MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 10 Oktober 2017 11:37
Misteri Bangunan Megah dengan Arsitektur Eropa Klasik di Banjar

Sempat Dikira Rumah Ibadah Sampai Orang Mau Nyumbang

BAK ISTANA: Bangunan dengan arsitektur Eropa klasik di Km 9,7 Kabupaten Banjar. Kemegahannya terlihat begitu kontras di atas lahan seluas 10277 m2. | Foto: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa klasik menjadi bahan perdebatan banyak orang yang melintasinya di Km 10 Kabupaten Banjar. Bangunan apa itu?

-------------------------------------------

Meski belum rampung, tetapi bangunan yang berdiri di pinggir jalan Ahmad Yani Km 9,7 RT 005, Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar itu memang sudah mencolok mata. Dibanding bangunan-bangunan lain di dekatnya, kemegahannya terlihat begitu kontras di atas lahan seluas 10277 m2,

Ada kubah-kubah yang disangga dengan pilar-pilar besar. Jika masuk ke dalam, kita bisa melihat langit-langit tinggi, lengkungan di atas pintu besar dan ornamen -ornamen hiasan yang rumit, kebanyakan berupa patung-patung cupid sebagaimana gaya bangunan klasik Eropa.

Langgam arsitekturnya yang unik dan tak biasa membuat banyak orang bertanya-tanya: bangunanan apakah itu? Karena terlalu megah dan rumit untuk sebuah rumah, tetapi terlalu aneh jika disebut rumah ibadah.

Aspihani Ideris, salah seorang aktivis yang saban hari beraktivitas di sekitar Pal 10 itu mengatakan sepengetahuannya bangunan tersebut milik Julius, seorang keturunan Tionghoa yang punya usaha di batu bara dan sawit di Batulicin. "Informasinya untuk tempat tinggal bukan rumah ibadah,” ungkapnya singkat.

Berkembang isu memang bangunan itu adalah sebuah rumah ibadah. Isu itu kian santer karena ada juga yang mengunggah status tentang hal itu di media sosial. Radar Banjarmasin yang menemui Pelaksana bangunan, Wansyah menuturkan bangunan yang sedang dalam tahap proses penyelesaian itu adalah sebuah rumah pribadi dan bukan bangunan tempat ibadah. Dia mengamini, pemiliknya bernama Yulius.

"Beliau suka jalan-jalan ke luar negeri," katanya seraya menceritakan ketika keliling Eropa, sang pemilik melihat sebuah bangunan klasik dan terinspirasi untuk menirunya di Banjar. "Saya rasa, hanya karena ada yang tak suka saja sampai-sampai ada yang mengisukan bangunan ini adalah tempat ibadah " gelaknya. Dia kemudian mengatakan, saking megahnya proses pengerjaan bangunan ini baru akan selesai dalam lima tahun.

Melihat waktu pembangunan yang lama, membuat orang penasaran seperti apa bagian dalam bangunan tersebut. Jiman, 50 tahun, koordinator pengawas pekerja bangunan di lokasi mengatakan bahwa bangunan tersebut sedikitnya menyediakan tujuh kamar. Tiga kamar utama, untuk pemilik rumah dan empat kamar lainnya untuk tamu.

"Di bagian tengah bangunan, dibangun sebuah kolam renang berbentuk segi panjang yang cukup luas. Seperti ada taman di dalam rumah," jelasnya.

Dia kemudian mengatakan bentuk bangunan yang cukup unik, membuat banyak orang datang untuk melihat, bahkan juga untuk menyumbang!

"Itu terjadi berkali-kali. Semua yang datang, mengira ini tempat ibadah, jadi mereka tertarik untuk menyumbangkan uangnya. Bahkan, ada yang siap menyerahkan dengan kopernya. Mereka pergi setelah saya jelaskan bahwa bangunan ini adalah rumah pribadi," pungkas Jiman.

Camat Kertak Hanyar Harun Al Rasyid mengatakan pegawai kecamatan bersama Satpol PP telah melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati fakta bangunan tersebut adalah tempat tinggal. "Pembangunannya bertahap setelah mendapat izin,” ungkapnya saat ditemui usai rapat rutin mingguan di Aula Barakat Banjar, kemarin.

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Kepala DPMPTSP Banjar AH Fahri. Dia mengatakan bangunan berkonstruksi kokoh itu adalah rumah tinggal. Sejak 2012 silam, bangunan itu telah mengantongi IMB baik untuk pagar dan jembatan, sedangkan untuk bangunan utama juga ada IMB pada 2013.

Dari hasil rekomendasi Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banjar Nomor : 530/335/CL-BKPMP2T tanggal 10 Juni 2013 menyatakan bahwa bangunan tersebut adalah rumah atau tempat tinggal. Dari catatan pemkab Banjar, nama pemohon adalah Ketut Sudiarti. “ Jangan salah sangka dulu, siapa tahu pemilik terinspirasi dengan gaya bangunan dari luar negeri,” pungkasnya.
(war/mam/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 16 September 2018 13:37

19 Burung Langka dari Alam Liar di Pamerkan Pegiat Fotografi

BANJARMASIN - Mendengar istilah fotografi alam liar, yang terbayang di benak adalah karya-karya pewarta…

Sabtu, 15 September 2018 09:27

Seruu..!! Lomba Balap Jukung Tradisional di Jafri Zam-Zam

JUKUNG yang dikayuh Jumiati melaju dengan mulus. Meninggalkan lawan jauh di belakang, hampir separuh…

Rabu, 12 September 2018 13:29

Jangan Sepelekan Kurang Tidur, Buruk Akibatnya untuk Kesehatan

Pernah kesulitan tidur? Mata terjaga meski jam memasuki dini hari. Hal tersebut biasa terjadi pada penderita…

Senin, 10 September 2018 09:48

Bingung Kuku Anda Jadi Menguning, Pelajari Sebabnya

Tubuh yang sehat menjadi idaman semua orang. Bahkan hingga bagian terujung pun, kuku juga perlu perawatan.…

Sabtu, 08 September 2018 12:59

Lomba Seru Digelar Sambut Hari Jadi Kota Banjarmasin

KEMERIAHAN perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 sudah mulai terasa. Kemarin (7/9) pagi di Siring…

Selasa, 04 September 2018 11:16

Beruang Grizzly Mengaum di Banjarmasin

Band asal Bandung ini menjadi satu dari empat penampil utama yang dihadirkan Soundrenaline. Selain White…

Selasa, 04 September 2018 10:59

Anggap Enteng Akurasi Data

ANGGOTA Komisi IV DPRD Banjarmasin, Sri Nurnaningsih tampak gusar. Mengetahui ada ribuan calon penerima…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:31

Kapal Bantu Rumah Sakit Soeharso Berlabuh di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

BANJARMASIN - Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso 990 telah merapatkan tubuhnya di Pelabuhan…

Senin, 27 Agustus 2018 10:55

Serunya Parodi Cinderella dari Seniman Muda Purwacaraka

Bukan Cinderella dan Sepatu Kaca. Merupakan karya drama musikal menggelitik. Dipersembahkan dengan instrumen…

Minggu, 26 Agustus 2018 15:48

Adu Masak di Atas Sungai Festival Budaya Pasar Terapung

BANJARMASIN – Sungai Martapura Banjarmasin terlihat berbeda pagi kemarin. Ada puluhan koki adu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .