tersebut. Kedua belah pihak telah didamaikan di kantor Polsek, namun belum ada titik temu. Korban juga menjalani visum dan hasilnya masih menunggu. Padli sendiri sempat diamankan 24 jam di Polsek Martapura Kota.

Kepala Dinas Pendidikan Banjar H Gusti Ruspan Noor berharap ada proses perdamaian. Usai kejadian itu, dia langsung mengutus Kepala UPT dan kepala sekolah agar mengambil sikap serta membicarakan kasus tersebut. Kabarnya ada juga mediasi yang langsung difasilitasi polisi."Ternyata guru (Junaidah) yang jadi korban keberatan dan tetap mempolisikan. Kami terus berusaha agar ada solusi demi kebaikan bersama," ujar Ruspan Noor dihubungi melalui sambungan telepon genggam.


Selain mencari solusi,  Ruspan Noor menyesalkan kejadian di sekolah yang jadi tempat menuntut ilmu.
Sebagai seorang pendidik, Ruspan Noor memang melihat fenomena perubaham dalam dunia pendidikan.  
"Zaman telah berubah, kalau guru mendisiplinkan siswa dengan fisik memang tidak boleh dan ada dampak pidana," katanya.(mam)


BACA JUGA

Rabu, 13 Juni 2018 13:48

NAH LO..!! Polisi akan Investigasi Kematian Pewarta di Sel Tahanan

KOTABARU - Kepolisian Resor Kotabaru masih menyelidiki kematian M Yusuf. Pewarta yang meninggal di sel…

Rabu, 13 Juni 2018 12:51

Warga Kelayan Dihebohkan Temuan Mayat Mengapung Disungai

BANJARMASIN – Warga Jalan Kelayan A, Banjarmasin Selatan tiba-tiba heboh. Penyebabnya, ditemukan…

Selasa, 12 Juni 2018 13:36

Diduga Karena ini Karyawan Ritel Indomaret Nekat Curi Uang dengan Sajam

BANJARBARU - Menjelang lebaran, aksi kriminal di Kota Banjarbaru patut diwaspadai. Kemarin (11/6) pagi,…

Senin, 11 Juni 2018 15:41

Buruh PLTU di Tabalong Terciduk Edarkan Sabu

Buruh PLTU di Tabalong Ketangkap Ngedar Sabu TANJUNG - Puasa-puasa begini masih saja ada orang yang…

Senin, 11 Juni 2018 12:22

Gak Malu-Malu Lagi, Ada Carnophen di Platform Jual Beli Online

Peredaran narkotika jenis Carnophen punya gaya baru. Jauh lebih gila, para pengedarnya mulai nekat terang-terangan…

Senin, 11 Juni 2018 11:56

Puluhan Pembalap Liar di Perkantoran Pemprov Kalsel Diamankan

BANJARBARU - Hingga menjelang Lebaran, aktivitas balapan liar ternyata masih belum habis. Sabtu (9/6)…

Senin, 11 Juni 2018 11:27

Kasihannya..! Sering Sakit-sakitan, Wartawan ini Akhirnya Meninggal di Lapas

KOTABARU - Masih ingat dengan pewarta Yusuf yang ditahan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik?…

Senin, 11 Juni 2018 11:09

Sering Memasak untuk Masjid, Pelaku Dikenal Baik Oleh Warga

BANJARMASIN - Zen, pemilik rumah tempat Riyad tinggal mengatakan dia meminjamkan rumah untuk ditinggali…

Senin, 11 Juni 2018 11:00

Riyad Tega Membunuh Istrinya Diduga Terpengaruh 'Obat Jin'

BANJARMASIN - Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya bisa meringkus pelaku pembunuhan Linda.…

Senin, 11 Juni 2018 10:41

Ironis..!! Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Box itu Suaminya Sendiri

MARTAPURA – Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk  heboh. Ratusan warga mendatangi  Musala Al…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .