MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:57
Kasus Sengketa Makam Ulama di HSU, Makam Dibongkar, Nama Diubah
DIBONGKAR: Makam sebelum dibongkar dan kemudian setelah dibongkar (kanan). Nama makam telah berganti menjadi Datu Biha.

PROKAL.CO, Makam tua di depan Masjid Jami Sungai Banar Kecamatan Amuntai Selatan menjadi sengketa warga sekitar. Salah satu pihak mengklaim bahwa makam itu adalah makam milik Datu Kabul, sementara yang lain meyakini  makam Datu Biha. Kisruh yang sudah berlangsung lama ini berujung pada pembongkaran makam pada Minggu (1/10) tadi.

-------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

--------------------------------------------

Datu Biha ditengarai merupakan tokoh masyarakat dan ulama di sekitar wilayah Kampung Sungai Banar di zamannya. Datu Biha konon sangat aktif melakukan syiar agama dan perlawanan terhadap penjajah Belanda. Tak terima makam tokoh panutan kampung Sungai Banar itu diklaim sebagai Datu Kabul,  warga melakukan pembongkaran beton makam. 

Wartawan yang mendatangi lokasi tersebut Jumat (6/10) kemarin melihat kubah makam Datu Kabul termasuk fasilitas majelis yang berada di sekitar makam telah  porak-poranda. Alhasil makam yang dulunya ramai peziarah tersebut, kini kosong dan rusak.

Bahkan alkah atau beton semen diatas kubur berlapis marmer milik Datu Kabul sudah tidak ada, dan tergantikan oleh makam baru yang juga berlapis marmer bertuliskan Syekh Muhammad Nordin atau Datu Biha. "Kemarin masih Datu Kabul sekarang sudah menjadi Datu Biha. Apapun itu, kami hanya 

  Muhammad Herman pengurus makam tersebut menyampaikan, pihaknya memilih diam dan tidak mau melawan  aksi warga karena takut terjadi konflik. “Biarlah dulu, masalah ini tenang dan zuriat dari Syekh Abu Bakar berkonsultasi tentang masalah tersebut,” ucapnya yang menyayangkan  aksi perusakan tersebut. “Kan bisa Musyawarah dulu kan jauh lebih baik dan beretika," ucapnya pada Radar Banjarmasin, Jumat kemarin.

Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno SIK melalui Kasat Intelkam Iptu Cece Sudrajat pada Radar Banjarmasin mengatakan sesuai surat rekomendasi pembuktian kebenaran makam dari pihak zuriat Datu Biha yang diwakili Khairani, pihak yang meyakini makan Datu Kabul sebenarnya telah diberi waktu  untuk mengumpulkan bukti-bukti kebenaran garis keturunan Datu Kabul.

Pernyataan pencarian bukti yang dituntut oleh pihak Datu Biha kepada zuriat Datu Kabul  juga disaksikan oleh empat desa, yakni Ilir Masjid, Ujung Murung, Teluk Baru dan Jarang Kuantan. 

"Karena tuntutan  penggugat tak direspons, warga pun melakukan pembongkaran. Tak ada aksi anarkis dalam pembongkaran tersebut. Semua berjalan aman. Saat ini pihak Datu Biha yang merasa pemilik makam yang sah. Polisi hanya penengah saja," kata Cece singkat. (mar/yn/ran)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 14:41

Derita Naufal, Anak Kaum Masjid yang Mengidap Kelenjar Getah Bening

Brahim (32) sudah terlihat berputus asa menyembuhkan anak bungsunya, Muhammad Naufal Al Azzam (1,5)…

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Jumat, 15 Desember 2017 14:46

Kisah Atlet Paralympic Balangan Berprestasi di Nasional dan Internasional

Atlet National Paralympic Committe (NPC) asal Kabupaten Balangan, menjadi buah bibir pada perhelatan…

Rabu, 13 Desember 2017 15:15

Melihat Kiprah Kelompok Dukungan Sebaya Pengidap HIV/AIDS

Bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), bercerita secara terbuka tentang penyakit yang dialaminya bukanlah…

Selasa, 12 Desember 2017 14:22

Pengalaman Danlanal TNI AL Banjarmasin Selama Mengikuti Kursus Militer di Inggris

Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Oky IZ Dipura bergabung dalam kursus NATO (Pakta…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:36

Aksi Bagi Nasi Bungkus dari Komunitas Sijum

Ada komunitas unik di Kota Amuntai. Para personelnya rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pagi.…

Jumat, 08 Desember 2017 18:37
Mereka Mantap jadi Pegulat (Bagian II, Habis)

Gulat Tak Sekadar Prestasi, Tapi juga Ladang Rezeki

Gulat tak hanya memenuhi harapan atlet muda yang perlu perbaikan rezeki. Namun, membuka pintu bagi atlet…

Kamis, 07 Desember 2017 16:27
Mereka Memilih jadi Pegulat (1)

Dibesarkan Loncat Indah, tapi Sukses di Gulat

Ina menoreh prestasi di loncat indah, tapi kemudian jenuh dan kepincut gulat. Sedangkan Adam harus memberontak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .