MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 12 Oktober 2017 16:23
Puluhan Hektare Sawah Kebanjiran, Terpaksa Panen Lebih Awal
TERENDAM: Di tengah ketinggian air sepinggang orang dewasa, seorang petani berusaha menyelamatkan padinya yang terendam.

PROKAL.CO, TANJUNG – Petani di Desa Madang Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong terpaksa harus berjibaku dengan banjir, di tengah puluhan hektare sawahnya yang padinya tidak lama lagi panen. Kondisi itu membuat warga memanennya lebih dulu.

Tentunya banjir membuat warga rugi. Sebab, selama tiga hari bencana itu merendam sawah tempat bahan pokok makanan mereka diproduksi. Sejak Senin (9/10) lalu hingga Rabu (11/10) kemarin.

Dikatakan Kepala Desa Madang, Suhaimi, untuk padi yang bisa diselamatkan kurang dari separuhnya. “Paling hanya tiga hektare padi yang dipanen, sisanya sekitar 90 hektare terendam,” katanya, ketika diwawancarai Rabu (11/10).

Ia menceritakan, banjir yang melanda sawahnya itu sudah tiga hari lamanya. Dan sampai saat diwawancarai masih bertahan. Kalau pun surut tidak begitu rendah. “Dalamnya sampai satu setengah meter,” cetusnya.

Padahal, padi yang ditanam warga di sana tidak lama lagi panen, dan sudah berusia kurang lebih tiga bulan lamanya. Namun, tidak menuai hasil akibat bencana tersebut. “Itu termasuk sawah saya yang terendam,” katanya.

Terus terang, dia pun belum melaporkan kondisi itu ke Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong. Hanya memberitahukan ke petugas penyuluh lapang (PPL) di desanya. Hasilnya, sudah dilakukan peninjauan ke lokasi banjir.

Dia menyampaikan, saat itu petani di desanya sambil menunggu hasil pantauan PPL, sedikit demi sedikit memanen lebih dulu dari waktu yang ditentukan. Setidaknya untuk mengurangi dampak banjir. “Mudahan banjirnya cepat surut, Dinas Pertanian bisa membantu,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong H Johan Effendi sudah menduga kerugian yang bakal dialami petani di Desa Madang. “Padahal sudah saya anjurkan untuk ikut asuransi, tapi tidak ada yang ikut,” ujarnya.

Walau begitu, dia sudah meminta stafnya untuk melakukan peninjauan lokasi banjir. Untuk data peninjauan sementara, sawah yang terendam di Desa Madang ada seluas 30 hektare. Tapi banjir ternyata juga melanda desa lainnya, salah satunya di Desa Tamunti.

Ia mengatakan, untuk kondisi padi yang dikeluhkan warga, masih akan dipastikan lagi setelah banjir apakah bisa diselamatkan atau tidak. Yang jelas, disampaikannya, jika padi yang terendam sudah matang dan siap panen tidak menjadi masalah. (ibn/yn/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 12:54

Gara-Gara 37 Meter, Pembebasan Lahan di Muara Kelayan Belum Selesai

BANJARMASIN - Pembebasan lahan di Muara Kelayan menyisakan masalah. Dari 175 petak tanah dan bangunan…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:29

Jelang Lebaran, Tunjangan ASN Diharapkan Jangan Molor

BANJARMASIN - Mantan Wakil Walikota Banjarmasin, Irwan Anshari meminta kekisruhan pembebastugasan Hamli…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:09

Komisi III DPRD Balangan Studi Banding ke Boyolali

PARINGIN - Komisi III DPRD Kabupaten Balangan belum lama tadi melakukan studi banding ke Dinas…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:37

Tak Kalah dengan Bubur Sabilal, Bubur Masjid Al Jihad Juga Lezat

BANJARMASIN - Sebagian besar masjid di Banjarmasin menghadirkan menu bubur bagi masyarakat yang ingin…

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:15

Meriah, Alalak Utara Sambut Sukacita Paman Birin

Jarum jam baru menunjukan pukul 01.00 Wita dini hari.  Namun suasana di areal lingkungan Masjid …

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .