MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Minggu, 15 Oktober 2017 11:27
Hilirisasi Industri Karet Kalsel Dilirik
NAIK TURUN: Harga karet yang fl uktuatif membuat petani karet menjerit karena komoditas mereka tak ada nilainya.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Fluktuasi harga karet membuat banyak pihak yang menggelutinya jadi menjerit. Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Mahyuni sangat berharap dengan masuknya investor asing untuk mengembangkan industri karet agar tak mengalami fluktuasi harga. "Artinya, kita harus menggenjot program hilirisasi industri karet," ujar Mahyuni, ketika diwawancarai Radar Banjarmasin, (10/10).

Dijelaskan Mahyuni, program hilirisasi industri karet bakal mengubah nilai jual karet di Kalimantan Selatan bakal jadi melejit lebih tinggi. "Saya memikirkan bahwa produk karet di Kalimantan Selatan bisa dikembangkan menjadi produksi ban atau sarung tangan lateks. Kedua produk tersebut mempunyai bahan baku dari karet," kata dia. Namun, kata Mahyuni untuk menjalankan hilirisasi industri memerlukan biaya yang besar. "Bantuan dari investor sangat dibutuhkan untuk ini," kata dia.

Rencana mengenai hilirisasi industri karet ini ia bawa dalam forum pertemuan pimpinan SKPD Provinsi Kalimantan Selatan dengan Peserta Sekolah Dinas Luar Negeri Kementerian Luar RI Angkatan Ke-59. Para diplomat muda tersebut mengunjungi Setda Provinsi Kalsel untuk memetakan beragam potensi perekonomian Kalimantan Selatan yang bisa diperkenalkan di luar negeri.

Pimpinan rombongan diplomat muda, Bayunto Samba, menjelaskan Indonesia memang sedang berupaya meningkatkan nilai ekspor, menambah wisatawan asing, serta menarik investor asing untuk berinvestasi di Indonesia, lebih khusus di Kalimantan Selatan. "Saya melihat ada potensi besar yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan," kata Bayu saat diwawancarai Radar Banjarmasin. Agenda ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Harris Makkie serta jajaran pimpinan SKPD Provinsi Kalimantan Selatan. Masing-masing dari mereka menyampaikan aspirasi yang nantinya bakal dibawa para diplomat ke luar negeri.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, rombongan diplomat muda menyarankan agar para pimpinan SKPD dapat membuat paket-paket investasi sesuai kebutuhan mereka yang nantinya bakal berpotensi menarik investor asing masuk ke Kalimantan Selatan.
(dom/tof)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .