MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:10
DLHD Kalsel Bakal Bentuk Tim Satgas Penanggulangan Merkuri
RENTAN MERKURI - Kawasan pertambangan emas ilegal biasanya rentan dengan pemakaian merkuri yang bakal merusak lingkungan. Lokasi foto di pertambangan emas ilegal Riam Adungan, Tanah Laut.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Presiden Joko Widodo menyebut pada tahun 2018 aktivitas pertambangan emas skala kecil bakal bebas dari penggunaan merkuri.

Pasalnya, akses mendapatkan merkuri di Indonesia sangat mudah. Padahal, penggunaan merkuri pada pertambangan emas bakal membawa dampak lingkungan yang signifikan, misalnya, pencemaran terhadap kualitas perairan yang berada dekat lingkungan pertambangan.

Ucapan orang nomor satu di Indonesia tersebut ditindaklanjuti dengan instruksi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Merkuri di masing-masing daerah.

Di Kalimantan Selatan, Radar Banjarmasin mendapatkan info dari Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Provinsi Kalsel telah membentuk satgas ini.

"Ya, kita sudah melakukan rapat untuk pembentukan tim satgas penanggulangan merkuri. Leading sector dari satgas ini berada di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalsel," kata Endang Camsudin, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHD Provinsi Kalsel saat ditemui Radar Banjarmasin di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Endang, satgas ini nantinya bakal diisi oleh berbagai pihak SKPD Provinsi. "Artinya, orang-orangnya berasal dari lintas sektor," tambah Endang.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Hanif Faisol Nurofiq membenarkan rencana pembentukan satgas ini. "Betul, saya sendiri terpilih sebagai ketua harian untuk satgas ini," kata Hanif yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel ini.

Namun, kata Hanif, satgas yang satu ini belum disahkan oleh gubernur. Tim satgas masih menunggu keluarnya Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Dijelaskan Hanif lebih lanjut, tim satgas nantinya bakal terbagi menjadi tiga. "Ada tim inti untuk mengkoordinir anggota yang ada, ada juga tim sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dampak penggunaan merkuri.

Ada pula tim khusus untuk melakukan penindakan atau penangkapan kepada warga-warga yang masih berani melakukan aktivitas pertambangan emas dengan merkuri," jelasnya.

Kata Hanif, dengan adanya tim sosialisasi ke masyarakat, risiko terjadinya konflik antara masyarakat dan pemerintah selaku leading sector satgas ini bakal diminimalisasi dengan baik. "Apabila masih berani menggunakan, kita akan lakukan tindakan tegas," ujarnya.

Untuk meminimalisasi penyebaran merkuri, Hanif mengatakan, tim satgas juga melibatkan pihak Bea Cukai untuk menangkal penyebaran merkuri pada bagian pintu masuk di Kalimantan Selatan. "Jadi, tidak cuma menindak para pelaku, tapi juga menangkal penyebarannya sampai pada titik awal masuknya barang tersebut," pungkasnya.

Disinggung soal anggaran, Hanif menerangkan pada tahun 2018 mendatang Satgas Penanggulangan Merkuri akan mendapatkan dana Rp1,5 miliar untuk operasionalisasi selama satu tahun. "Kita tunggu saja SK dari gubernur, secepatnya," tuntasnya. (dom/tof)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 17:10
Pemkab Balangan

Momen HUT RI, Pemkab Balangan Terima dan Beri Bantuan

  PARINGIN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada puncak Hari Kemerdekaan Republik…

Jumat, 17 Agustus 2018 16:05

Minim Museum, Peninggalan-Peninggalan Sejarah Berdebu di Banua

Memiliki sejarah yang kaya, Kalimantan Selatan tak punya museum untuk menyimpannya. Bahkan jika punya,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:58

Semarak, Tablig Akbar Ustaz Abdul Shomad di Barabai

BARABAI - Ustaz Abdul Shomad menyempurnakan perjalanan tablig akbarnya di banua ke Bumi Murakata Barabai,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:51
Pemko Banjarbaru

POSBINDU PTM Sumber Sehat Dinilai

BANJARBARU — Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:33

Tumben, Sidang Paripurna DPRD Banjarmasin Diwarnai Interupsi dan Walk Out

BANJARMASIN - Sidang Paripurna di Gedung DPRD Banjarmasin biasanya berlangsung adem-ayem. Namun, sidang…

Jumat, 17 Agustus 2018 13:59

Dinas Pertanian Tanbu Bagikan Bibit Unggul Gratis untuk Petani

BATULICIN — Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Pertanian…

Jumat, 17 Agustus 2018 13:51

Paskibra Tanbu Dikukuhkan

BATULICIN - Sebanyak 37 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) angkatan XV Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 17 Agustus 2018 13:48

Anggaran Perubahan 2018 Sudah Terukur

BATULICIN - Penyusunan Nota Keuangan dan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 terus melakukan teori pendekatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:14

Hadir di Banua, UAS: Saya Mencari Ijazah ke Banjar

BANJARBARU - Baru berdiri memulai ceramah,  Ustaz Abdul Shomad (UAS) sudah disambut histeris jemaah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:10

Menelisik Dugaan Permainan Tender Proyek di Kotabaru

Bertahun menanti geliat pembangunan yang dijanjikan, tapi yang dialami rakyat Kotabaru malah kisruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .