MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:52
Kementerian ESDM: Piutang Pertambangan Kalsel Rp1,42 Triliun
TENTANG PERTAMBANGAN: Diskusi pembinaan dan pengawasan terpadu izin usaha pertambangan mineral dan batu bara di Novotel Hotel, Jumat (6/10) kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Aktivitas pertambangan di Banua disoroti oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Jumat (6/10) kemarin mereka menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Terpadu Terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral dan Batu Bara.

Kegiatan yang diadakan di Novotel Hotel, Kota Banjarbaru ini juga dihadiri oleh jajaran Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalimantan Selatan, perwakilan Komisi VII DPR RI, Hasnuryadi Sulaiman, serta para pelaku usaha pertambangan di Banua.

"Agenda ini dilakukan untuk menata sekaligus memberikan peringatan kepada pelaku usaha pertambangan dan instansi daerah terkait untuk segera melakukan penataan pertambangan di Kalsel," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono.

Dilanjutkan Bambang, upaya penataan dimaksudkan mengacu pada beragam aspek. "Khususnya penagihan royalti pertambangan melalui lewat pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang masih belum dibayar oleh beberapa perusahaan kepada negara," kata Bambang.

Hingga saat ini, Kalsel masih memiliki piutang sebesar 1,42 triliun Rupiah yang masih perlu ditagih kepada perusahaan-perusahaan tambang. "816 miliar berasal dari PKP2B dan 607 miliar berasal dari pemegang IUP," ujarnya. Dengan terus ditagihnya royalti tersebut, Bambang mengatakan hal ini bakal meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Terkait persoalan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas pertambangan, Bambang juga menyebut Kalsel jangan sampai kecolongan. "Misalnya, penertiban perusahaan-perusahaan tambang yang tidak punya dokumen dan membayar dana jaminan reklamasi dan jaminan pascatambang yang masih lima puluh persen," kata dia. 

Kepala Bidang Penataan dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan DLHD Kalsel, Sutikno memaparkan selain persoalan ketersediaan dokumen dan dana jaminan reklamasi dan pasca tambang, pengelolaan limbah di areal pertambangan juga harus tepat. "Khususnya terkait limbah B3 dan limbai cair yang berbahaya bagi lingkungan sekitar," ujarnya.

Selain persoalan lingkungan, Bambang juga menyebut penguatan masyarakat sekitar pertambangan atau community development juga harus diperkuat pihak perusahaan pertambangan jika tak ingin dipandang sinis oleh masyarakat sekitar. "Banyak perusahaan tambang yang tidak memahami pentingnya penguatan kelompok masyarakat pada sekitar area pertambangan," ujarnya.

Menanggapi pernyataan-pernyataan dari pelbagai pihak yang berhadir pada kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan berkomitmen kuat dalam melakukan penataan aktivitas pertambangan di Banua. "Khusus untuk penerimaan royalti, akan kita terus lakukan penagihan kepada perusahaan-perusahaan yang belum membayar. Lalu, kami juga akan menguatkan peran-peran inspektur tambang yang ada di setiap daerah di Kalsel," kata Hanif. (dom/al/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:28

9 Desember, UAS di Martapura

MARTAPURA – Kabar gembira kembali datang dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Ustaz Abdul Somad rencananya…

Sabtu, 17 November 2018 12:55

Abdul Latif Mundur, Partai Pengusung Siap-siap Tentukan Wakil

BARABAI – Hening dan tampak haru, begitulah suasana ruang sidang paripurna DPRD Hulu Sungai Tengah,…

Sabtu, 17 November 2018 12:46

Dan Terjadi Lagi!!, Ratusan Meter Jalan Amblas di HSU

AMUNTAI - Kejadian longsor di tepian sungai di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) jadi momok tahunan.…

Sabtu, 17 November 2018 11:54

Berlatih Sabar dan Tekun, Bangun Miniatur dari Stik Es Krim

Banyak orang berpandangan, mantan narapidana itu tidak akan berguna saat kembali ke tengah masyarakat.…

Sabtu, 17 November 2018 11:09

WOW...!! Dulu Kumuh, Kini Gang Ini Disulap Jadi Penuh Warna

BANJARBARU - Gang Keluarga di RT 12 RW 03 Sungai Besar sebelumnya agak kumuh. Jalanan gang belum ada…

Sabtu, 17 November 2018 11:00

Satu-satunya Peraih Natamukti Nindya di Kalsel

BANJARBARU - Kota Banjarbaru berhasil meraih penghargaan Natamukti Nindya dari Indonesia Council of…

Sabtu, 17 November 2018 10:57

Sempat Kesulitan Cari Sirap untuk Mes L

BANJARBARU - Proyek perbaikan mes L sudah berjalan selama satu bulan lebih. Saat ini bentuk bangunan…

Sabtu, 17 November 2018 10:37

Teladani Akhlak Rasulullah

BATULICIN - Bupati Tanbu H Sudian Noor mengatakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki arti…

Sabtu, 17 November 2018 10:34

Ini Yang Dilakukan Pemkab Tanbu Untuk Tingkatkan Keterampilan Masyarakat

BATULICIN – Pemkab Tanbu melalui Diskominfo terus berupaya meningkatkan wawasan serta pengetahuan…

Sabtu, 17 November 2018 10:31

Enam Puskesmas Terima Sertifikat Akreditasi FKTP

BATULICIN - Sebanyak enam puskesmas menerima Sertifikat Akreditasi FKTP pada Peringatan Hari Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .