MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:40
Ditunda atau Dibatalkan? Kampus IPDN di Kalsel Masih Belum Jelas
Haris Makkie

PROKAL.CO, BANJARBARU - Semasa zaman Gubernur Rudy Ariffin, mencuat rencana pembangunan kampus IPDN (Institut Pemerintah Dalam Negeri) di Kalsel. Tak sekadar wacana, pemerintah provinsi menseriusinya dengan menyiapkan lahan di Banjarbaru. Sekian tahun berlalu dan kepala daerah telah berganti, apa kelanjutannya?

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Haris Makkie tampak tak bersemangat ketika disodorkan pertanyaan ini. Ia mengaku sudah menyurati Kementerian Dalam Negeri, menanyakan kapan lumbung kaum birokrat itu direalisasikan.

Hasilnya, tak ada balasan jawaban. Sikap pemerintah pusat ini membuatnya bingung. Apakah rencana itu cuma ditunda atau diam-diam memang sudah dibatalkan, tak ada kepastian.

"Pernah kami tanyakan secara lisan, disurati juga sudah. Namun, hingga sekarang belum ada jawaban," beber Haris, kemarin (23/10) di Aula Aberani Sulaiman, perkantoran gubernur Banjarbaru.

Haris tahu betul rencana ini. Sebab, ketika gagasan itu mencuat ia menjabat sebagai Kabag Humas Setdaprov Kalsel. Pemprov sudah menjajaki rencana ini bersama Kemendagri secara intens. Mengutus orang ke Jakarta hingga menggelar ekspose bersama untuk rencana pembangunan.

Sekretaris Jenderal Kemendagri mengisyaratkan untuk regional Kalimantan bakal ada kampus IPDN kedua (setelah Kalbar). Kalsel dipilih karena lebih dekat dengan tetangga lain seperti Kaltim dan Kalteng. Tak salah jika pemprov menjadi berharap-harap setelah mendengar pernyataan itu.

Pemprov lantas menyediakan lahan seluas 20 hektare di Gunung Kupang, Jalan Mistar Cokro Kusomo Banjarbaru. Dengan taksiran awal keperluan anggaran Rp200 miliar, sumber utama pendanaan dari APBN dengan dibantu APBD.

Pemprov begitu bersemangat mengingat anak-anak Banua yang ingin masuk IPDN harus menempuh jarak jauh dan ongkos yang tak sedikit. Apalagi rencana ini diyakini bisa mendongkrak kuota calon sarjana IPDN asal Kalsel hingga dua kali lipat. Selama ini rata-rata Kalsel hanya mampu mengirim 30 orang per angkatan.

"Intinya, kami sudah menyiapkan lahan sesuai yang diminta kementerian. Tapi tidak ada tindak lanjut! Jadi sekarang pemprov cuma bisa menunggu," pungkas Haris.

Kebetulan, dalam acara serah tugas 29 praja angkatan ke-23 IPDN untuk Kalsel kemarin, hadir Asisten Deputi Perbatasan Darat BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) Anny Juliastini. Berdiri tahun 2010, BNPP adalah lembaga di bawah naungan Kemendagri.

Anny enggan memberi jawaban pasti: ditunda atau dibatalkan. Ia hanya memastikan rencana pembangunan kampus IPDN Kalsel tidak akan terwujud dalam waktu dekat. "Ada perubahan kebijakan di pusat. Sekarang Kemendagri melihat prioritas utama adalah membenahi kampus-kampus IPDN yang ada, bukan menambah jumlah kampus," tegasnya.

Alasan kedua, dan ini yang lebih krusial, Kemendagri merasa berat lantaran APBN yang sedang cekak. "Anda tahu sendirilah bagaimana kondisi keuangan negara sekarang, harus berhemat," imbuh perempuan berkacamata ini.

Anggaran yang ada akan dikonsentrasikan pada perbaikan kurikulum, mutu pengajar, sarana kampus dan jaringan alumni. "Jadi konsentrasinya sekarang menguatkan kampus-kampus yang ada dulu. Kalau semua sudah kuat, mungkin Kalsel bisa dipikirkan lagi," tegas Anny. (fud)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 19:59
Parlementaria Balangan

Iswan : Guru Berprestasi Harus Diberdayakan di Sekolah

PARINGIN - Pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi visi-misi utama Pemkab Balangan…

Selasa, 20 Februari 2018 15:24

Gusti Syahyar Resmi Penjabat Sementara Bupati Tapin

BANJARMASIN – Masa Jabatan Arifin Arpan sebagai Bupati Tapin resmi berakhir, Senin (19/2) kemarin.…

Selasa, 20 Februari 2018 15:10
Parlementaria

DPRD Banjarbaru Berharap Atlet Berprestasi Lebih Diperhatikan

BANJARBARU - KONI Banjarbaru kini telah memiliki ketua baru. Setelah Sabtu (17/2) tadi dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 15:07

Lensa Foto Pemko Banjarbaru Sepekan

MENTERI PERDAGANGAN: Wakil Walikota banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan saat menyambut Menteri perdagangan…

Selasa, 20 Februari 2018 14:35

Semula Jatuh di Depan Rumah, Kini Kondisi Rizi Memprihatinkan

BANJARMASIN – Salman Al Farizi harus menjalani hidup yang tak biasa. Bocah berumur 4 tahun itu…

Selasa, 20 Februari 2018 14:31

Waduh Pos Polantas Jadi Tempat Ngelem Anjal

EKS POS polantas di oprit Jembatan Merdeka dirobohkan Satpol PP, kemarin (19/2) pagi. Lantaran pos yang…

Selasa, 20 Februari 2018 14:28

LOWONGAN !!! Jabatan Dirut PDAM Dilelang

BANJARMASIN - Sepeninggal Muslih yang tertangkap tangan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), jabatan…

Selasa, 20 Februari 2018 13:07

Ratusan Peserta Ramaikan SMPC Batulicin

BATULICIN - Ratusan peserta ikut meramaikan kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) gelaran Radar Banjarmasin…

Selasa, 20 Februari 2018 13:07

Komunitas Vespa se-Kalsel Gelar Acara Bekumpulan

BATULICIN - Komunitas Vespa seluruh Kalimantan Selatan menggelar acara Bekumpulan Vespa Kalimantan Selatan…

Selasa, 20 Februari 2018 12:54

Rehab Bangunan Sekolah Tetap Prioritas Pemkab Tanbu

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Pendidikan akan menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk Rehab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .