MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 13 Oktober 2017 11:59
Ditanya Solusi Masalah Taksi Kuning, Semua Angkat Tangan
SEPI: Hingga saat ini belum ada formula tepat untuk meremajakan taksi kuning di Banjarmasin. Para sopir masih bertahan dengan angkutan lama.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tren penggunaan angkutan umum di Kota Banjarmasin terus menurun,  seiring peningkatan jumlah kendaraan pribadi. Dalam lima tahun terakhir, jumlah angkutan umum kota terus mengalami penurunan,  pada tahun 2010 jumlah armada 604 buah, tetapi pada 2016, tinggal 300 saja.

Melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek, pemerintah menginginkan semua angkutan kota (angkot) bisa menggunakan AC.

Tak cuma AC, peremajaan angkot yang ada di Banjarmasin biasa disebut dengan taksi kuning sebenarnya sudah diwacanakan oleh pemko. Namun, karena cicilan yang terlalu tinggi, membuat sopir enggan melakukan peremajaan.

Bahkan, saat ini banyak trayek angkot yang mati. Dari total 33 jumlah trayek di Banjarmasin, hanya 13 trayek yang masih berjalan per 2016 lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik mengatakan,  Kementerian Perhubungan sebenarnya manginginkan pemasangan GPS di angkot. “Pada intinya ini untuk memberikan pelayanan pada penumpang. Di Banjarmasin memang sebagian besar seharusnya sudah diremajakan, karena kebanyakan umurnya sudah tua,” ujarnya.

Apalagi, usia angkot rata-rata di atas 10 tahun,  bahkan ada yang berusia 20 tahun. Menurutnya, dengan peremajaan kenyamanan pelayanan angkutan akan berbanding lurus dengan tingkat penumpang. “Kalau bagus pelayanannya, nyaman, masyarakat bisa kembali lagi ke angkot,” bebernya.

Namun, tidak adanya titik temu membuatnya pesimis jika angkutan umum kota dapat diremajakan. “Saya angkat tangan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang sopir taksi kuning sekaligus Ketua SPTI Taksi Kota Kuning Polos, M Helmi, mengaku sempat ditawari peremajaan,  tapi mereka tidak sanggup untuk bayar cicilan armada baru.  Pasalnya, mencari penumpang saat ini tidak lagi semudah dulu. “Kalau subsidi kami mau. Kalau pembicaraannya kacau, jelas tidak ada titik temu,” bebernya.

Termasuk wacana penggunaan AC. Menurutnya, penggunaan AC tidak mungkin dilakukan. Terlebih armada yang dimiliki tua.

Ichwan Noor Chalik mengakui,  sampai saat ini belum ada pola yang tepat untuk melakukan peremajaan taksi kuning. Pihaknya sudah mencoba dengan membentuk Badan Layanan Umum Daerah untuk pengadaan taksi, dengan kerja sama pihak ketiga. “Namun, gagal juga. Banyak supir yang tidak sanggup,” ujarnya.

Diakuinya, tingkat pelayanan dari taksi kuning sendiri masih sangat rendah. Dijelaskan, bantuan pemerintah pusat dibutuhkan agar rencana itu tidak sampai memberatkan pengusaha angkot. Salah satunya adalah dengan memberikan pinjaman kredit dengan bunga relatif murah. Karena,  menurutnya, APBD sendiri tak akan sanggup untuk menutupi peremajaan taksi kuning. (eka)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:08

Memilih Pejabat, Nadjmi: Bukan karena Teman, Apalagi Bayaran

BANJARBARU - Sebanyak 21 nama peserta pemilihan jabatan pimpinan tinggi pratama yang lolos tiga besar…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:05

Tahun ini Penyerahan Bantuan Alat Tangkap Ikan Tak Selesai

BANJARBARU – Penyerahan ribuan paket bantuan alat tangkap ikan (API) dari Kementerian Perikanan…

Sabtu, 16 Desember 2017 14:54

Alhamdulillah, Banjir di HSS Akhirnya Surut

KANDANGAN – Jalan empat kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS); jalan di Kecamatan Kandangan,…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

PRIHATIN..!!! Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:19

Fokus Penguatan Kader Lingkungan

BANJARBARU - Para kader lingkungan Banjarbaru Go Green and Clean Kamis (14/12) kemarin mendapatkan penghargaan…

Jumat, 15 Desember 2017 15:15

Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat

BATULICIN - DPRD Tanbu menyetujui Raperda Penanggulangan Prostitusi, Perumahan dan Permukiman menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .