MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 10 Oktober 2017 11:31
Feature
Menyimak Sisi Lucu dan Rahasia dari Database Pengaduan Kasus KPK

Hape Jadul Anti Sadap KPK, Fakta atau Mitos?

BLAK-BLAKAN: Koordinator Unit Politik Deputi Pencegahan KPK Alfi Rachman Waluyo (kanan) dan Staf Ahli Gubernur Kalsel Wing Ariansyah dalam konferensi pers kemarin pagi di Banjarbaru. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Per tahun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) rata-rata menerima enam ribu aduan kasus. Setengahnya tak keruan, kocak dan membuat penyidik geleng-geleng kepala.

------------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

------------------------------------------------

KETIKA berkunjung ke daerah-daerah, Alfi Rachman Waluyo selalu menyempatkan diri untuk mempromosikan cara melaporkan kasus ke KPK. Itu pula yang dilakukan Alfi ketika tiba di Banjarbaru kemarin (9/10).

"Laporan bisa via email atau klik kws.kpk.go.id, mudah banget, semudah main Facebook," kata Koordinator Unit Politik Deputi Pencegahan KPK tersebut.

Dalam setahun, rata-rata KPK menerima enam ribu aduan. Semuanya dipelototi satu demi satu. Tapi hanya setengahnya yang layak diselidiki lebih jauh. Sisanya berbau fitnah, lucu-lucu, atau tak jelas pengirimnya siapa.

"Kadang kami merenung, masyarakat ini rupanya tak lagi punya tempat mengadu. Sampai-sampai istri kena tampar suami atau anak-anak berebut harta warisan pun melapor ke KPK," ujar alumni Universitas Indonesia tersebut.

Tapi yang sering dihadapinya adalah panggilan telepon mendadak tanpa nama. "Pas diangkat, dengan menggebu-gebu si penelepon cerita kalau sekarang ada transaksi suap miliaran rupiah di daerah si bupati anu," imbuhnya. Padahal, Alfi bekerja di divisi pencegahan, bukan penindakan.

Lalu, bagaimana dengan Kalsel? Apalagi belum lama ini Banua dihebohkan dengan OTT (Operasi Tangkap Tangan) kasus suap yang melibatkan Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali dan Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih.

Alfi blak-blakan menyebut Kalsel sebagai daerah yang rendah sekali tingkat pengaduannya ke KPK. "Kalau melihat angka rata-rata nasional, Kalsel rendah sekali. Apakah masyarakat di sini kurang peduli dengan pemberantasan korupsi atau takut melapor, saya kurang tahu," jelasnya.

Mengutip data Anti-Corruption Clearing House, sejak 2004 hingga 2017, Kalsel baru mencatatkan satu perkara korupsi dan 11 laporan kasus gratifikasi. Bandingkan misalnya dengan Kaltim yang mencatatkan 11 perkara korupsi dan 25 laporan kasus gratifikasi.

Setelah aduan kasus diterima, KPK akan berembuk. Ada tiga pertimbangan yang dipakai. Pelakunya siapa, kelas teri atau kelas kakap. Lalu berapa taksiran nilai kerugian negaranya, ratusan juta atau miliran rupiah. Dan terakhir, bagaimana dampaknya terhadap publik jika kasus itu diungkap.

"KPK memang didesain untuk mengungkap grand corruption. Yang kecil-kecil biasanya kami kasih ke lembaga lain," tegasnya. Jika ketiga ukuran itu terpenuhi, barulah KPK mengirim tim lapangan dari Jakarta. Mengintai pergerakan target, menyadap, hingga menggelar penangkapan.

Lalu kapan KPK memutuskan untuk menyadap? Alfi menegaskan tak berwenang menjawab pertanyaan tersebut. Sama juga ketika ditanyai apakah benar ponsel jadul non Android bisa lolos dari penyadapan atau tidak, Alfi enggan menjawabnya.

"Iya, sering saya mendengarnya. Hape jadul bukan smartphone katanya mampu lolos dari penyadapan. Apakah itu fakta atau mitos, jawabnya itu rahasia kami," ujarnya tersenyum.

Pastinya, KPK menjamin identitas si pelapor. Nama mereka akan disimpan rapat-rapat penyidik. Jika belakangan nyawa sang whistleblower terancam, KPK menyediakan fasilitas program perlindungan saksi. KPK kebetulan sudah menjalin kerjasama dengan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

Namun, yang membuat KPK heran, begitu kasusnya heboh, si pembocor malah dengan bangganya berkoar-koar. "Begitu pulang ke daerah, si pembocor malah menggelar jumpa pers. Motifnya untuk melapor jadi patut dipertanyakan. Kami beberapa kali mendapati kasus seperti itu," pungkasnya. (fud/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Jumat, 15 Desember 2017 14:46

Kisah Atlet Paralympic Balangan Berprestasi di Nasional dan Internasional

Atlet National Paralympic Committe (NPC) asal Kabupaten Balangan, menjadi buah bibir pada perhelatan…

Rabu, 13 Desember 2017 15:15

Melihat Kiprah Kelompok Dukungan Sebaya Pengidap HIV/AIDS

Bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), bercerita secara terbuka tentang penyakit yang dialaminya bukanlah…

Selasa, 12 Desember 2017 14:22

Pengalaman Danlanal TNI AL Banjarmasin Selama Mengikuti Kursus Militer di Inggris

Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Oky IZ Dipura bergabung dalam kursus NATO (Pakta…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:36

Aksi Bagi Nasi Bungkus dari Komunitas Sijum

Ada komunitas unik di Kota Amuntai. Para personelnya rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pagi.…

Jumat, 08 Desember 2017 18:37
Mereka Mantap jadi Pegulat (Bagian II, Habis)

Gulat Tak Sekadar Prestasi, Tapi juga Ladang Rezeki

Gulat tak hanya memenuhi harapan atlet muda yang perlu perbaikan rezeki. Namun, membuka pintu bagi atlet…

Kamis, 07 Desember 2017 16:27
Mereka Memilih jadi Pegulat (1)

Dibesarkan Loncat Indah, tapi Sukses di Gulat

Ina menoreh prestasi di loncat indah, tapi kemudian jenuh dan kepincut gulat. Sedangkan Adam harus memberontak…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .