MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03
Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Dulu Kewalahan, Sekarang Mesin Gosok jadi Pengangguran

MENGANGGUR: Mesin gosok batu milik Badrun yang tak lagi digunakan selama setahun terakhir, semenjak permintaan penggosokan sudah sepi.

PROKAL.CO, Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak ditemukan perajin penggosok intan dan batu akik. Namun, lambat laun identitas tersebut ternyata mulai memudar.

----------------------------------

Sutrisno, Banjarbaru

----------------------------------

Dari pantauan Radar Banjarmasin Selasa (10/10) kemarin, di sekitar kawasan wisata Pumpung, Kelurahan Sungai Tiung tak lagi terdengar mesin penggosok. Padahal, pada masa jaya batu akik medio 2015 wisatawan yang datang selalu disambut dengan raungan suara mesin.

Badrun, salah seorang mantan perajin mengatakan, kini penggosok batu di Cempaka sudah mulai langka. Karena, banyak yang memutuskan untuk berhenti. "Saya sendiri sudah berhenti menggosok sejak 2016, karena permintaan penggosokan sudah sepi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Berbeda pada tahun 2015 lalu, dia menuturkan, permintaan penggosokan batu selalu ada setiap harinya. Saking banyaknya, ayah dua anak ini selalu kewalahan hingga harus mencari tenaga kerja tambahan.

"Dulu yang menjadi perajin di rumah ini ada lima, yaitu saya bersama anak dan menantu. Sekarang, hanya anak dan menantu yang bertahan. Itupun tidak di sini, mereka membuka lapak di Pasar Martapura," ujarnya.

Sementara dirinya, saat ini lebih memilih untuk berjualan batu akik di tempat-tempat pameran. Sehingga, mesin penggosok batu miliknya sudah tak terpakai selama setahun terakhir. "Mending berjualan batu saja, karena pendapatan menggosok batu tak menentu. Dalam sebulan bisa hanya ada satu permintaan," ungkapnya.

Hal yang sama juga dilakukan sebagian besar masyarakat Cempaka, banyak dari mereka memilih untuk meninggalkan profesi sebagai perajin batu. "Rata-rata masyarakat di sini sekarang lebih memilih mendulang saja atau hanya berjualan batu," pungkas Badrun. (ris)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Senin, 09 Oktober 2017 14:47

Kala Warga Berjuang Selamatkan Bekantan yang Terjebak di Pohon

Seekor Bekantan (Nasalis Larvatus) terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Keluarahan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:57

Kasus Sengketa Makam Ulama di HSU, Makam Dibongkar, Nama Diubah

Makam tua di depan Masjid Jami Sungai Banar Kecamatan Amuntai Selatan menjadi sengketa warga sekitar.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:44

Usaha Merebut Hati Masyarakat Melalui Bhabinkamtibmas

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas jadi andalan kepolisian…

Jumat, 06 Oktober 2017 15:08

Kala Penyandang Difabel Mendapatkan Hak Bekerja

Undang-Undang No.8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas menyebut kaum difabel memiliki hak untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .