MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37
Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Menengok Kampung KB di Dusun Kali Kunting Pasuruan

KUNJUNGI JATIM: Kepala BKKBN Kalsel, Ina Agustina di dampingi Kabid Advokasi KIE, Penggerakan, Data dan Informasi (ADPIN), Haji Akhmad Sajali berbincang dengan beberapa ibu-ibu dari Dusun Kali Kunting, Desa Tambakan, Kabupaten Pasuruan, Jatim di sela-sela kunjungan ke Jatim, Kamis (12/10).

PROKAL.CO, Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih tergolong sederhana. Penghidupan mereka bergantung pada pertanian dan nelayan.

----------------------------

ENDANG, Pasuruan

---------------------------

Meski letak Dusun Kali Kunting cukup jauh dari ibukota Pasuruan, namun bukan berarti warga di wilayah ini tertinggal untuk ikut berperan aktif dalam menyukseskan program keluarga berencana (KB) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Buktinya Dusun Kali Kunting adalah dusun pertama yang dijadikan pilot proyek sebagai Kampung KB di Pasuruan. Setahun sebelum dicanangkan sebagai Kampung KB tahun 2015, desa tersebut merupakan desa maslahat, desa yang dikelola dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tertinggal dengan memaksimalkan potensi desa.

"Setelah dicanangkan sebagai Kampung KB, mulai terlihat perubahan yang signifikan," kata Kepala Desa Tambakan, Haji Khoiri menjelaskan dihadapan Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Ina Agustina ketika berkunjung  ke sana, Kamis (12/10).

Jika sebelumnya masyarakatnya berkeyakinan banyak anak banyak rezeki, sekarang paradigma itu sudah banyak berubah. Begitu pula dengan usia pernikahan para wanita, yang kebanyakan umurnya masih cukup muda. Sehingga belum bisa memahami betul bagaimana berumah tangga.

Untuk memberikan sosialisasi, kita memanfaatkan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat. Caranya, melalui ceramah di majelis taklim maupun langsung ke masyarakat. Utamanya terhadap kaum wanita yang usianya di bawah 20 tahun. Mereka diberi pemahaman usia yang paling ideal untuk menikah 21-25.

"Apa yang dilakukan sekarang ini sebenarnya tidak benar, kalau dulu banyak anak banyak rezeki kalau sekarang banyak anak banyak masalah," seloroh Khoiri.

Perlahan namun pasti tahun 2016 kita berhasil menurunkan angka pernikahan hingga tersisa 12,5 persen. Dan di tahun 2017 ini sudah tidak ada lagi alias nol persen. "Jumlah penduduk di Dusun Kali Kunting untuk laki-laki 632 sedangkan 607 wanita," sebutnya.

Keberhasilan Kampung KB Dusun Kali Kunting, Desa Tambakan Pasuruan ini  yang membuat rombongan studi banding BKKBN Provinsi Kalsel terpesona dan berupaya menggali kiat-kiat yang dikerjakan.

Rombongan yang dipimpin langsung Kepala BKKBN Kalsel, Ina Agustina yang didampingi Kabid Latbang BKKBN Jawa Timur, Karnadi Sigit dan Kepala Dinas KB dan PP Pasuruan, Yetti Purwaningsih ketika bertandang ke sana, berharap bisa mencontoh keberhasilan Kampung KB di Desa Tambakan.

Ina salut dengan Kampung KB di Pasuruan yang pencapaian sudah 100 persen sementara di Kalsel baru 94 persen. Kelebihan kampung KB di Pasuruan, pemerintah kabupaten setempat menggandengnya Kampung Maslahat, yaitu kampung yang Maju, Aman Lahir Batin dan Bermartabat.

Visi dan misi terbentuknya Kampung KB antara lain adalah terbentuknya keluarga berkualitas di tahun 2019, meningkatkan pelayanan KB, meningkatkan pendewasaan usia kawin serta meningkatkan jaringan institusi dan peran serta masyarakat.

Dia optimis setelah ini capaian kesertaan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kalsel cepat meningkat. “Untuk MKJP, kita akan lebih mendekati pihak rumah sakit untuk pelaksanaan kontrasepsi MOP (Medis Operasi Pria) dan MOW (Medis Operasi Wanita),” ujarnya. (yn/ram)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:50

Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong

Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga.…

Rabu, 22 November 2017 12:04

Kelas Inspirasi di Tiga Sekolah Sekaligus

BANJARBARU - Kelas Inspirasi, Selasa (21/11) kemarin diisi oleh tiga pimpinan perusahaan sekaligus di…

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Selasa, 21 November 2017 13:44

Dewa Pahuluan: Memberi Tidak Meminta

“Boss, Bang Dewa dirawat di RS Ulin. Ulun mau naik pesawat dari CGK”. Begitu telepon Erwin…

Selasa, 21 November 2017 13:15

Laporan dari Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 11 Banjarbaru

Senin (20/11) kemarin menjadi giliran Area Manager Lion Air Group, Agung Purnama, untuk mengisi program…

Senin, 20 November 2017 14:38

Melepas Kepergian Fitri Zamzam, Tokoh Penggerak Pemuda Banjarbaru

Kota Banjarbaru berduka. Salah satu tokoh penggerak pemuda di kota Idaman, Fitri Zamzam meninggal dunia,…

Sabtu, 18 November 2017 13:51

Asma, Penulis Cilik Peraih Penghargaan Nasional

Banua patut berbangga karena telah memiliki penulis cilik bernama Asma Taqiyya Jihada Fama. Bocah berusia…

Sabtu, 18 November 2017 13:17

Bangganya..!! Nur Aimah Akan Tampil di Kejuaraan Difabel Asia

Bangga, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan sosok Nur Aimah. Betapa tidak, atlet renang difabel…

Jumat, 17 November 2017 13:44

Laporan dari Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 8 Banjarbaru

Meski menjadi pengalaman pertamanya menjadi pembicara di hadapan para siswa, tak membuat GM TIKI Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 14:12

Bripka Ronny Setiadi, Polisi yang Jual Tanah demi Beli Mobil Ambulans

Menolong seorang wanita hamil yang hampir tak dapat tumpangan ke rumah sakit, membuat Bripka Ronny Setiadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .