MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 08 Oktober 2017 14:45
Atlet Kotabaru yang Sempat Disulitkan Penganggaran; Kini Cair, Bingung Gunakan Dana Sumbangan
BERUJUNG MANIS: Atlet Kotabaru saat mengumpulkan sumbangan ke Porprov beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Masih ingat dengan demo atlet Kotabaru terkait anggaran keberangkatan ke Tabalong? Saat itu mereka terancam tidak bisa ikut tanding. Kini mereka sudah berada di Tabalong, setelah ada kejelasan anggaran di APBDP 2017 tadi.

-----------------------------------

Sekretaris KONI Kotabaru, Rony Syafriansyah, kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (7/10) kemarin mengatakan, sudah tidak ada kendala untuk keberangkatan para atlet. Total ada 429 atlet yang berlaga untuk 29 Cabor. Kemudian pelatih dan ofisial sebanyak 71 orang. Dan panitia kontingen sebanyak 50 orang. Sehingga jumlah seluruh kontingen Kotabaru sebanyak 550 orang. 

Mereka dilepas secara resmi oleh Wabup Kotabaru Ir H Burhanudin pada 2 Oktober tadi. Sebelum pelepasan sudah ada dua Cabor berangkat, gulat dan sepakbola. Karena jadwal dua laga itu memang di bulan September. "Sekarang total atlet, pelatih dan ofisial yang ada di Tabalong ada 442 orang. Nanti tanggal 10 Oktober menyusuk untuk kempo sebanyak 18 kontingen," jelasnya.

Sementara ini kata Roni, transportasi keberangkatan atlet, makan, penginapan ditanggung oleh dana Porprov melalui Dispora Kotabaru. "Cuma kami gak tahu detailnya. Itu ada sama Dispora," paparnya.
Tim kesehatan juga sudah standby di Tabalong. Totalnya ada 18 orang dipimpin oleh Dr HM Fakhrudin SAns.

"Untuk sementara semua lancar saja. Kami berusaha bisa meraih lima besar," tambahnya.
Nah bagaimana dengan uang sumbangan warga Kotabaru? Roni menjelaskan, uang senilai Rp17 juta lebih itu masih disimpan. Nanti semua Cabor akan rapat, untuk mencari keputusan bersama terkait penggunaan dana sumbangan warga.

Pelatih panjat tebing, Ancah, membenarkan semua proses keberangkatan lancar. Mereka menginap di rumah warga yang disewa. "Makan, dan semuanya oke aja. Makan kami pakai sistem katering," jelasnya.
Ditanya soal uang saku, Ancah mengatakan para atlet dan pelatih dapat. Namun dia mengaku belum menerima dan belum tahu berapa nominalnya.

"Ada sih saya dengar. Cuma belum tahu berapa. Ini masih fokus saja dulu mempersiapkan atlet tanding," kata Ancah.

Manajer Panjat Tebing, Azizah, menjelaskan. Dana keberangkatan dan menginap dipanjarkan oleh Dispora. "Nanti kami bikin pertanggungjawaban. Karena semua pakai sistem SPPD," jelasnya.

Soal uang saku dia mengatakan atlet dan pelatih dapat. "Tapi belum tahu juga berapa nominalnya. Tapi pasti dapat. Dan angkanya pasti sama semua atlet," kata Azizah. Sayang Kadispora Kotabaru, Taufik Rivani, belum memberikan keterangan.

Mengingatkan, para atlet Kotabaru sempat terancam batal ikut ke Porprov X Tabalong karena dana keberangkatan kurang. Pemkab Kotabaru mengalokasikan pendanaan melalui APBD Murni dan APBDP 2017. Sayang pengesahan APBDP 2017 mengalami kelambatan sehingga membuat gamang para atlet dan KONI Kotabaru.

Para atlet sempat menggelar demo beberapa kali. Mereka juga menggalang sumbangan di jalanan. Bahkan puncaknya menyegel kantor bupati. Akhirnya pada tanggal 25 September 2017 tadi, APBDP 2017 disahkan. Namun karena waktu mepet, maka pengadaan alat atlet tidak bisa maksimal. Dampaknya, Cabor Drum Band tidak jadi berangkat, karena alat mereka belum lengkap. (zal/yn/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:31
Feature

Menyimak Sisi Lucu dan Rahasia dari Database Pengaduan Kasus KPK

Per tahun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) rata-rata menerima enam ribu aduan kasus. Setengahnya tak…

Senin, 09 Oktober 2017 14:47

Kala Warga Berjuang Selamatkan Bekantan yang Terjebak di Pohon

Seekor Bekantan (Nasalis Larvatus) terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Keluarahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .