MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 18 Oktober 2017 12:53
Bandar Arisan Online Sakit Demam, Murjani Mangkir
JADI PESAKITAN: Siti Raihanah alias Iray ketika menunggu di ruang tahanan Pengadilan Negeri Martapura dalam sidang pemanggilan saksi korban belum lama ini. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARTAPURA - Sidang lanjutan kasus arisan online bodong terpaksa diskorsing majelis hakim. Pasalnya, saksi kunci yang dipanggil mangkir. Sementara terdakwa yang tak lain sang bandar arisan, Siti Raihanah alias Iray Kasfi sedang sakit.

Perempuan 23 tahun itu tetap hadir ke Pengadilan Negeri Martapura, kemarin (17/10) siang. Tapi datang dengan muka pucat dan letih. "Terdakwa sudah demam tiga hari terakhir, katanya meriang," kata Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Banjar Noorhaniyah.

Iray datang mengenakan pakaian serba gelap. Dari kerudung hitam, kaos panjang hitam dan jins biru malam. Matanya tampak berair karena menahan nyeri. Tak satu pun kata keluar dari mulutnya ketika didekati wartawan.

Ia didakwa atas dugaan penipuan terhadap 124 nasabah dengan nilai kerugian total mencapai Rp3 miliar. Ia memasarkan arisan online itu via akun instagramnya @iray_kasfi. Ceritanya klasik, Iray berhasil menggoda masyarakat yang ingin lekas kaya tanpa harus capek-capek bekerja.

Lantas, siapakah saksi kunci yang dimaksud jaksa? Dia adalah Murjani, teman Ridho, suami Iray. Murjani adalah pemegang rekening yang dipinjam Iray untuk pemasukan dan pengeluaran dana arisan. "Iya, rekeningnya atas nama Murjani. Tak ada penjelasan mengapa ia mangkir," imbuhnya.

Memasuki pekan keempat, persidangan ini memang menyedot energi besar. Contoh, dalam sidang pertama dengan agenda pemanggilan saksi korban, dari empat orang saksi, hanya seorang saksi yang bisa tuntas diperiksa.

Kini dari keempat saksi korban tersebut, tersisa seorang saksi yang belum diperiksa. Ia terus-terusan mangkir dengan alasan sibuk bekerja.

Lantas, adakah saksi ahli yang akan dipanggil? Hakim berharap ada praktisi perbankan atau keuangan yang bisa menambahkan keterangan. "Ada, saksi ahli dari Banjarmasin. Nanti dipanggil," pungkasnya.

Sama seperti sidang sebelumnya, kasus ini sukses menyedot perhatian publik. Sekitar 20 perempuan muda menunggu-nunggu di luar gedung pengadilan. Rata-rata adalah korban Iray. Ada yang menderita kerugian ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

Salah satunya adalah Maulida, warga Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru. Menunggu sejak jam 12 siang, ia kecewa karena pada jam tiga siang baru diberitahu sidang mengalami penundaan.

Maulida datang karena penasaran dengan sosok Murjani, Ridho dan mertua Iray. "Saya dengar kabar mereka semuanya dipanggil hari ini untuk menjadi saksi," ungkapnya.

Perempuan yang mengenakan lensa kontak mata berwarna itu mengakui pernah mentransfer sejumlah uang ke rekening atas nama Murjani. "Jika saya tak salah ingat rekeningnya BRI," sebutnya.

Ditanya soal Ridho, ia yakin seratus persen dengan keterlibatan sang suami. Alasannya sederhana, mustahil Iray seorang diri mengelola perputaran uang sebesar itu. "Kalau kita datang ke rumah Iray untuk membeli arisan, Edo (Ridho) pasti menemani di samping. Kata beberapa teman, dia juga yang menghitung uangnya," bebernya. (fud/ema)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 18:26

Hadeehh..! Begini Jadinya Klo Suka Bikin Gaduh di Kos-kosan

BANJARBARU - Berkumpul di dalam satu kamar indekos dan bikin gaduh hingga larut malam, tujuh muda-mudi…

Minggu, 21 Oktober 2018 18:34
Breaking News

5 Rumah di Tanah Laut Diterjang Puting Beliung

TANAH LAUT --Waarga Jalan Pembangunan RT 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur di kejutkan dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:11

Kasihannya ae..! Baru Dipanen 10 Ton Padi Terbakar

MARABAHAN - Musibah memang tidak kenal waktu. Baru mengadakan selamatan dirumahnya, Ijun (40) warga…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .