MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03
Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Dulu Kewalahan, Sekarang Mesin Gosok jadi Pengangguran

MENGANGGUR: Mesin gosok batu milik Badrun yang tak lagi digunakan selama setahun terakhir, semenjak permintaan penggosokan sudah sepi.

PROKAL.CO, Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak ditemukan perajin penggosok intan dan batu akik. Namun, lambat laun identitas tersebut ternyata mulai memudar.

----------------------------------

Sutrisno, Banjarbaru

----------------------------------

Dari pantauan Radar Banjarmasin Selasa (10/10) kemarin, di sekitar kawasan wisata Pumpung, Kelurahan Sungai Tiung tak lagi terdengar mesin penggosok. Padahal, pada masa jaya batu akik medio 2015 wisatawan yang datang selalu disambut dengan raungan suara mesin.

Badrun, salah seorang mantan perajin mengatakan, kini penggosok batu di Cempaka sudah mulai langka. Karena, banyak yang memutuskan untuk berhenti. "Saya sendiri sudah berhenti menggosok sejak 2016, karena permintaan penggosokan sudah sepi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Berbeda pada tahun 2015 lalu, dia menuturkan, permintaan penggosokan batu selalu ada setiap harinya. Saking banyaknya, ayah dua anak ini selalu kewalahan hingga harus mencari tenaga kerja tambahan.

"Dulu yang menjadi perajin di rumah ini ada lima, yaitu saya bersama anak dan menantu. Sekarang, hanya anak dan menantu yang bertahan. Itupun tidak di sini, mereka membuka lapak di Pasar Martapura," ujarnya.

Sementara dirinya, saat ini lebih memilih untuk berjualan batu akik di tempat-tempat pameran. Sehingga, mesin penggosok batu miliknya sudah tak terpakai selama setahun terakhir. "Mending berjualan batu saja, karena pendapatan menggosok batu tak menentu. Dalam sebulan bisa hanya ada satu permintaan," ungkapnya.

Hal yang sama juga dilakukan sebagian besar masyarakat Cempaka, banyak dari mereka memilih untuk meninggalkan profesi sebagai perajin batu. "Rata-rata masyarakat di sini sekarang lebih memilih mendulang saja atau hanya berjualan batu," pungkas Badrun. (ris)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:15

Kisah Mengharukan Perjuangan Para Honorer di Desa-Desa Terpencil

Benar kata mereka: Tak habis kisah jika menceritakan para guru honorer. Dengan perjuangan itu, layak…

Kamis, 20 September 2018 09:47

Sebelum Kuliah, Para Tersangka Perusakan Gedung Dewan Lapor Kantor Polisi Dulu

Empat dari tujuh mahasiswa yang menyandang status tersangka mencerutakan pengalaman mereka selepas unjuk…

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…

Rabu, 12 September 2018 15:23

Kisah Perajin Miniatur Kapal Pinisi dari Sungai Alalak

Salman tak bisa jauh-jauh dari perahu dan sungai. Semasa bujangan, dia menjadi perajin perahu di Pulau…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 05 September 2018 11:13

Jean, Siswi SMAN 2 Banjarmasin Menang Lomba Monolog di Aceh

Kamera dokumentasi sudah dimatikan. Sebagian penonton juga telah beranjak pulang. Juri pun tampak capek.…

Selasa, 04 September 2018 13:18

Jasa Datu, Perguruan Kuntau yang Sudah Eksis 32 Tahun Lamanya

Pencak silat sedang naik daun di Asian Games 2018. Di Banua, para pendekar silat ternyata sudah lama…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:36

"First Love Never Die"

Hermansyah memutuskan tinggal di panti jompo atas pilihannya sendiri. Sebaliknya, Yulia terpaksa minggat…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:33

Yulia Minggat karena Merepotkan

Hermansyah boleh dibilang beruntung. Masih bisa berkumpul keluarga. Masuk panti pun juga atas pilihan…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .