MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:57
Kasus Sengketa Makam Ulama di HSU, Makam Dibongkar, Nama Diubah
DIBONGKAR: Makam sebelum dibongkar dan kemudian setelah dibongkar (kanan). Nama makam telah berganti menjadi Datu Biha.

PROKAL.CO, Makam tua di depan Masjid Jami Sungai Banar Kecamatan Amuntai Selatan menjadi sengketa warga sekitar. Salah satu pihak mengklaim bahwa makam itu adalah makam milik Datu Kabul, sementara yang lain meyakini  makam Datu Biha. Kisruh yang sudah berlangsung lama ini berujung pada pembongkaran makam pada Minggu (1/10) tadi.

-------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

--------------------------------------------

Datu Biha ditengarai merupakan tokoh masyarakat dan ulama di sekitar wilayah Kampung Sungai Banar di zamannya. Datu Biha konon sangat aktif melakukan syiar agama dan perlawanan terhadap penjajah Belanda. Tak terima makam tokoh panutan kampung Sungai Banar itu diklaim sebagai Datu Kabul,  warga melakukan pembongkaran beton makam. 

Wartawan yang mendatangi lokasi tersebut Jumat (6/10) kemarin melihat kubah makam Datu Kabul termasuk fasilitas majelis yang berada di sekitar makam telah  porak-poranda. Alhasil makam yang dulunya ramai peziarah tersebut, kini kosong dan rusak.

Bahkan alkah atau beton semen diatas kubur berlapis marmer milik Datu Kabul sudah tidak ada, dan tergantikan oleh makam baru yang juga berlapis marmer bertuliskan Syekh Muhammad Nordin atau Datu Biha. "Kemarin masih Datu Kabul sekarang sudah menjadi Datu Biha. Apapun itu, kami hanya 

  Muhammad Herman pengurus makam tersebut menyampaikan, pihaknya memilih diam dan tidak mau melawan  aksi warga karena takut terjadi konflik. “Biarlah dulu, masalah ini tenang dan zuriat dari Syekh Abu Bakar berkonsultasi tentang masalah tersebut,” ucapnya yang menyayangkan  aksi perusakan tersebut. “Kan bisa Musyawarah dulu kan jauh lebih baik dan beretika," ucapnya pada Radar Banjarmasin, Jumat kemarin.

Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno SIK melalui Kasat Intelkam Iptu Cece Sudrajat pada Radar Banjarmasin mengatakan sesuai surat rekomendasi pembuktian kebenaran makam dari pihak zuriat Datu Biha yang diwakili Khairani, pihak yang meyakini makan Datu Kabul sebenarnya telah diberi waktu  untuk mengumpulkan bukti-bukti kebenaran garis keturunan Datu Kabul.

Pernyataan pencarian bukti yang dituntut oleh pihak Datu Biha kepada zuriat Datu Kabul  juga disaksikan oleh empat desa, yakni Ilir Masjid, Ujung Murung, Teluk Baru dan Jarang Kuantan. 

"Karena tuntutan  penggugat tak direspons, warga pun melakukan pembongkaran. Tak ada aksi anarkis dalam pembongkaran tersebut. Semua berjalan aman. Saat ini pihak Datu Biha yang merasa pemilik makam yang sah. Polisi hanya penengah saja," kata Cece singkat. (mar/yn/ran)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 16:58

Tak Ada Standar Harga

Pasar Kangen menjadi salah satu daya tarik gelaran Seni Tradisi yang digagas Taman Budaya Yogyakarta.…

Rabu, 18 Juli 2018 16:24

Kriya Ketupat Sungai Baru, Banjir Orderan, Berdayakan Single Parent

Kreativitas tak mengenal batas. Kain sisa pun dapat disulap menjadi karya. Ini dilakukan Elisa R Suryanah…

Selasa, 17 Juli 2018 13:36

Belajar Otodidak, Menangis Melihat Bulan Purnama

Tanggal 1 Desember mendatang, umurnya genap 10 tahun. Umar Ikhsan, menjadi satu-satunya anggota paling…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

Perkenalkan Seni Banua dengan Kritik Eksploitasi Lingkungan

Menampilkan seni tari, musik dan teater, Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel tampil di panggung sederhana…

Senin, 16 Juli 2018 14:46

Sisi Lain Raries Wijayanti, Pendiri Ikut Berbagi Community (IBC)

Kesadaran membantu sesama dimiliki Raries Wijayanti (28). Seorang Bidan di Puskesmas Pemurus Dalam.…

Senin, 16 Juli 2018 12:00

Mengunjungi Pengayuan, Kampung yang Warganya Hidup dari Kayu Galam

Di sisi kanan kiri Jln A Yani Km 26 Liang Anggang arah Pelaihari, banyak tumpukan dan olahan kayu galam…

Jumat, 13 Juli 2018 14:03

Membuat Olahan Bunga Berbahan Dasar Kain Jilbab

Bisnis crafting buket bunga kian berkembang di Banjarmasin. Tak melulu dari bunga segar atau olahan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:09

Zainul Kirom, Penjual Cappucino Cincau yang Berhasil Jadi Sarjana

Zainul Kirom. Mahasiswa Fakultas Pertanian. Mengambil Program Studi Agronomi Universitas Lambung Mangkurat…

Kamis, 12 Juli 2018 15:40

Melihat Bisnis Kerajinan Tangan Ibel Toys di Banjarmasin

Usaha kerajinan tangan boneka bukanlah ide bisnis populer. Di Banjarmasin, pengusahanya masih bisa dihitung…

Rabu, 11 Juli 2018 15:05

Cerita Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar di Banjarmasin

Sebelum menjadi yayasan, Rumah Kreatif dan Pintar dulunya komunitas biasa. Dibentuk oleh pemuda asli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .