MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 12 Oktober 2017 17:55
Korban Dana BOS, Kepsek SMAN 1 Awayan Resmi Ditahan
DIGIRING JAKSA: Tersangka Aspani (kiri) saat digiring jaksa ke mobil untuk dibawa ke ruang tahanan tipikor Banjarmasin.

PROKAL.CO, PARINGIN – Penahanan resmi dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Balangan terhadap Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Awayan, Aspani, sejak Rabu (11/10) kemarin.

Dari pantauan wartawan di kantor Kejari Balangan, Aspani yang datang bersama kuasa hukumnya Edi Gunawan dari LKBH ULM Banjarmasin sekitar pukul 10.00 Wita, menjalani pemeriksaan sekitar dua jam, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi kesehatannya.

Kepala Kejari Balangan Tommy Kristanto melalui Kasi Intel Kejari Balangan, Bara Mantio mengungkapkan, kasus dugaan penyelewengan dana BOS tahun anggaran 2015 dan 2016 yang melibatkan tersangka Aspani ini sudah memasuki tahap kedua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti dari jaksa penyidik ke penuntut umum.

“Sehingga dari penuntut umum, untuk memperlancar proses penuntutan dilakukanlah penahanan terhadap tersangka,” ujarnya.

Kasi Pidsus Kejari Balangan, Herry yang langsung mengantarkan tersangka untuk ditahan di ruang tahanan Tipikor Banjarmasin mengungkapkan, secepatnya pihaknya akan memproses untuk pelimpahan kasus ini ke pengadilan. “Secepatnya akan kita limpahkan,” singkatnya.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka Edi Gunawan mengungkapkan, pihaknya menghargai setiap proses yang dilakukan kejaksaan, termasuk melakukan penahanan terhadap kliennya beserta barang bukti karena sudah memasuki tahap kedua. “Kendati demikian kita tetap akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Aspani ditetapkan Kejari Balangan sebagai tersangka terhitung sejak 1 Agustus 2017, atas kasus dugaan penyelewengan dana BOS SMAN 1 Awayan tahun anggaran 2015 dan 2016.

Penyelidikan kasus ini dimulai dari 8 Juni 2017 lalu ini, total indikasi kerugian negara dari hasil audit Inspektorat Balangan, yaitu sebesar Rp408.426.435.

Berdasarkan perbandingan pembelian sesuai SPJ tahun 2015 dan 2016 dengan hasil cek fisik, terdapat selisih sebesar Rp5.988.000.

Untuk dana BOS SMAN 1 Awayan tahun 2015 diketahui sebesar Rp356.400.000, namun pada dokumen pertanggungjawaban hanya senilai Rp276.191.800, sehingga ada selisih jumlah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp80.208.200.

Sedangkan pada dana BOS tahun 2016 SMAN 1 Awayan, terdapat SPJ yang tidak dilampiri bukti dukung yang sah sejumlah Rp199.176.635, dari total anggaran Rp397.250.000. (why/yn/ram)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:53

Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai

BARABAI – Warga Barabai Darat Hulu Sungai Tengah Rabu (13/12) malam kemarin sempat dibuat heboh…

Jumat, 15 Desember 2017 15:50

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Terdakwa kasus suap untuk pengesahan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Muslih akhirnya membuka…

Jumat, 15 Desember 2017 15:32

ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS

KANDANGAN –  Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten…

Jumat, 15 Desember 2017 15:05

Banjarmasin Bakal Miliki Perda untuk Pil Teler

BANJARMASIN - Sebentar lagi Banjarmasin memiliki perda larangan pil untuk teler. Patut dicatat, pasal…

Jumat, 15 Desember 2017 14:56

Sengketa, Rumah Mewah di Kayutangi Dieksekusi

BANJARMASIN - Sebuah rumah dan lahan kosong yang berlokasi di jalan Hasan Basri Banjarmasin,  Rt…

Kamis, 14 Desember 2017 10:43

Satu Tahanan di Rutan Polda Kalsel Terjangkit TBC

BANJARMASIN - Satu orang dari sembilan puluh tahanan di Rutan Polda Kalsel terjangkit  Tubercolosis…

Rabu, 13 Desember 2017 15:37

Waduh..! Bupati Kotabaru Dituntut Rp102 Miliar

KOTABARU - Pernah mendengar pegawai menuntut kepala daerah ganti kerugian jabatan senilai Rp100 miliar…

Rabu, 13 Desember 2017 15:11

Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah

BANJARBARU - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang masih adanya balapan liar dan penggunaan knalpot…

Rabu, 13 Desember 2017 14:32

KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya…

Selasa, 12 Desember 2017 12:30

Dua Pengedar Sabu Kena Jebak Polisi

BANJARMASIN - Dua sekawan Zainal Aqli alias Dhana dan Maulana alias Lana,   memang bernasib…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .