MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 10 Oktober 2017 11:37
Misteri Bangunan Megah dengan Arsitektur Eropa Klasik di Banjar

Sempat Dikira Rumah Ibadah Sampai Orang Mau Nyumbang

BAK ISTANA: Bangunan dengan arsitektur Eropa klasik di Km 9,7 Kabupaten Banjar. Kemegahannya terlihat begitu kontras di atas lahan seluas 10277 m2. | Foto: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa klasik menjadi bahan perdebatan banyak orang yang melintasinya di Km 10 Kabupaten Banjar. Bangunan apa itu?

-------------------------------------------

Meski belum rampung, tetapi bangunan yang berdiri di pinggir jalan Ahmad Yani Km 9,7 RT 005, Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar itu memang sudah mencolok mata. Dibanding bangunan-bangunan lain di dekatnya, kemegahannya terlihat begitu kontras di atas lahan seluas 10277 m2,

Ada kubah-kubah yang disangga dengan pilar-pilar besar. Jika masuk ke dalam, kita bisa melihat langit-langit tinggi, lengkungan di atas pintu besar dan ornamen -ornamen hiasan yang rumit, kebanyakan berupa patung-patung cupid sebagaimana gaya bangunan klasik Eropa.

Langgam arsitekturnya yang unik dan tak biasa membuat banyak orang bertanya-tanya: bangunanan apakah itu? Karena terlalu megah dan rumit untuk sebuah rumah, tetapi terlalu aneh jika disebut rumah ibadah.

Aspihani Ideris, salah seorang aktivis yang saban hari beraktivitas di sekitar Pal 10 itu mengatakan sepengetahuannya bangunan tersebut milik Julius, seorang keturunan Tionghoa yang punya usaha di batu bara dan sawit di Batulicin. "Informasinya untuk tempat tinggal bukan rumah ibadah,” ungkapnya singkat.

Berkembang isu memang bangunan itu adalah sebuah rumah ibadah. Isu itu kian santer karena ada juga yang mengunggah status tentang hal itu di media sosial. Radar Banjarmasin yang menemui Pelaksana bangunan, Wansyah menuturkan bangunan yang sedang dalam tahap proses penyelesaian itu adalah sebuah rumah pribadi dan bukan bangunan tempat ibadah. Dia mengamini, pemiliknya bernama Yulius.

"Beliau suka jalan-jalan ke luar negeri," katanya seraya menceritakan ketika keliling Eropa, sang pemilik melihat sebuah bangunan klasik dan terinspirasi untuk menirunya di Banjar. "Saya rasa, hanya karena ada yang tak suka saja sampai-sampai ada yang mengisukan bangunan ini adalah tempat ibadah " gelaknya. Dia kemudian mengatakan, saking megahnya proses pengerjaan bangunan ini baru akan selesai dalam lima tahun.

Melihat waktu pembangunan yang lama, membuat orang penasaran seperti apa bagian dalam bangunan tersebut. Jiman, 50 tahun, koordinator pengawas pekerja bangunan di lokasi mengatakan bahwa bangunan tersebut sedikitnya menyediakan tujuh kamar. Tiga kamar utama, untuk pemilik rumah dan empat kamar lainnya untuk tamu.

"Di bagian tengah bangunan, dibangun sebuah kolam renang berbentuk segi panjang yang cukup luas. Seperti ada taman di dalam rumah," jelasnya.

Dia kemudian mengatakan bentuk bangunan yang cukup unik, membuat banyak orang datang untuk melihat, bahkan juga untuk menyumbang!

"Itu terjadi berkali-kali. Semua yang datang, mengira ini tempat ibadah, jadi mereka tertarik untuk menyumbangkan uangnya. Bahkan, ada yang siap menyerahkan dengan kopernya. Mereka pergi setelah saya jelaskan bahwa bangunan ini adalah rumah pribadi," pungkas Jiman.

Camat Kertak Hanyar Harun Al Rasyid mengatakan pegawai kecamatan bersama Satpol PP telah melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati fakta bangunan tersebut adalah tempat tinggal. "Pembangunannya bertahap setelah mendapat izin,” ungkapnya saat ditemui usai rapat rutin mingguan di Aula Barakat Banjar, kemarin.

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Kepala DPMPTSP Banjar AH Fahri. Dia mengatakan bangunan berkonstruksi kokoh itu adalah rumah tinggal. Sejak 2012 silam, bangunan itu telah mengantongi IMB baik untuk pagar dan jembatan, sedangkan untuk bangunan utama juga ada IMB pada 2013.

Dari hasil rekomendasi Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banjar Nomor : 530/335/CL-BKPMP2T tanggal 10 Juni 2013 menyatakan bahwa bangunan tersebut adalah rumah atau tempat tinggal. Dari catatan pemkab Banjar, nama pemohon adalah Ketut Sudiarti. “ Jangan salah sangka dulu, siapa tahu pemilik terinspirasi dengan gaya bangunan dari luar negeri,” pungkasnya.
(war/mam/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 09:54

Jangan Ditiup, Begini Cara yang Benar Atasi Kelilipan

Kelilipan menjadi hal yang cukup lumrah di alami seseorang. Apalagi bagi mereka yang rutinitasnya dipenuhi…

Jumat, 20 Juli 2018 09:52

Manfaat Ngemil bagi Kesehatan Tubuh

Ngemil selalu dikaitkan dengan pola makan yang kurang sehat. Ngemil bisa membuat berat badan naik. Namun,…

Kamis, 19 Juli 2018 11:55

Bekantan Nyasar ke Balai Kota, Bikin Heboh Pegawai Pemko

BANJARMASIN - Ketika ASN pemko hendak beranjak pulang, kemarin (18/7) sore, terjadi kehebohan. Seekor…

Rabu, 18 Juli 2018 14:43

Terlalu Lama Terpapar Sinar Matahari Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Iklim Indonesia terkenal cukup panas. Berada di wilayah tropis, paparan sinar matahari begitu menyengat.…

Selasa, 17 Juli 2018 12:06

Khasiat Mencuci Muka Sebelum Tidur

Mencuci muka sebelum tidur di malam hari menjadi rutinitas bagi beberapa orang, terutama kaum hawa.…

Jumat, 13 Juli 2018 15:43

Mengonsumsi Kerupuk Secara Berlebihan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Kerupuk menjadi makanan ringan pelengkap favorit bagi orang Indonesia kala sedang makan. Teksturnya…

Kamis, 12 Juli 2018 15:35

Manfaat Mengonsumsi Buah Nanas untuk Kesehatan

Nanas. Buah dengan cita rasa manis plus mengandung air tinggi ini memang menjadi salah satu buah favorit…

Kamis, 12 Juli 2018 15:33

Berkendara Motor di Malam Hari, Penyakit ini Mengintai Anda

Populasi pengendara motor di Indonesia memang sangat banyak dan terus membeludak. Bermotor pun tidak…

Selasa, 10 Juli 2018 13:35

Suka Gunakan Pakaian Ketat? ini Resikonya Bagi Anda

Untuk tampil modis dan keren terkadang ada orang yang rela mengorbankan kenyamanan di badannya. Kasus…

Senin, 09 Juli 2018 11:26

Wow.. Sudah 1.000 Lebih Pendaftar Audisi KDI di Menara Pandang

BANJARMASIN - Musik dangdut bagi masyarakat Kalimantan memang tak ada matinya. Ini terbukti dari animo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .