MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 12 Oktober 2017 18:48
HADUH AE.. Satpol PP Kesulitan Ungkap Prostitusi Online
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU - Geliat prostitusi online di Banjarbaru sebenarnya sudah lama diendus Satpol PP. Namun, mereka mengakui tak mudah membongkarnya. Apalagi jika menarget pemain kelas elite yang menumpang di hotel berbintang.

"Saya juga masang BeeTalk di hape, jadi saya tak kaget. Tapi serba salah, dampak setelahnya itu yang berat," kata Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui penyidiknya Yanto Hidayat, kemarin.

Pertama, tak mudah memasuki hotel berbintang. Pemilik hotel pasti melindungi privasi tamunya. Petugas tak bisa ujug-ujug masuk. Apalagi PSK yang stay alias menunggu di kamar tersebut datang layaknya penginap biasa. "Kami sering membahas peluang OTT (Operasi Tangkap Tangan) di hotel, tidak mudah," imbuhnya.

Kedua, jika digebrak bakal memunculkan kontroversi. "Ini terkait investor daerah, pemilik hotel berbintang kan bukan orang sembarangan. Saya juga yakin di balik PSK online ini ada bekingnya. Dampaknya bakal besar sekali, harus hati-hati dan dikaji masak-masak," bebernya.

Januari kemarin, Satpol PP pernah membongkar praktik prostitusi terselubung dari sebuah salon kecantikan di Jalan RO Ulin, Loktabat. Ini rupanya bermula dari chatting di aplikasi berlogo lebah tersebut.

"Setelah chatting sekian lama, anggota mengajak si cewek ini kopi darat. Ternyata si cewek bekerja di salon itu dan ia tidak sendirian. Kami gerebek dan ternyata benar. Ini satu-satunya PSK online yang bisa kami jaring," pungkas Yanto.
Pengamat teknologi informasi dari Politeknik Negeri Banjarmasin Arifin menyebut BeeTalk atau WeChat didesain sebagai aplikasi pesan singkat antar pengguna. Komunikasi dijamin terjaga rahasia. Jadi digunakan untuk apa dan bagaimana kembali lagi pada sang user.

"Walaupun ya, PSK ternyata melirik peluang ini. Smartphone yang semakin murah dan canggih mampu dijejali berbagai aplikasi yang memudahkan pekerjaan mereka," ungkapnya.

Pemerintah dan aparat sebenarnya sudah menyadari sisi gelap dari era digital. Caranya dengan menerbitkan Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun, ketika hendak diterapkan di lapangan, ternyata sangatlah sulit.

Apalagi PSK online bekerja secara terselubung. Bisa diungkap dengan operasi penyamaran, tapi hasilnya cenderung insidentil. "Sedangkan untuk pemblokiran, masyarakat yang harus aktif. Melaporkan bahwa beberapa aplikasi rawan diselewengkan. Lalu pemerintah dan aparat yang meminta pemilik aplikasi untuk menutupnya," tegasnya.

Soal pemblokiran, setahunya pemerintah memang belum memiliki peralatan canggih yang mampu memblokir medsos berkonten negatif. Ingat, cara kerja medsos berbeda misalnya dengan situs pornografi.

Dalam pengembangan DNS Nawala Project, blog atau situs penyedia video porno memang bisa ditutup. Pelajar atau anak dibawah umur yang sedang asik berselancar di dunia maya bisa dilindungi. "Tapi kalau aplikasi pesan singkat, setahu saya pemerintah belum punya alat penangkalnya," tukasnya.

Arifin menuntut Komisi Informasi menjadi penengah bagi pembuat aplikasi, penyedia layanan internet dan user. Para guru di sekolah, orang tua di rumah dan tokoh agama di masyarakat juga harus melek dan jangan gaptek (gagap teknologi). Kemaksiatan yang mereka hadapi kian canggih karena mengadopsi teknologi.

"Ujung-ujungnya balik lagi ke user. Iman yang lemah dan ditunjang perangkat yang mumpuni bakal membuat mereka jatuh tergoda," pungkasnya. (fud/mof/ay/ran)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 09:43

Dicari! Pemuda ini Sudah 4 Hari Menghilang

BANJARMASIN - Keluarga besar Ahmad Fauzi dirundung kecemasan. Betapa tidak,  putranya bernama …

Sabtu, 20 Januari 2018 09:24

Kurir dan Pengedar Sabu Diciduk

BANJARMASIN - Gunawan Saputra alias Gunawan (33) dan Muhrian alias Imuh (37), Kamis (18/1), diringkus…

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Jumat, 19 Januari 2018 14:37

Pencuri Besi di Proyek ULM Dibekuk

BANJARMASIN - Proyek pembangunan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Jalan Hasan…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:30

Muslih Minta Ditahan di Banjarbaru

BANJARMASIN - Suara Muslih terbata-bata. Dia bahkan meneteskan air mata ketika membacakan nota pembelaan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:11

NEKAT..!! Rumah Mantan Majikan Sendiri Dibobol

BANJARBARU – Kehilangan pekerjaan, uang tak punya, sementara suami juga telah pergi, membuat J,…

Rabu, 17 Januari 2018 11:22

Brakkk!! Tabrak Tiang Listrik, Nyawa Pemuda Melayang

BANJARMASIN - Satu nyawa remaja melayang sia-sia, Selasa (16/1) pagi. Korban bernama Ahmad Faizur Rahman.…

Rabu, 17 Januari 2018 10:51

Rumah Bedakan Ludes Dilalap Si Jago Merah

BANJARMASIN - Kepulan asap tebal muncul di Jalan Anang Adenansi, persis di belakang lapangan Futsal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .