MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:22
LOH..??! Pengusaha Banua Juga Tolak Perppu Ormas

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Ormas terus menuai kritik tajam. Terbaru, sejumlah pengusaha di Kalimantan Selatan yang bergabung dalam komunitas Pengusaha Banua Rindu Syariah menyatakan, penolakan terhadap Perppu ini dalam informal meeting yang digelar di satu rumah makan, di Banjarmasin, Sabtu siang (21/10).

Pujo Nugroho, yang didaulat untuk menyampaikan analisanya berpendapat, walaupun Perppu ini tidak berdampak langsung terhadap dunia usaha, namun ia bersepakat dengan pendapat pakar hukum Tata Negara, Refly Harun yang menolak Perppu ini lantaran dapat membubarkan organisasi apapun tanpa proses pengadilan.

Menurut Pujo, yang bergerak dalam internet marketing ini, pembubaran ormas, termasuk organisasi pengusaha, dapat terjadi lantaran subyektifitas pemerintah. "Bisa saja suatu organisasi dibubarkan karena faktor like and dislike. Seperti Pengusaha Rindu Syariah bisa dibubarkan lantaran sikap kritisnya," jelasnya sebagaimana rilis yang diterima Radar Banjarmasin.

Selanjutnya dalam telaah hukum oleh Deden Koswara SH MH, terungkap berbagai kelemahan dalam Perppu Ormas. Secara konsiderannya banyak kelemahan serta tidak menggambarkan apa yang terjadi sebenarnya.

"Ketika Perppu ini diterbitkan alasannya untuk menyempurnakan UU No 17 tentang Ormas yang dianggap tidak komprehensif. Namun yang terjadi Perppu Ormas malah mengurangi UU yang sudah ada,  bukan menambah atau menyempurnakannya," ungkap dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat ini.

Ia juga mengkritisi tiadanya proses pembuktian oleh pengadilan dalam Perppu ini yang kemudian ditentukan sepihak oleh pemerintah. "Pembuktian bukanlah wewenang pemerintah tapi pengadilan, " tegasnya.

Menurutnya, kasus pembubaran HTI oleh pemerintah tanpa proses pengadilan adalah bentuk kesewenang-wenangan yang melanggar asas hukum.

"Adapun alasan bahwa UU Ormas No 17 Tahun 2013 belum menganut asas cantrarius actus itupun tidak benar karena asas itu pada pasal 61 huruf d, dimana pemerintah dapat mencabut badan hukum ormas setelah adanya keputusan pengadilan, " tambahnya.

Sejumlah pengusaha yang hadir turut mengungkapkan alasan mereka menolak Perppu Ormas. Muhammad Idrus, peternak dan pedagang unggas dari desa Aluh Aluh menyatakan penolakannya terhadap Perppu Ormas karena telah merugikan ormas Islam.

H Saibani, pengusaha di bidang migas, berpendapat bahwa Perppu ini sangat dipaksakan karena tidak ada darurat maupun ancaman. "Perppu ini juga diskriminatif,” ia menambahkan.

"Saya dengan tegas menolak Perppu Ormas karena zalim terhadap ormas Islam, " tegas Raika Sadad, pebisnis kuliner.

Sementara Aywan Nazhan, konsultan IT, berpandangan bahwa Perppu ini tidak hanya berdampak pada dibubarkannya HTI, tapi juga akan berdampak kepada ormas yang lain.

Ahmad Zainuddin, pengusaha Art Glass asal Pelaihari mengatakan, tidak ada kegentingan dalam terbitnya Perppu. "Yang ada adalah pemerintah memaksakan kegentingan," ujarnya mengutip kata-kata dosen filsafat Rocky Gerung. 

"Perppu ini harus kita tolak jangan sampai menjadi Undang-undang", pungkas Sumarsono, pengusaha sayur mayur dari kota Pelaihari.

Di akhir acara semua peserta yang hadir menandatangani petisi penolakan Perppu Ormas yang akan disampaikan sikap itu secara resmi melalui DPRD Kalsel maupun langsung ke DPR RI. (bin/by/ram)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:09

Raih Predikat Kota Pintar Tapi Masih Banyak yang Buta Huruf

BANJARMASIN - Menyandang predikat kota pintar, penduduk Kota Banjarmasin masih ada yang buta huruf.…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Anang: Pemko Memancing Kami Memasuki Zona Perang

BANJARMASIN - Sidang sengketa informasi publik antara Pemko Banjarmasin versus warga berlanjut. Komisi…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Baru Dibangun 2017, Siring dan Jalan Beton di Desa Dalam Pagar Ulu Ambruk

MARTAPURA – Jalan cor beton dan siring di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 08:36
Pemko Banjarbaru

Gelar Pawai Budaya Islami Menyambut Tahun Baru Islam

BANJARBARU – Masih dalam momen menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, Pemerintah Kota Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:34
Pemko Banjarbaru

Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah, Kapolres Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:27
Pemkab Tanah Bumbu

Gandeng Pengusaha Cegah Anak Stunting

BATULICIN - Dalam rangka pencegahan anak stunting, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjalin kerja sama…

Jumat, 21 September 2018 08:26
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Peringati Harhubnas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)  dengan menggelar upacara…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Pemkab Tanah Bumbu

Ratusan Jemaah Hadiri Haul Dato Lattako

BATULICIN - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Tanbu H Ambo Sakka menghadiri Haul Akbar Dato Latakko…

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .