MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03
Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Dulu Kewalahan, Sekarang Mesin Gosok jadi Pengangguran

MENGANGGUR: Mesin gosok batu milik Badrun yang tak lagi digunakan selama setahun terakhir, semenjak permintaan penggosokan sudah sepi.

PROKAL.CO, Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak ditemukan perajin penggosok intan dan batu akik. Namun, lambat laun identitas tersebut ternyata mulai memudar.

----------------------------------

Sutrisno, Banjarbaru

----------------------------------

Dari pantauan Radar Banjarmasin Selasa (10/10) kemarin, di sekitar kawasan wisata Pumpung, Kelurahan Sungai Tiung tak lagi terdengar mesin penggosok. Padahal, pada masa jaya batu akik medio 2015 wisatawan yang datang selalu disambut dengan raungan suara mesin.

Badrun, salah seorang mantan perajin mengatakan, kini penggosok batu di Cempaka sudah mulai langka. Karena, banyak yang memutuskan untuk berhenti. "Saya sendiri sudah berhenti menggosok sejak 2016, karena permintaan penggosokan sudah sepi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Berbeda pada tahun 2015 lalu, dia menuturkan, permintaan penggosokan batu selalu ada setiap harinya. Saking banyaknya, ayah dua anak ini selalu kewalahan hingga harus mencari tenaga kerja tambahan.

"Dulu yang menjadi perajin di rumah ini ada lima, yaitu saya bersama anak dan menantu. Sekarang, hanya anak dan menantu yang bertahan. Itupun tidak di sini, mereka membuka lapak di Pasar Martapura," ujarnya.

Sementara dirinya, saat ini lebih memilih untuk berjualan batu akik di tempat-tempat pameran. Sehingga, mesin penggosok batu miliknya sudah tak terpakai selama setahun terakhir. "Mending berjualan batu saja, karena pendapatan menggosok batu tak menentu. Dalam sebulan bisa hanya ada satu permintaan," ungkapnya.

Hal yang sama juga dilakukan sebagian besar masyarakat Cempaka, banyak dari mereka memilih untuk meninggalkan profesi sebagai perajin batu. "Rata-rata masyarakat di sini sekarang lebih memilih mendulang saja atau hanya berjualan batu," pungkas Badrun. (ris)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 15:19

Kisah Khairani, Rela Makan tak Pakai Lauk, Asal Uang Kuliah Anak Tercukupi

Meski memiliki keterbatasan, Khairani punya keinginan tinggi untuk menyukseskan anaknya. Sebagai tuna…

Senin, 23 April 2018 14:47

Hari Pertama Penyerahan Berkas Dukungan Calon Anggota DPD RI Asal Kalsel

Membawa tiga kotak besar, Habib Hamid Abdullah melangkah pasti ke sekretariat KPU Kalsel, Minggu (22/4)…

Senin, 23 April 2018 13:15
Dita Lestari

Hobi Bermusik, Tugas Tetap Oke

Musik is my life. Ungkapan bahasa Inggris itu pas ditujukan pada Dita Lestari. Polwan berpangkat Brigadir…

Sabtu, 21 April 2018 11:58

Jasa Ojek Online Khusus Perempuan di Banjarmasin ini Banjir Orderan

Nafisah boleh dibilang perempuan zaman now. Yang mampu mandiri mencari pendapatan sendiri. Menggunakan…

Sabtu, 21 April 2018 11:48

Norsinah, Kartini dari Pasar Harum Manis

Tahun 1987, Norsinah mengikuti tes PNS dan gagal. Toh, semangatnya mengajar tak pernah surut. Dengan…

Rabu, 18 April 2018 14:33

HEBAT, Petani di Tapin Berhasil Tanam Padi di Lahan Bekas Tambang

Lahan bekas tambang selalu menjadi permasalahan karena tak produktif.Tapi di Tapin, ada yang berhasil…

Selasa, 17 April 2018 15:17
Kisah Penyiar Cantik RTMC Polda Kalsel

Pilih Jadi Polisi Ketimbang Pramugari

Cantik, tangguh dan berdedikasi tinggi. Itu tercermin dari polwan yang satu ini. Namanya Dharma Setiawati.…

Senin, 16 April 2018 14:26

Suci Paradita Sari, Anggota Satgas Kamtib LP Teluk Dalam

Petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) tak melulu pria. Perempuan juga ada. Salah satunya, Suci Paradita…

Sabtu, 14 April 2018 11:48

Ikan Melimpah di Pesisir Pulau Laut, Tapi Nelayan tak Kunjung Kaya

Pesisir Pulau Laut memang kaya ikan. Tiga jam saja merengge, nelayan di Desa Semaras bisa menangkap…

Jumat, 13 April 2018 13:11

Perjuangan Heri Hadi Saputra Keliling Dagang Sule

Heri Hadi Saputra dulu berprofesi sebagai ojek. Penghasilannya pas-pasan. Sekarang pria berusia 38 tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .