MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 09 Oktober 2017 14:47
Kala Warga Berjuang Selamatkan Bekantan yang Terjebak di Pohon

Tegang Menunggu Tim Penyelamat, Kondisi Terus Melemah

LEMAH: Bekantan yang ditemukan terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin, Minggu (8/10) pagi.

PROKAL.CO, Seekor Bekantan (Nasalis Larvatus) terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Keluarahan Sugai Andai Banjarmasin. Kenapa binatang langka yang dilindungi itu berada di rumah warga?

----

 

Monyet berhidung panjang itu ditemukan tak sengaja oleh beberapa warga yang berniat berburu burung di kawasan Trantang Kabupaten Batola, Minggu (8/10) pagi.
Penuturan salah seorang saksi menyebut, bekantan nahas ini terjepit disela-sela pohon dan sudah tak berdaya. “Ketika kami temukan, kondisinya sudah sangat lemah dan tak bisa bergerak lagi,” tutur Hakim.

Perburuan burung pun mereka batalkan. Menggunakan jukung (perahu kecil) mereka balik arah demi melakukan evakuasi. Dari kondisi fisik, sangat terlihat bekantan nahas ini sudah jauh berbeda dari bekantan yang sehat. Perutnya terlihat kurus tanda kurang asupan makanan. “Kami kira hanya monyet biasa. Tapi setelah kami dekati, ternyata monyet berhidung panjang atau bekantan,” katanya.


Mereka sendiri kebingungan untuk mengobati. Untungnya ada salah satu warga sekitar yang memiliki rekan dengan Tim Bekantan Wild Life Rescue Center. Waktu kian berlalu dan kondisi bekantan semakin menurun. Menunggu tim ini datang, bekantan semakin melemah. Meski sempat diberi warga minuman dan pisang untuk menyelamatkan nyawanya. Namun, tetap tak menunjukkan tanda-tanda membaik.


Setelah lama ditunggu, Tim Bekantan Wild Life Rescue Center akhirnya sampai juga. Begitu melihat kondisi bekantan ini, mereka sudah tak yakin dengan kepulihannya. Pasalnya, jika berkaca dari pengalaman seperti ini, sangat jarang bisa diselamatkan.

Ketua Tim Bekantan Wild Life Rescue Center, Fery Husein yang langsung datang ke lokasi menyebut, dari lima kasus yang pernah ditemui, hanya dua yang bisa dipulihkan. “Itu pun, ketika ditemukan kondisinya tak lemah seperti ini,” tutur Fery sembari menyebut bekantan ini berjenis kelamin laki-laki yang berusia sekitar 12 tahun.

Diterangkannya, bekantan ini mengalami dehidrasi dan tak lagi merespons dengan makanan. Padahal sebutnya, bekantan jantan memiliki perut yang buncit. “Sedangkan bekantan ini perutnya sangat kurus,” terangnya.

Lebih jauh dia memaparkan, bekantan jantan berusia tua sangat rentan dengan kejadian ini. Terlebih makin berkurangnya ketersediaan makanan di area tempat tinggal mereka. “Pejantan berusia tua biasanya dominan memisahkan diri, namun ketika tak banyaknya makanan yang tersedia, dia pun kesulitan bertahan hidup,” paparnya.

Pihaknya sendiri sempat memberikan asupan vitamin ke mulut bekantan, namun, tetap saja kondisinya tak berdaya. Bahkan, ketika sebelumnya masih bisa duduk bersandar. Bekantan nahas ini merebahkan diri tanda kondisinya terus lemah. “Kasihan, dia (bekantan) sedang merenggang nyawa. Tinggal mukjizat Allah saja lagi,” tuturnya. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…

Senin, 14 Mei 2018 15:15

Cerita Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis Mendirikan Pondok Pesantren Zaadul Muttaqiin

Saat ini, pondok pesantren mulai digandrungi anak muda putra dan putri. Pondok pesantren (ponpes) mulai…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Sabtu, 12 Mei 2018 14:14

Menengok Kehidupan di Ponpes Dalam Pagar Kandangan

Santri; terpisah dari keluarga, belajar agama atau menghafal ayat-ayat suci Alquran. Kalau dibayangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .