MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Minggu, 15 Oktober 2017 11:57
Dibanding Tala, Tanbu Lebih Siap Jadi Kawasan Industri
ISTIMEWA: Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Bupati Tanbu Mardani H Maming dalam acara Mappanretasi di Pagatan, 7 Mei 2017 silam.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pemerintah pusat sudah menunjuk Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu dan Jorong, Kabupaten Tanah Laut sebagai daerah yang masuk proyek strategis nasional (PSN) dalam pembangunan kawasan industri.

Bahkan, dalam rapat terbatas yang digelar Presiden RI, Joko Widodo pada bulan April lalu yang diikuti oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Jokowi ingin mempercepat terealisasinya kawasan industri di dua kabupaten ini.

Bagaimana progres kesiapan pembangunan kawasan industri tersebut saat ini? Kepala Dinas Perindustrian Kalsel Mahyuni membeberkan, jika dibandingkan antara Kabupaten Jorong, Tanah Laut dengan Kabupaten Tanah Bumbu. Dia menyebut, Tanah Bumbu daerah dinilai paling cepat dan siap dalam mempersiapkan sarana pendukung.

Lahan kawasan industri di Tanbu sendiri terangnya ada dua blok. Blok I luasnya 950 hektar, sedangkan di blok II luas lahan yang disiapkan mencapai 2.300 hektar. Sedangkan di Jorong luasnya mencapai 6.370 hektare.

Kesiapan Pemkab Tanbu dibuktikan dengan beberapa persyaratan yang sudah banyak terpenuhi. Seperti sudah adanya dokumen masterplan, rencana detail tata ruang kawasan pendukung, detail engineering design (DED) jalan di dalam kawasan industri, amdal kawasan, hingga progres perubahan status Politeknik Batulicin dari swasta ke negeri untuk mendukung sumber daya manusia di kawasan industri nanti.

Pendukung lain, Pemkab Tanbu terangnya juga sedang proses penyelesaian amdal lalu lintas dalam kawasan untuk menopang arus lalu lintas barang di kawasan industri agar ketika kawasan ini tumbuh dan berkembang, tak terjadi kemacetan. “Pengelolaan pun mereka (Pemkab Tanbu) sudah ada melalui BUMD setempat,” beber Mahyuni.

Sementara, di Kabupaten Jorong, Tanah Laut sebutnya, belum badan pengelola kawasan industri seperti BUMD yang ada di Tanbu. Meski demikian, dalam rapat terakhir baru-baru tadi Pemkab Tanah Laut ungkapnya dalam waktu dekat akan membentuk BUMD.

Peraturan Daerahnya tengah disusun.
Pengelolaan kawasan industri nantinya punya tugas dan tanggung jawab yang komplit. Pasalnya, selain menanamkan investasinya dalam pembangunan, juga menyediakan berbagai macam fasilitas penunjang. “Ini yang harus ada komitmen dari BUMD nanti. Sementara, Pemkab Tanbu sudah ada. Kita masih menunggu Pemkab Tanah Laut,” tambahnya.

Diuraikannya, sarana pendukung ini meliputi, keperluan jaringan jalan, air baku dan penyediaan air bersih, penyediaan listrik, penunjang komunikasi, menyuplai gas, ruang terbuka hijau, rumah sakit hingga tempat bisnis. “Kami targetkan, di bulan Oktober ini, Perda pengelolaan kawasan industri di Tanah Laut akan rampung,” tekannya.

Pemerintah pusat sendiri dalam pembangunan kawasan industri nasional di dua daerah ini terang Mahyuni adalah bantuan penyusunan DED jalan, DED kawasan pendukung dan DED pembangunan politeknik hingga masterplan. “Sudah Miliaran Rupiah digelontorkan pusat.

Saya detailnya tak tahu, karena tendernya ada di pusat langsung. Kami berharap amdal lalu lintas yang belum di Jorong selesai tahun ini. Sehingga tahun 2018 mendatang bisa mempromosikan kepada seluruh investor di dunia untuk berinvestasi di Kalsel,” ujarnya.

Setelah ditunjuknya dua daerah ini sebagai kawasan industri strategis tentu membawa angin segar dan kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Banua. Adanya kawasan industri strategis ini, diharapkan para investor berbondong-bondong menanamkan modalnya dengan cara mendirikan perusahaan baik itu perusahaan skala kecil maupun skala besar. Yang pada akhirnya menyerap tenaga kerja lokal dan tumbuhnya ekonomi di daerah.

Disisi lain, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengharapkan realisasi kawasan industri ini cepat. Menurutnya, dengan adanya kawasan industri ini dapat mempercepat perekonomian di Banua, khususnya di dua daerah tersebut. “Selain ekonomi akan tumbuh, yang paling penting adalah akan terserapnya tenaga kerja yang dapat mengurangi pengangguran,” katanya. (mof/yn/ran)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:06

Waduh! Harga Eceran Gas Elpiji 3 Kg di Banjarmasin Sudah Rp38 Ribu

BANJARMASIN – Kelangkaan pasokan gas 3 Kilogram di wilayah Kota Banjarmasin belakangan ini menyulitkan…

Senin, 19 Februari 2018 13:27

Di Banjarbaru, Elpiji 3 Kg Sudah Tembus Rp35 Ribu

BANJARBARU - Dalam beberapa hari terakhir, gas elpiji 3 kilogram di Banjarbaru mengalami kelangkaan.…

Kamis, 01 Februari 2018 15:45

Pengusaha Batubara Dominan Tunggak Pajak di Banua

BANJARMASIN – Meski menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar, ternyata…

Senin, 29 Januari 2018 10:17

Harga Cabai Kembali Meroket

KANDANGAN – Harga cabai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sepanjang bulan Januari 2018 ini,…

Sabtu, 27 Januari 2018 14:46

Geliat Bisnis MUA di Banjarmasin Kini Kian Menjanjikan

Make up artist (MUA). Siapa yang tak tahu dengan sebutan itu. Apalagi di kalangan perempuan masa kini.…

Senin, 15 Januari 2018 11:16

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin

Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng…

Rabu, 10 Januari 2018 16:02

Ternyata Daging Ayam Sumbang Inflasi Tertinggi

BANJARBARU - Di bulan Desember 2017 lalu, Kalsel merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Tanjung…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Minggu, 17 Desember 2017 13:48

Dua Minggu Jelang Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Naik

KANDANGAN — Dua minggu menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018 harga kebutuhan pokok di Kabupaten…

Kamis, 14 Desember 2017 15:34

HEDEH..!! Gas 12 Kg Juga Ikutan Langka

AMUNTAI - Sejak November lalu, masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dibuat bingung dengan menghilangnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .