MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 12 Oktober 2017 18:48
HADUH AE.. Satpol PP Kesulitan Ungkap Prostitusi Online
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU - Geliat prostitusi online di Banjarbaru sebenarnya sudah lama diendus Satpol PP. Namun, mereka mengakui tak mudah membongkarnya. Apalagi jika menarget pemain kelas elite yang menumpang di hotel berbintang.

"Saya juga masang BeeTalk di hape, jadi saya tak kaget. Tapi serba salah, dampak setelahnya itu yang berat," kata Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui penyidiknya Yanto Hidayat, kemarin.

Pertama, tak mudah memasuki hotel berbintang. Pemilik hotel pasti melindungi privasi tamunya. Petugas tak bisa ujug-ujug masuk. Apalagi PSK yang stay alias menunggu di kamar tersebut datang layaknya penginap biasa. "Kami sering membahas peluang OTT (Operasi Tangkap Tangan) di hotel, tidak mudah," imbuhnya.

Kedua, jika digebrak bakal memunculkan kontroversi. "Ini terkait investor daerah, pemilik hotel berbintang kan bukan orang sembarangan. Saya juga yakin di balik PSK online ini ada bekingnya. Dampaknya bakal besar sekali, harus hati-hati dan dikaji masak-masak," bebernya.

Januari kemarin, Satpol PP pernah membongkar praktik prostitusi terselubung dari sebuah salon kecantikan di Jalan RO Ulin, Loktabat. Ini rupanya bermula dari chatting di aplikasi berlogo lebah tersebut.

"Setelah chatting sekian lama, anggota mengajak si cewek ini kopi darat. Ternyata si cewek bekerja di salon itu dan ia tidak sendirian. Kami gerebek dan ternyata benar. Ini satu-satunya PSK online yang bisa kami jaring," pungkas Yanto.
Pengamat teknologi informasi dari Politeknik Negeri Banjarmasin Arifin menyebut BeeTalk atau WeChat didesain sebagai aplikasi pesan singkat antar pengguna. Komunikasi dijamin terjaga rahasia. Jadi digunakan untuk apa dan bagaimana kembali lagi pada sang user.

"Walaupun ya, PSK ternyata melirik peluang ini. Smartphone yang semakin murah dan canggih mampu dijejali berbagai aplikasi yang memudahkan pekerjaan mereka," ungkapnya.

Pemerintah dan aparat sebenarnya sudah menyadari sisi gelap dari era digital. Caranya dengan menerbitkan Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun, ketika hendak diterapkan di lapangan, ternyata sangatlah sulit.

Apalagi PSK online bekerja secara terselubung. Bisa diungkap dengan operasi penyamaran, tapi hasilnya cenderung insidentil. "Sedangkan untuk pemblokiran, masyarakat yang harus aktif. Melaporkan bahwa beberapa aplikasi rawan diselewengkan. Lalu pemerintah dan aparat yang meminta pemilik aplikasi untuk menutupnya," tegasnya.

Soal pemblokiran, setahunya pemerintah memang belum memiliki peralatan canggih yang mampu memblokir medsos berkonten negatif. Ingat, cara kerja medsos berbeda misalnya dengan situs pornografi.

Dalam pengembangan DNS Nawala Project, blog atau situs penyedia video porno memang bisa ditutup. Pelajar atau anak dibawah umur yang sedang asik berselancar di dunia maya bisa dilindungi. "Tapi kalau aplikasi pesan singkat, setahu saya pemerintah belum punya alat penangkalnya," tukasnya.

Arifin menuntut Komisi Informasi menjadi penengah bagi pembuat aplikasi, penyedia layanan internet dan user. Para guru di sekolah, orang tua di rumah dan tokoh agama di masyarakat juga harus melek dan jangan gaptek (gagap teknologi). Kemaksiatan yang mereka hadapi kian canggih karena mengadopsi teknologi.

"Ujung-ujungnya balik lagi ke user. Iman yang lemah dan ditunjang perangkat yang mumpuni bakal membuat mereka jatuh tergoda," pungkasnya. (fud/mof/ay/ran)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 11:12

Sadis..! Bela Adik, Parang Bicara

KANDANGAN – Setelah sempat diburu selama satu hari,  pelaku penganiayaan Ahmad Gajali…

Sabtu, 25 November 2017 11:01

Modal Lem dan Lidi, Uang Celengan Masjid Diembat

PELAIHARI – Akhirnya,  warga berhasil mengamankan pencuri spesial kotak amal di Masjid Jami…

Jumat, 24 November 2017 15:24

Begini Suasana Sidang Perdana Kasus Suap PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN –  Mantan Dirut PDAM Muslih dan Manajer Keuangan Trensis disambut keluarga dan…

Jumat, 24 November 2017 15:11

Heboh..!! Tamuan Mayat Tertutup Ranting di HSU

AMUNTAI - Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan Hulu Sungai Utara dibuat pusing atas hilangnya…

Jumat, 24 November 2017 14:25

TNI Latihan Kesiapsiagaan Karhutla

BANJARBARU – Korem 101/Antasari selama lima hari, menggelar latihan kesiapsiagaan penanggulangan…

Kamis, 23 November 2017 13:34

BRAAK..! Ditabrak Saat Menyeberang Jalan

KANDANGAN - Tak berhati-hati menyeberang jalan, akibatnya sangat berbahaya. Seperti yang dialami…

Rabu, 22 November 2017 12:46

Besok, Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih Digelar

BANJARMASIN – Persidangan kasus suap PDAM Bandarmasih yang menghebohkan publik Banua akan segera…

Rabu, 22 November 2017 09:57

Kabel Milik Telkom Diembat, Eh Apes Malah Kepergok

BANJARMASIN - Dua pencuri kabel milik PT Telkom bernasib sial. Mereka tertangkap pekerja lepas perusahan…

Selasa, 21 November 2017 11:23

Satpolair Ringkus Penjual Zenith Spesialis Awak Kapal

MARABAHAN - Jajaran Satpolair Polres Batola berhasil meringkus RU (44), seorang penjual pil koplo yang…

Selasa, 21 November 2017 11:11

Ngeri..!! Anak Dibawah Umur Bawa Samurai, Mau Tawuran?

BANJARMASIN – Seorang remaja tertangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) jenis samurai, Minggu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .