MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:28
Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Lahan TNI AU Sudah Clear
SUDAH CLEAR: Dirut PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro dan Komandan Lanud Sjamsudin Noor saat memberikan klarifikasi terkait masalah lahan milik TNI AU di dalam area proyek pengembangan bandara.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro akhirnya lega. Masalah lahan milik TNI Angkatan Udara yang kebetulan berada di dalam area proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor dibereskan.

Ia senang karena akhirnya ada solusi yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. "Kami sudah berkoordinasi dengan markas TNI AU di Jakarta. Dan sekarang sudah clear," ungkap Danang, Kamis (12/10) seusai menyaksikan simulasi kecelakaan pesawat di landasan pacu bandara.

Masalah ini diketahui Danang dalam kunjungan pertamanya ke area proyek, Juli lalu, ketika menemani kunjungan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menelan investasi Rp2,3 triliun, bandara yang ditarget rampung 2019 itu didesain dengan daya tampung tujuh juta penumpang per tahun.

Lahan seluas 2,07 hektare milik TNI AU itu hendak digunakan Lanud Sjamsudin Noor sebagai lapangan latihan menembak. Karena statusnya yang masih dalam sengketa, kontraktor pun tak berani menyentuhnya.

"Sekarang area itu bisa digarap pelaksana proyek, sementara aktivitas latihan menembak TNI AU tidak akan terganggu," tukas Danang.

Sementara itu, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Abdul Haris menegaskan TNI AU tak pernah bersengketa dengan Angkasa Pura terkait lahan itu. "Saya malah berpikir demi pengembangan bandara dan masyarakat Kalsel, Angkasa Pura silakan gunakan saja lahan itu," ujarnya.

Masalah sebenarnya adalah lahan TNI AU juga terkena tumpang tindih lahan. "Lahan itu diklaim oleh warga, sudah kami temui pengklaimnya. Jadi masalah sebenarnya adalah konflik antara Lanud dengan warga. Kami tidak ada masalah dengan Angkasa Pura," tegasnya.

Angkasa Pura lantas menawarkan lahan pengganti di dekat Rindam VI Mulawarman. Disitu adalah lahan seluas 32 hektare milik Angkasa Pura. Berapa luasan tanah yang akan diberikan pada TNI AU sebagai ganti rugi, ia mengaku belum tahu.

"Berapa yang akan dikasih, itu tugas Angkasa Pura memikirkannya. Yang penting nilainya sepadan. Kalau ternyata lebih luas dari dua hektare ya Alhamdulillah," pungkas Letkol Pnb Haris sembari tertawa.

Lahan pengembangan bandara memang tak pernah sepi dari masalah. Pembebasan lahannya berlarut-larut, hingga sekarang pun ada saja yang kuasa hukum warga yang datang menggugat. (fud) 


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…

Jumat, 24 November 2017 11:02

Atasi Genangan dan Sampah Kiriman, ini yang Dilakukan Pemko

BANJARMASIN – Hujan sering mengguyur Banjarmasin dalam waktu satu bulan terakhir. Mulai dari intensitas…

Kamis, 23 November 2017 15:08

Meski Sudah Ditutup, Pembatuan Masih Hidup

BANJARBARU - Bisnis esek-esek di Pembatuan nampaknya kembali menggeliat. Satpol PP Banjarbaru, Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .