MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 08 Oktober 2017 14:45
Atlet Kotabaru yang Sempat Disulitkan Penganggaran; Kini Cair, Bingung Gunakan Dana Sumbangan
BERUJUNG MANIS: Atlet Kotabaru saat mengumpulkan sumbangan ke Porprov beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Masih ingat dengan demo atlet Kotabaru terkait anggaran keberangkatan ke Tabalong? Saat itu mereka terancam tidak bisa ikut tanding. Kini mereka sudah berada di Tabalong, setelah ada kejelasan anggaran di APBDP 2017 tadi.

-----------------------------------

Sekretaris KONI Kotabaru, Rony Syafriansyah, kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (7/10) kemarin mengatakan, sudah tidak ada kendala untuk keberangkatan para atlet. Total ada 429 atlet yang berlaga untuk 29 Cabor. Kemudian pelatih dan ofisial sebanyak 71 orang. Dan panitia kontingen sebanyak 50 orang. Sehingga jumlah seluruh kontingen Kotabaru sebanyak 550 orang. 

Mereka dilepas secara resmi oleh Wabup Kotabaru Ir H Burhanudin pada 2 Oktober tadi. Sebelum pelepasan sudah ada dua Cabor berangkat, gulat dan sepakbola. Karena jadwal dua laga itu memang di bulan September. "Sekarang total atlet, pelatih dan ofisial yang ada di Tabalong ada 442 orang. Nanti tanggal 10 Oktober menyusuk untuk kempo sebanyak 18 kontingen," jelasnya.

Sementara ini kata Roni, transportasi keberangkatan atlet, makan, penginapan ditanggung oleh dana Porprov melalui Dispora Kotabaru. "Cuma kami gak tahu detailnya. Itu ada sama Dispora," paparnya.
Tim kesehatan juga sudah standby di Tabalong. Totalnya ada 18 orang dipimpin oleh Dr HM Fakhrudin SAns.

"Untuk sementara semua lancar saja. Kami berusaha bisa meraih lima besar," tambahnya.
Nah bagaimana dengan uang sumbangan warga Kotabaru? Roni menjelaskan, uang senilai Rp17 juta lebih itu masih disimpan. Nanti semua Cabor akan rapat, untuk mencari keputusan bersama terkait penggunaan dana sumbangan warga.

Pelatih panjat tebing, Ancah, membenarkan semua proses keberangkatan lancar. Mereka menginap di rumah warga yang disewa. "Makan, dan semuanya oke aja. Makan kami pakai sistem katering," jelasnya.
Ditanya soal uang saku, Ancah mengatakan para atlet dan pelatih dapat. Namun dia mengaku belum menerima dan belum tahu berapa nominalnya.

"Ada sih saya dengar. Cuma belum tahu berapa. Ini masih fokus saja dulu mempersiapkan atlet tanding," kata Ancah.

Manajer Panjat Tebing, Azizah, menjelaskan. Dana keberangkatan dan menginap dipanjarkan oleh Dispora. "Nanti kami bikin pertanggungjawaban. Karena semua pakai sistem SPPD," jelasnya.

Soal uang saku dia mengatakan atlet dan pelatih dapat. "Tapi belum tahu juga berapa nominalnya. Tapi pasti dapat. Dan angkanya pasti sama semua atlet," kata Azizah. Sayang Kadispora Kotabaru, Taufik Rivani, belum memberikan keterangan.

Mengingatkan, para atlet Kotabaru sempat terancam batal ikut ke Porprov X Tabalong karena dana keberangkatan kurang. Pemkab Kotabaru mengalokasikan pendanaan melalui APBD Murni dan APBDP 2017. Sayang pengesahan APBDP 2017 mengalami kelambatan sehingga membuat gamang para atlet dan KONI Kotabaru.

Para atlet sempat menggelar demo beberapa kali. Mereka juga menggalang sumbangan di jalanan. Bahkan puncaknya menyegel kantor bupati. Akhirnya pada tanggal 25 September 2017 tadi, APBDP 2017 disahkan. Namun karena waktu mepet, maka pengadaan alat atlet tidak bisa maksimal. Dampaknya, Cabor Drum Band tidak jadi berangkat, karena alat mereka belum lengkap. (zal/yn/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…

Senin, 14 Mei 2018 15:15

Cerita Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis Mendirikan Pondok Pesantren Zaadul Muttaqiin

Saat ini, pondok pesantren mulai digandrungi anak muda putra dan putri. Pondok pesantren (ponpes) mulai…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Sabtu, 12 Mei 2018 14:14

Menengok Kehidupan di Ponpes Dalam Pagar Kandangan

Santri; terpisah dari keluarga, belajar agama atau menghafal ayat-ayat suci Alquran. Kalau dibayangan…

Jumat, 11 Mei 2018 16:00

Kala Petani Keluhkan Sawah Mereka yang Mengering karena Irigasi Berubah Fungsi

Kejadian yang cukup langka  terjadi di Kampung Handil Buluan, Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai…

Jumat, 11 Mei 2018 15:56

Kisah Purnawirawan TNI yang Menjadi Relawan Penyeberangan Pejalan Kaki

Kopral Effendie sedang menyeberangkan pejalan kaki. Truk tentara melintas. Sejenak dia terdiam. Tangan…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .