MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 13 Oktober 2017 14:13
Berkobar Hebat, Api Bermula dari Mesin Nomor 1
HEROIK: Diliputi asap hitam dari buritan pesawat yang terbakar, meski menderita luka, pramugari ini berupaya memapah penumpang. Simulasi kecelakaan pesawat ini digelar kemarin pagi di landasan pacu Bandara Syamsudin Noor.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pesawat Pergram Air jenis Airbus A320 PK-BDJ terhempas dan terbakar di landasan pacu Bandara Syamsudin Noor, kemarin (12/10) sekitar jam 10 pagi. Dari 121 penumpang dan lima kru, 21 orang dinyatakan tewas.

Pesawat itu lepas landas dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Sekitar 10 mil dari Syamsudin Noor, mesin nomor satu mengalami gangguan teknis dan mengeluarkan kepulan asap hitam. Pilot sudah mengabarkan kerusakan pada petugas tower dan meminta pendaratan darurat.

Ketika mendarat, pesawat melenceng ke arah kiri dan baru berhenti mendekati pagar bandara. Api berkobar hebat pada buritan pesawat. Penumpang pun berlarian keluar dari pintu pesawat untuk menyelamatkan diri. Tim ARRF (Airport Rescue and Fire Fighting) yang sudah dihubungi petugas tower bergegas datang untuk memadamkan api.

Sementara pilot dan pramugari bolak-balik memapah penumpang yang berjatuhan di luar badan pesawat. Adapula yang coba menahan penumpang histeris. Yang hendak berbuat nekat, kembali ke dalam pesawat demi menyelamatkan keluarganya.

Dalam situasi hiruk-pikuk pasca kecelakaan, juru bicara bandara memastikan jumlah korban tewas sebanyak 21 orang, 39 orang menderita luka berat, 35 luka sedang dan 31 luka ringan.

Tragedi ini bukan kejadian sungguhan. Melainkan skenario dalam simulasi PKD (Penanggulangan Kejadian Darurat) Dirgantara Raharja ke-93. Pesawat yang terbakar pun hanyalah miniatur dari bahan kayu lapis.

"Yang penting bukan penyebab kecelakaannya, tapi penanggulangannya ketika musibah terjadi. Bandara harus siap," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro yang ikut menonton simulasi tersebut.

Tidak hanya ditonton masyarakat sekitar, simulasi kecelakaan pesawat terbang itu juga dipantau tim penilai. "Nanti akan ada evaluasi, apa saja yang harus dibenahi. Jadi dalam kondisi riil, bukan simulasi, risiko bisa ditekan," imbuhnya.

Dari simulasi ini pula semua aspek penanganan bencana bisa dikalkulasi. Misal, jarak dan daya tampung rumah sakit terdekat. Lalu seberapa cepat ambulan datang dan seberapa tanggap UGD (Unit Gawat Darurat) menangani korban.

Tak kalah penting adalah penanganan pasca bencana. Terutama bagaimana bandara menghadapi media massa. "Informasi harus satu pintu. Jubir harus mampu memberi informasi yang akurat. Sebab, dalam situasi seperti ini, rawan sekali simpang-siur informasi. Padahal keluarga korban sangat membutuhkannya," pungkas Danang.

Kecelakaan pesawat terbang ini hanyalah satu bagian simulasi. Adapula penanganan kebakaran di terminal kargo bandara. Api dipicu barang berbahaya yang rawan terbakar. Dalam simulasi itu tiga orang jatuh pingsan karena dikepung asap.

Sedangkan simulasi terakhir lebih ditujukan pada kesiapan Avsec (Aviation Security). Petugas keamanan bandara menghadapi 100 pengunjuk rasa lebih. Menyerbu bandara sebagai bentuk protes atas hasil rekrutmen pegawai bandara.

Dibantu Lanud TNI AU Sjamsudin Noor, Avsec dituntut mampu mengendalikan situasi. Ketika pengunjuk rasa mulai mengamuk, memprovokasi dan melempari petugas dengan benda-benda keras.

PTS General Manager Bandara Syamsudin Noor Suriganata mengatakan, sejak 2016 hingga 2017, PT Angkasa Pura I telah menggelar latihan serupa di tujuh bandara berbeda. Yakni Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Juanda Surabaya, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional Lombok dan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. (fud)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:54
BREAKING NEWS

Waduhh...! Gara-gara Truk ini Handil Bakti Macet Panjang

BANJARMASIN -Pengendara yang melintas di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti, dibuat gusar.  Penyebabnya…

Jumat, 21 September 2018 08:54

Diduga Cabuli Bocah 9 Tahun, Kai Anggut: Saya Cuma Mengelus Saja

BANJARMASIN - Muhammad biasa disapa Kai Anggut, wajahnya sudah keriput. Begitu pula kulitnya. Janggut…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Dibakar Api Cemburu, Pria ini Tarik Rambut Pacarnya Hingga Tercabut

BANJARMASIN - Fariz Landang alias Farid (30) gusar. Warga Jalan Kelayan B Kompleks H Arpan RT 07 Banjarmasin…

Jumat, 21 September 2018 08:44

Jatuh dari Sepeda, Bocah 4 Tahun Tewas Terlindas Pikap

KANDANGAN – Nasib tragis dialami seorang bocah, Syamsuri Ahmad (4,5). Ia tewas mengenaskan setelah…

Jumat, 21 September 2018 08:42

DUH NASIB..!! Maling Motor Jatuh ke Sawah, Pasrah Digebukin, Lihat Tuh Bibirnya, Jeberrrr...!!

BATULICIN - Seorang warga Pagatan yang ketahuan mencuri motor digebuki warga, Rabu (19/9) pagi sekitar…

Jumat, 21 September 2018 08:39

Gelar Razia Roda Dua di Samsat II Kayu Tangi, Puluhan Pemotor Terjaring

BANJARMASIN - Personel Satlantas Polresta Banjarmasin menggelar razia kendaraan roda dua, Kamis (20/9)…

Rabu, 19 September 2018 12:40

Lapas Kelebihan Kapasitas, Dewan: Pisahkan Bandar Narkoba dan Pengguna

BANJARMASIN - Persoalan kelebihan kapasitas di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) tak kunjung bisa diselesaikan.…

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…

Selasa, 18 September 2018 10:53

Ibnu Minta Satpol PP Back Up BNN Berantas Narkoba

SATUAN polisi pamong praja dituntut untuk membantu aparat. Apakah itu kepolisian atau BNN (Badan Narkotika…

Selasa, 18 September 2018 10:08

Pencari Barang Bekas Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Bibir Pantai

PELAIHARI - Tak Disangka, berniat ingin mencari barang bekas di sekitar bibir pantai, Jamal alias Rambo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .