MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:40
Ditunda atau Dibatalkan? Kampus IPDN di Kalsel Masih Belum Jelas
Haris Makkie

PROKAL.CO, BANJARBARU - Semasa zaman Gubernur Rudy Ariffin, mencuat rencana pembangunan kampus IPDN (Institut Pemerintah Dalam Negeri) di Kalsel. Tak sekadar wacana, pemerintah provinsi menseriusinya dengan menyiapkan lahan di Banjarbaru. Sekian tahun berlalu dan kepala daerah telah berganti, apa kelanjutannya?

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Haris Makkie tampak tak bersemangat ketika disodorkan pertanyaan ini. Ia mengaku sudah menyurati Kementerian Dalam Negeri, menanyakan kapan lumbung kaum birokrat itu direalisasikan.

Hasilnya, tak ada balasan jawaban. Sikap pemerintah pusat ini membuatnya bingung. Apakah rencana itu cuma ditunda atau diam-diam memang sudah dibatalkan, tak ada kepastian.

"Pernah kami tanyakan secara lisan, disurati juga sudah. Namun, hingga sekarang belum ada jawaban," beber Haris, kemarin (23/10) di Aula Aberani Sulaiman, perkantoran gubernur Banjarbaru.

Haris tahu betul rencana ini. Sebab, ketika gagasan itu mencuat ia menjabat sebagai Kabag Humas Setdaprov Kalsel. Pemprov sudah menjajaki rencana ini bersama Kemendagri secara intens. Mengutus orang ke Jakarta hingga menggelar ekspose bersama untuk rencana pembangunan.

Sekretaris Jenderal Kemendagri mengisyaratkan untuk regional Kalimantan bakal ada kampus IPDN kedua (setelah Kalbar). Kalsel dipilih karena lebih dekat dengan tetangga lain seperti Kaltim dan Kalteng. Tak salah jika pemprov menjadi berharap-harap setelah mendengar pernyataan itu.

Pemprov lantas menyediakan lahan seluas 20 hektare di Gunung Kupang, Jalan Mistar Cokro Kusomo Banjarbaru. Dengan taksiran awal keperluan anggaran Rp200 miliar, sumber utama pendanaan dari APBN dengan dibantu APBD.

Pemprov begitu bersemangat mengingat anak-anak Banua yang ingin masuk IPDN harus menempuh jarak jauh dan ongkos yang tak sedikit. Apalagi rencana ini diyakini bisa mendongkrak kuota calon sarjana IPDN asal Kalsel hingga dua kali lipat. Selama ini rata-rata Kalsel hanya mampu mengirim 30 orang per angkatan.

"Intinya, kami sudah menyiapkan lahan sesuai yang diminta kementerian. Tapi tidak ada tindak lanjut! Jadi sekarang pemprov cuma bisa menunggu," pungkas Haris.

Kebetulan, dalam acara serah tugas 29 praja angkatan ke-23 IPDN untuk Kalsel kemarin, hadir Asisten Deputi Perbatasan Darat BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) Anny Juliastini. Berdiri tahun 2010, BNPP adalah lembaga di bawah naungan Kemendagri.

Anny enggan memberi jawaban pasti: ditunda atau dibatalkan. Ia hanya memastikan rencana pembangunan kampus IPDN Kalsel tidak akan terwujud dalam waktu dekat. "Ada perubahan kebijakan di pusat. Sekarang Kemendagri melihat prioritas utama adalah membenahi kampus-kampus IPDN yang ada, bukan menambah jumlah kampus," tegasnya.

Alasan kedua, dan ini yang lebih krusial, Kemendagri merasa berat lantaran APBN yang sedang cekak. "Anda tahu sendirilah bagaimana kondisi keuangan negara sekarang, harus berhemat," imbuh perempuan berkacamata ini.

Anggaran yang ada akan dikonsentrasikan pada perbaikan kurikulum, mutu pengajar, sarana kampus dan jaringan alumni. "Jadi konsentrasinya sekarang menguatkan kampus-kampus yang ada dulu. Kalau semua sudah kuat, mungkin Kalsel bisa dipikirkan lagi," tegas Anny. (fud)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:05

Anang: Pemko Memancing Kami Memasuki Zona Perang

BANJARMASIN - Sidang sengketa informasi publik antara Pemko Banjarmasin versus warga berlanjut. Komisi…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Baru Dibangun 2017, Siring dan Jalan Beton di Desa Dalam Pagar Ulu Ambruk

MARTAPURA – Jalan cor beton dan siring di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 08:36
Pemko Banjarbaru

Gelar Pawai Budaya Islami Menyambut Tahun Baru Islam

BANJARBARU – Masih dalam momen menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, Pemerintah Kota Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:34
Pemko Banjarbaru

Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah, Kapolres Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:27
Pemkab Tanah Bumbu

Gandeng Pengusaha Cegah Anak Stunting

BATULICIN - Dalam rangka pencegahan anak stunting, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjalin kerja sama…

Jumat, 21 September 2018 08:26
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Peringati Harhubnas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)  dengan menggelar upacara…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Pemkab Tanah Bumbu

Ratusan Jemaah Hadiri Haul Dato Lattako

BATULICIN - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Tanbu H Ambo Sakka menghadiri Haul Akbar Dato Latakko…

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…

Kamis, 20 September 2018 10:24
Berita Tabalong

PKK Tabalong Dapat 13 Piala di Jambore PKK Kalsel

TANJUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong sukses besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .