MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 09 Oktober 2017 14:34
Ulah Penambangan, Kawasan Hutan Lindung Sultan Adam Jadi Rusak
RUSAK: Kondisi kerusakan hutan yang terjadi akibat adanya aktivitas penambangan.

PROKAL.CO, PELAIHARI – Aktivitas penambangan emas di Kawasan Hutan Lindung Sultan Adam Wilayah Riam Adungan RT 6 Kilometer 29 Kecamatan Kintap kian menjadi-jadi. Terlihat dari banyak gubuk-gubuk milik penambang bertumbuhan di tempat tersebut.

Dari pemantauan di lapangan, akhir pekan tadi, gubuk yang berdiri di sekitar lokasi tambang tersebut untuk bermalam dan juga sebagai tempat untuk memasak serta beristirahat.

Tentu saja kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Dampaknya terlalu besar karena limbah logam jenis merkuri dari aktivitas tambang emas sulit ditoleransi lingkungan. Apalagi kini aktivitas penambang mulai memasuki kawasan hutan lindung Tahura Sultan Adam. Sehingga, pohon-pohon yang berusia puluhan tahun bertumbangan, ditebangi untuk memudah penambang melakukan aktivitasnya. "Mereka ini sudah cukup lama di sini," cerita salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Cerita sukses para penambang yang berhasil memperoleh pendapatan besar malah menarik perhatian penambang lain untuk melakukan aktivitas di sini.  "Ini sudah semakin bertambah, bahkan banyak juga yang datang dari luar wilayah Desa ini," ungkapnya.

Dirinya berharap Pemerintah segera mengambil tindakan dan mencegah aktivitas itu, agar pencemaran dan kerusakan hutan lindung dapat diminimalisasi.

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala Ir Riyadi MA Cd saat ditemui Radar Banjarmasin mengatakan, pihaknya akan segera bersikap terkait laporan adanya aktivitas penambangan emas ilegal, bahkan berada di kawasan Kawasan Tahura Sultan Adam di Desa Riam Adungan RT 6 Kilometer 29. "Akan kami sikapi informasi ini dengan melakukan koordinasi pihak camat, dan Kepala Desa setempat," jelasnya.

Riyadi juga akan berkoordinasi dengan peneliti bank dunia, karena sebelumnya sudah melakukan penelitian bahaya merkuri terhadap aktivitas penambangan emas di Kecamatan Bajuin. "Kecamatan Bajuin sudah, nanti akan kami datangi lagi di Riam Adungan itu," tegasnya.

Apalagi penelitian Bank Dunia ini menunjuk Kalsel sebagai pilot project. Dengan ada informasinya ini peneliti kandungan merkuri dan pencemaran logam akan diarahkan menuju ke ujung Kecamatan di Tala ini. "Kami melakukan ini supaya tidak terjadi seperti Bajuin membawa korban," ungkapnya.

Biaya penelitian kandungan merkuri ini dibiayai sepenuhnya Bank Dunia.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel di Pelaihari, Ahmad Rafiki mengatakan, berdasarkan Undang-undang 23 tentang kehutanan, KPH Tala hanya unit pelaksana dari Dinas Provinsi Kalsel. Dinas Kehutanan Provinsi lah yang membawahi UPT dan Balai.

Untuk kawasan Tahura Sultan Adam sendiri, sudah ada yang bertanggungjawab terhadap kawasan ini. "Kawasan Tahura Sultan Adam berkantor di Banjarbaru," terangnya.

Namun demikian, secara umum pihaknya menyayangkan adanya aktivitas penebangan kayu secara ilegal di area kawasan hutan lindung atau produksi di kawasan Tahura Sultan Adam. "Jika itu masuk areal hutan produksi, maka masyarakat kelompok tani akan diarahkan pada kegiatan perhutanan sosial," tutupnya. (ard/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 13:34

Pilkada Empat Kabupaten di Kalsel, Golkar Pilih Pertahana

BANJARMASIN – Menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) di empat kabupaten tahun 2018 mendatang,…

Senin, 23 Oktober 2017 13:30

Sahbirin: Kader Golkar Tak Boleh Minta Proyek Macam-Macam

BANJARMASIN – Penangkapan mantan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali harus dijadikan pelajaran…

Senin, 23 Oktober 2017 12:08

800 Penghapal Alquran Rumah Tahfidz se-Kalsel Diwisuda

BANJARBARU - Sebanyak 800 penghapal Alquran dari berbagai rumah tahfidz yang tersebar di Kalsel Minggu…

Senin, 23 Oktober 2017 12:03

Sedikit Lagi, Jalan ke Sungai Gampa Nyaris Rampung

BANJARMASIN – Perintisan jalan di Jalan Sungai Gampa RT 22, RW 05, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:57

Ayo ke Disdukcapil Banjarmasin, 6 Ribu Blangko E-KTP Sudah Datang

BANJARMASIN – Percetakan KTP-el kembali bisa dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Senin, 23 Oktober 2017 09:31

Pemkab Batola Gelar Peringatan Wafatnya Pahlawan Pangeran Antasari

MARABAHAN - Pangeran Antasari selain dikenal sebagai sosok yang berani, gigih, dan ahli strategi perang…

Senin, 23 Oktober 2017 09:24

Kadis Kesehatan Tanbu: Begini Deteksi Dini Penyakit Malaria

BATULICIN - Dinkes Tanbu bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit…

Senin, 23 Oktober 2017 09:17

Resmikan Asrama Ponpes Azzikra DDI Tanbu

BATULICIN - Yayasan DDI (Darud Da’wah Wal Irsyad) Tanah Bumbu menggelar Milad Ponpes Azzikra…

Senin, 23 Oktober 2017 09:13
Kabar Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Lantik 50 Kepala Desa

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming melantik dan mengambil sumpah 50 kepala desa terpilih hasil…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .