MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 24 Oktober 2017 09:43
Toko Mainan dan Spare part Dirazia, ini Hasilnya
SIDAK: Dinas Perindustrian dan Pergadangan Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin serta Yayasan Lembaga Konsumen Kalimantan Selatan melakukan sidak ke beberapa toko mainan dan toko spare part, kemarin siang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sidak ke beberapa toko mainan dan toko spare part dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin, serta Yayasan Lembaga Konsumen Kalsel, kemarin siang. Hasilnya, beberapa mainan yang beredar ditemukan masih belum memiliki label standar SNI, serta terjemahan dalam Bahasa Indonesia.

Contohnya ketika tim menuju toko mainan yang berada di Jalan Kolonel Sugiono. Di toko ini, tim banyak menemukan mobil-mobilan, pesawatan, dan beberapa mainan lainnya tanpa menggunakan label SNI, dan tidak ada terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Pemilik toko mainan, Sujato mengatakan pihaknya hanya menerima barang. Pihak produsen yang semestinya melakukan pelabelan. “Ini sisa mainan yang lama. Kalau yang baru SNI semua,” ujarnya.

Awalnya, Sujato juga berdalih hanya mainan dengan harga di atas Rp1 juta mendapatkan terjemahan Bahasa Indonesia dalam kemasan. Tim gabungan pun langsung memberikan sanggahan jika tak ada batasan harga untuk mendapatkan label SNI dan terjemahan Bahasa Indonesia. “Maaf saya salah. Ternyata tidak ada batasannya. Baru saja kami dapat infonya,” ralatnya.

Selain memeriksa toko mainan, tim juga melakukan razia ban sepeda motor di Jalan Kuripan. Tim membeli dua ban untuk melakukan uji ke laboratorium di Jakarta.

Kasi Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Dinas Perdagangan Kalsel, Royani mengatakan razia ini dilakukan untuk melindungi konsumen. Terlebih bahan mainan tanpa SNI dapat membahayakan anak-anak. Namun, pihaknya hanya melakukan pembinaan terhadap toko tersebut. “Yang penting saran kami kepada pemilik toko itu agar barang yang dijualnya itu bisa menjaga keselamatan pemakainya, keamanannya, juga lingkungannya. Apalagi banyak mainan anak-anak yang menggunakan aliran listrik, baterai, dan ini sangat membahayakan untuk anak-anak, dan mainan itu bisa meledak,” ungkapnya.

Razia perdana untuk toko mainan ini berdasarkan Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU No 72 tentang Label SNI, serta Permendag No 7 tentang perdagangan. “Setelah pembinaan jika ada pelanggaran, kami bisa mencabut izin perdagangannya,” ancamnya.

Ketua YLK Kalsel, Hasby Mahbara berharap ada tindakan hukum tegas. “Jangan membina saja, kalau kita tegas maka pihak produsen kena sanksi sesuai dengan Undang-Undang Konsumen. Hukuman maksimal lima tahun dan denda Rp 2 miliar. Tetapi yang bisa menindak itu dinas terkait, kami fungsinya hanya pengawasan dan pembinaan saja,” tuntasnya.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 11:24

Hamli Diberhentikan Dari Ketua Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Tertanggal 9 November lalu, Sekdako Banjarmasin Hamli Kursani resmi diberhentikan…

Sabtu, 25 November 2017 11:21

DPRD Kota Banjarmasin Hanya Mampu Selesaikan 17 Perda

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin mampu menyelesaikan sebanyak 17 peraturan daerah (Perda) pada…

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…

Jumat, 24 November 2017 13:24

Berikan Kiat Cara Bekerja Dengan Bahagia

BANJARBARU - Program kelas inspirasi yang digelar oleh General Manager Community Plus (GMC+) bekerja…

Jumat, 24 November 2017 12:59

Jalan A Yani Km 32 Dipasang Videotron, Pengendara: Silau Pak!

BANJARBARU - Di Banjarbaru kini telah tersedia videotron, dipasang di Jalan A Yani Km 32. Sayangnya,…

Jumat, 24 November 2017 11:21

9.537 Orang Sudah Mendapat Penyuluhan

BATULICIN - Ratusan anggota majelis taklim dan pengajian yang ada di Bumi Bersujud, mengikuti sosialisasi…

Jumat, 24 November 2017 11:20

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

BATULICIN - Wabup Tanbu Sudian Noor mengatakan, salah satu indikator bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terkenal…

Jumat, 24 November 2017 11:17

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berkualitas

BATULICIN - Sinergi dengan peningkatan pembangunan sejumlah sarana kesehatan di Kabupaten Tanbu, pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .