MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 09 Oktober 2017 14:47
Kala Warga Berjuang Selamatkan Bekantan yang Terjebak di Pohon

Tegang Menunggu Tim Penyelamat, Kondisi Terus Melemah

LEMAH: Bekantan yang ditemukan terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin, Minggu (8/10) pagi.

PROKAL.CO, Seekor Bekantan (Nasalis Larvatus) terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Keluarahan Sugai Andai Banjarmasin. Kenapa binatang langka yang dilindungi itu berada di rumah warga?

----

 

Monyet berhidung panjang itu ditemukan tak sengaja oleh beberapa warga yang berniat berburu burung di kawasan Trantang Kabupaten Batola, Minggu (8/10) pagi.
Penuturan salah seorang saksi menyebut, bekantan nahas ini terjepit disela-sela pohon dan sudah tak berdaya. “Ketika kami temukan, kondisinya sudah sangat lemah dan tak bisa bergerak lagi,” tutur Hakim.

Perburuan burung pun mereka batalkan. Menggunakan jukung (perahu kecil) mereka balik arah demi melakukan evakuasi. Dari kondisi fisik, sangat terlihat bekantan nahas ini sudah jauh berbeda dari bekantan yang sehat. Perutnya terlihat kurus tanda kurang asupan makanan. “Kami kira hanya monyet biasa. Tapi setelah kami dekati, ternyata monyet berhidung panjang atau bekantan,” katanya.


Mereka sendiri kebingungan untuk mengobati. Untungnya ada salah satu warga sekitar yang memiliki rekan dengan Tim Bekantan Wild Life Rescue Center. Waktu kian berlalu dan kondisi bekantan semakin menurun. Menunggu tim ini datang, bekantan semakin melemah. Meski sempat diberi warga minuman dan pisang untuk menyelamatkan nyawanya. Namun, tetap tak menunjukkan tanda-tanda membaik.


Setelah lama ditunggu, Tim Bekantan Wild Life Rescue Center akhirnya sampai juga. Begitu melihat kondisi bekantan ini, mereka sudah tak yakin dengan kepulihannya. Pasalnya, jika berkaca dari pengalaman seperti ini, sangat jarang bisa diselamatkan.

Ketua Tim Bekantan Wild Life Rescue Center, Fery Husein yang langsung datang ke lokasi menyebut, dari lima kasus yang pernah ditemui, hanya dua yang bisa dipulihkan. “Itu pun, ketika ditemukan kondisinya tak lemah seperti ini,” tutur Fery sembari menyebut bekantan ini berjenis kelamin laki-laki yang berusia sekitar 12 tahun.

Diterangkannya, bekantan ini mengalami dehidrasi dan tak lagi merespons dengan makanan. Padahal sebutnya, bekantan jantan memiliki perut yang buncit. “Sedangkan bekantan ini perutnya sangat kurus,” terangnya.

Lebih jauh dia memaparkan, bekantan jantan berusia tua sangat rentan dengan kejadian ini. Terlebih makin berkurangnya ketersediaan makanan di area tempat tinggal mereka. “Pejantan berusia tua biasanya dominan memisahkan diri, namun ketika tak banyaknya makanan yang tersedia, dia pun kesulitan bertahan hidup,” paparnya.

Pihaknya sendiri sempat memberikan asupan vitamin ke mulut bekantan, namun, tetap saja kondisinya tak berdaya. Bahkan, ketika sebelumnya masih bisa duduk bersandar. Bekantan nahas ini merebahkan diri tanda kondisinya terus lemah. “Kasihan, dia (bekantan) sedang merenggang nyawa. Tinggal mukjizat Allah saja lagi,” tuturnya. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…

Senin, 27 Agustus 2018 11:20

Melihat Eksistensi Komunitas MGR Pasca Ganti Presiden

Meski telah ditinggalkan presiden sekaligus pendirinya Fitri Zamzam, yang telah berpulang pada November…

Senin, 27 Agustus 2018 10:48

Avani, Pemain Biola yang Raih Penghargaan di Asian Pasific Arts Festival

Berawal dari rasa penasaran terhadap instrumen musik, Avani Galuh Zaneta terjun menggeluti alat gesek…

Sabtu, 25 Agustus 2018 12:40

Serba-Serbi Festival Budaya Pasar Terapung 2018

Rakyat Indonesia menamainya Serabi. Orang Banjar menyebutnya Apam Batil. Namanya mungkin terdengar tidak…

Jumat, 24 Agustus 2018 14:24

BAKAL CANTIK..!! Bantaran Sungai Martapura akan Ditata

MARTAPURA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar membangun Talud di Sisi kiri dan kanan Jembatan…

Jumat, 24 Agustus 2018 11:08

Disodori Buku Berbahasa Inggris, Incar Generasi milenial

Indonesia punya Najwa Shihab. Kalsel punya Eka Chandra Dewi. Dua-duanya punya kesamaan: dinobatkan menjadi…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:55

Kisah Subur, Raja Pengamen di Pasar Lama

Jangan pandang remeh pengamen jalanan. Di balik penampilan dekil dan lusuh, tidak sedikit yang menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .