MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:00
Tilap Uang Buruh, Muzakir Divonis Dua Tahun
BANDING: Muzakir Fahmi dalam persidangan Jumat (6/10) kemarin.

PROKAL.CO, KOTABARU - Puluhan buruh memadati ruangan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kotabaru, Jumat (6/10) pagi kemarin. Para pekerja dari Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Bahari itu penasaran terkait sidang putusan Direktur PT Karya Insan Mandiri (KIM), Muzakir Fahmi. Muzakir terjerat dalam kasus penggelapan dengan pemberatan terhadap uang milik para buruh.

Kasus ini bermula saat PT KIM mendapat proyek dari PT Kalimantan Energi Lestari (KEL) untuk bongkar muat batubara di Pelabuhan Tanjung Sabau Kecamatan Sampanahan pada tahun 2014. PT KIM kemudian melakukan kerjasama yang tertuang dalam SKAB (Surat Keterangan Asal Barang) dengan Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kotabaru. "Salah satu item kerjasama adalah PT KIM memberikan kompensasi Rp628 per metrik ton kepada APBMI," ungkap Ketua TKBM Karya Bahari Gt Masransyah.

Bongkar muat di laut menggunakan floating crane dengan pekerja sebanyak lima orang. Awalnya pembayaran lancar untuk 34 buah kapal. Namun di November 2014 Fahmi tidak membayar sisa kompensasi 17 buah kapal senilai lebih Rp800 juta. Koperasi pun protes, namun Fahmi tetap tidak membayar. Akhirnya pada tahun 2016 tadi, koperasi melapor ke Polres Kotabaru. Fahmi menjadi tersangka dan kasusnya disidang di PN Kotabaru hingga final pada Jumat kemarin.

Pengacara TKBM Tri Warman menanggapi, PT KIM berada di bawah naungan APBMI Kotabaru. Dan SKAB kerja sama antara PT KIM, Koperasi TKBM Karya Bahari itu sifatnya sah dan disaksikan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kotabaru. Hal ini dibenarkan Ketua APBMI Kotabaru, Sutarto kepada Radar Banjarmasin. "Benar itu. Kerja samanya sah. Kami koordinasi terus dengan Syahbandar," ujarnya.

Persidangan sendiri dimulai pukul 09.00. Para buruh TKBM Karya Bahari satu-satu memasuki ruang sidang yang sempit itu. Banyak juga buruh di luar, karena tidak kebagian tempat.

Sidang dipimpin Hakim Ketua, Darmanto. Pada pembacaan keputusan sempat dibacakan kalau Muzakir Fahmi mengaku telah menggunakan dana Rp800 juta untuk keperluan pribadi, salah satunya menyumbang kepada panti anak yatim. Pengakuan Fahmi itu masuk dalam pertimbangan meringankan.

"Astagfirullah.... " sahut buruh dengan nada kecewa. Buruh lain pun mulai kasak-kusuk. Darmanto lantas meminta mereka tenang.

Kemudian hakim membacakan juga pertimbangan memberatkan. Yakni Fahmi sudah pernah dipidana. Dari informasi yang dihimpun, Muzakir Fahmi pernah menjabat Dirut BUMD Kotabaru PT MUPS, saat itu dia didakwa dengan tindak korupsi dan divonis dua tahun penjara.

Di akhir putusan, dibacakan kalau Fahmi terbukti melakukan pidana sebagaimana pasal 374 KUHP tindak penggelapan dengan pemberatan. Fahmi divonis dua tahun penjara.

Kepada awak media, pada buruh dan pengacara memberikan keterangan. Meski tidak memuaskan, mereka mengaku menerima putusan itu. Dan mereka bersyukur putusan hakim tidak berubah dari tuntutan jaksa. Walau pengacara Tri Wahyudi Warman menilai tuntutan jaksa sangat rendah.

Fahmi sendiri menyatakan banding. Dalam keterangannya kepada Radar Banjarmasin, Fahmi mengaku tidak membayar karena dia menilai itu sifatnya pungli. Alasannya para buruh tidak bekerja. "Kasus serupa di Sumatera juga ada dan itu pemerasan," ujarnya menambahkan. Dia mengakui memakai uang itu karena merasa itu haknya. "Kan saya yang bekerja," aku Dirut sekaligus Bendahara PT KIM ini. (zal/yn/ran)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:54
BREAKING NEWS

Waduhh...! Gara-gara Truk ini Handil Bakti Macet Panjang

BANJARMASIN -Pengendara yang melintas di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti, dibuat gusar.  Penyebabnya…

Jumat, 21 September 2018 08:54

Diduga Cabuli Bocah 9 Tahun, Kai Anggut: Saya Cuma Mengelus Saja

BANJARMASIN - Muhammad biasa disapa Kai Anggut, wajahnya sudah keriput. Begitu pula kulitnya. Janggut…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Dibakar Api Cemburu, Pria ini Tarik Rambut Pacarnya Hingga Tercabut

BANJARMASIN - Fariz Landang alias Farid (30) gusar. Warga Jalan Kelayan B Kompleks H Arpan RT 07 Banjarmasin…

Jumat, 21 September 2018 08:44

Jatuh dari Sepeda, Bocah 4 Tahun Tewas Terlindas Pikap

KANDANGAN – Nasib tragis dialami seorang bocah, Syamsuri Ahmad (4,5). Ia tewas mengenaskan setelah…

Jumat, 21 September 2018 08:39

Gelar Razia Roda Dua di Samsat II Kayu Tangi, Puluhan Pemotor Terjaring

BANJARMASIN - Personel Satlantas Polresta Banjarmasin menggelar razia kendaraan roda dua, Kamis (20/9)…

Rabu, 19 September 2018 12:40

Lapas Kelebihan Kapasitas, Dewan: Pisahkan Bandar Narkoba dan Pengguna

BANJARMASIN - Persoalan kelebihan kapasitas di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) tak kunjung bisa diselesaikan.…

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…

Selasa, 18 September 2018 10:53

Ibnu Minta Satpol PP Back Up BNN Berantas Narkoba

SATUAN polisi pamong praja dituntut untuk membantu aparat. Apakah itu kepolisian atau BNN (Badan Narkotika…

Selasa, 18 September 2018 10:08

Pencari Barang Bekas Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Bibir Pantai

PELAIHARI - Tak Disangka, berniat ingin mencari barang bekas di sekitar bibir pantai, Jamal alias Rambo…

Selasa, 18 September 2018 09:58

Hery Sasmita Peluk Erat H Jainuri Saat Pemeriksaan

MARABAHAN - Pengadilan Negeri Marabahan menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) kasus pemukulan yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .