MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:00
Tilap Uang Buruh, Muzakir Divonis Dua Tahun
BANDING: Muzakir Fahmi dalam persidangan Jumat (6/10) kemarin.

PROKAL.CO, KOTABARU - Puluhan buruh memadati ruangan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kotabaru, Jumat (6/10) pagi kemarin. Para pekerja dari Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Bahari itu penasaran terkait sidang putusan Direktur PT Karya Insan Mandiri (KIM), Muzakir Fahmi. Muzakir terjerat dalam kasus penggelapan dengan pemberatan terhadap uang milik para buruh.

Kasus ini bermula saat PT KIM mendapat proyek dari PT Kalimantan Energi Lestari (KEL) untuk bongkar muat batubara di Pelabuhan Tanjung Sabau Kecamatan Sampanahan pada tahun 2014. PT KIM kemudian melakukan kerjasama yang tertuang dalam SKAB (Surat Keterangan Asal Barang) dengan Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kotabaru. "Salah satu item kerjasama adalah PT KIM memberikan kompensasi Rp628 per metrik ton kepada APBMI," ungkap Ketua TKBM Karya Bahari Gt Masransyah.

Bongkar muat di laut menggunakan floating crane dengan pekerja sebanyak lima orang. Awalnya pembayaran lancar untuk 34 buah kapal. Namun di November 2014 Fahmi tidak membayar sisa kompensasi 17 buah kapal senilai lebih Rp800 juta. Koperasi pun protes, namun Fahmi tetap tidak membayar. Akhirnya pada tahun 2016 tadi, koperasi melapor ke Polres Kotabaru. Fahmi menjadi tersangka dan kasusnya disidang di PN Kotabaru hingga final pada Jumat kemarin.

Pengacara TKBM Tri Warman menanggapi, PT KIM berada di bawah naungan APBMI Kotabaru. Dan SKAB kerja sama antara PT KIM, Koperasi TKBM Karya Bahari itu sifatnya sah dan disaksikan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kotabaru. Hal ini dibenarkan Ketua APBMI Kotabaru, Sutarto kepada Radar Banjarmasin. "Benar itu. Kerja samanya sah. Kami koordinasi terus dengan Syahbandar," ujarnya.

Persidangan sendiri dimulai pukul 09.00. Para buruh TKBM Karya Bahari satu-satu memasuki ruang sidang yang sempit itu. Banyak juga buruh di luar, karena tidak kebagian tempat.

Sidang dipimpin Hakim Ketua, Darmanto. Pada pembacaan keputusan sempat dibacakan kalau Muzakir Fahmi mengaku telah menggunakan dana Rp800 juta untuk keperluan pribadi, salah satunya menyumbang kepada panti anak yatim. Pengakuan Fahmi itu masuk dalam pertimbangan meringankan.

"Astagfirullah.... " sahut buruh dengan nada kecewa. Buruh lain pun mulai kasak-kusuk. Darmanto lantas meminta mereka tenang.

Kemudian hakim membacakan juga pertimbangan memberatkan. Yakni Fahmi sudah pernah dipidana. Dari informasi yang dihimpun, Muzakir Fahmi pernah menjabat Dirut BUMD Kotabaru PT MUPS, saat itu dia didakwa dengan tindak korupsi dan divonis dua tahun penjara.

Di akhir putusan, dibacakan kalau Fahmi terbukti melakukan pidana sebagaimana pasal 374 KUHP tindak penggelapan dengan pemberatan. Fahmi divonis dua tahun penjara.

Kepada awak media, pada buruh dan pengacara memberikan keterangan. Meski tidak memuaskan, mereka mengaku menerima putusan itu. Dan mereka bersyukur putusan hakim tidak berubah dari tuntutan jaksa. Walau pengacara Tri Wahyudi Warman menilai tuntutan jaksa sangat rendah.

Fahmi sendiri menyatakan banding. Dalam keterangannya kepada Radar Banjarmasin, Fahmi mengaku tidak membayar karena dia menilai itu sifatnya pungli. Alasannya para buruh tidak bekerja. "Kasus serupa di Sumatera juga ada dan itu pemerasan," ujarnya menambahkan. Dia mengakui memakai uang itu karena merasa itu haknya. "Kan saya yang bekerja," aku Dirut sekaligus Bendahara PT KIM ini. (zal/yn/ran)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 13:40

Temuan Bayi Beralaskan Sejadah, Kapolsek: Kami Akan Cari Orang Tuanya

BANJARBARU - Warga digegerkan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping jembatan Jalan Transpol, Komplek…

Senin, 23 Oktober 2017 11:36

Dua Pengedar Zenith Asal Binuang Tak Berkutik

RANTAU - Selain berprofesi sebagai montir sepeda motor,  ternyata Maslan (29) juga nyambi sebagai…

Senin, 23 Oktober 2017 11:34

Asik Nonton Bola, Fahriadi Pelaku Penganiayaan Diciduk Aparat

KANDANGAN – Setelah diburu sekitar satu tahun, Idi Fahriadi (33), pelaku penganiayaan Rendi…

Minggu, 22 Oktober 2017 15:58

DUUAARRR...! Kapal Dagang di Amuntai Meledak dan Terbakar

AMUNTAI - Kesunyian Desa Bitin Kecamatan Danau Panggang Minggu (22/10) sekitar pukul 06:30 wita,…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:42

Adu Banteng Tiga Pria Temui Ajal di Muara Tapus

AMUNTAI - Jalan Brigjend Hasan Basri yang merupakan jalan trans kalimantan di Kabupaten Hulu Sungai…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:34

Ketua RT di Kotabaru Disangkur Oknum Satpol

KOTABARU – Menjadi Ketua RT di daerah tertentu kadang bertaruh nyawa. Seperti dialami Zamzanie,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:08

Laporan Masyarakat, Pengepul Togel di HSS Diringkus

KANDANGAN – Bukannya memperbanyak amal ibadah di usianya 51 tahun, Kaspul Anwar malah menjadi pengepul…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:03

Enam Orang Pemilik Sabu dan Ineks itu Resmi Tersangka

BANJARMASIN-Enam tersangka kasus kepemilikan sabu-sabu yang diungkap anggota Buser Polsekta Banjarmasin…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:21

28 Napi Banjarmasin Dipindahkan ke Surabaya

BANJARMASIN – Sebanyak 28 Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin dipindahkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:37

Tangkapan Besar, Jaringan Pengedar Sabu Dibongkar

BANJARMASIN - Anggota Buser Polsekta Banjarmasin Timur berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .