MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 28 Oktober 2017 12:41
Ketika Gubernur Memilih Sarapan di Warung, Paman Datang, Nasi Kuning Laris Manis
AKRAB: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyempatkan makan nasi kuning di warung Antasan bersama warga sekitar, Jumat (27/10) kemarin.

PROKAL.CO, Hati siapa tak senang. Sudah dagangan laku, uang pun didapat. Terlebih dagangan yang biasanya dijual hingga siang. Ludes sekitar dua jam. Ini terjadi setelah kedatangan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor ke salah satu warung nasi kuning di Jalan Antasan Kecil Timur Banjarmasin, Jumat (27/10) pagi kemarin.

MUHAMMAD OSCAR FRABY, Banjarmasin

Matahari masih belum tinggi di ufuk timur. Hj Noor Laila masih menyiapkan beberapa dagangannya. Warung kecil berukuran 4x10 meter tampak masih sepi dari pengunjung. Warung ini menjual nasi kuning hingga lontong.
Lantunan musik melayu yang diputarnya melalui tape kecil ditambah suara kelotok (perahu bermesin) yang melintas memecah keheningan pagi itu. Maklum, warung kecil ini berada tepat di pinggir sungai Antasan.
Fajar pagi mulai tinggi, Noor Laila pun mulai sibuk melayani pembeli yang datang. Tak hanya melayani bungkusan, yang makan di tempat pun dilayaninya bersama dua orang anak buahnya. Saking asyiknya melayani pembeli, dia bahkan tak menduga salah satu pembeli yang datang adalah Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
Karena yang datang adalah orang nomor satu di Banua. Mukanya pun sontak berubah merah merona. Maklum saja Noor Laila kaget, Sahbirin datang hanya berpakaian biasa jauh dari pakaian kedinasan seorang pejabat daerah. Dia hanya menggunakan jaket hitam semi jas dengan baju kaos hitam. Bahkan tanpa pengawal ketat dari aparat kepolisian.
Kedatangan Sahbirin ke kampung Antasan kemarin sebetulnya tak sekali ini. Maklum, daerah ini tak jauh dari tempat tinggal aslinya di Jalan Sungai Jingah Banjarmasin. Terlebih beberapa teman karibnya ada di daerah ini.
Karena sudah tak asing lagi dengan Paman Birin, dia pun memanggil masyarakat kampung yang sudah lama tak bersua. Tak lama, puluhan warga pun datang menyemut ke warung kecil ini. Tanpa komando, satu-persatu minta foto berdua dengan seorang Gubernur. “Saya tak menduga yang beli dan datang adalah Gubernur. Saya pikir orang biasa. Namun, setelah beliau (Gubernur) meminta untuk menengok dengan benar, ternyata yang datang adalah Paman Birin,” ucap perempuan yang akrab disapa Hj Ella itu.
Sahbirin sendiri memesan nasi kuning dengan lauk ikan haruan (Ikan Gabus Asli Kalimantan). Dia sempat guyon bertanya. Ikan haruan asli atau ikan toman (sejenis ikan gabus). Namun, Sahbirin membenarkan ikan haruannya asli. “Saya tahu, sudah 30 tahun dia berdagang. Dan ikan haruannya bukan ikan toman,” celetuk Sahbirin.
Melihat warga datang banyak, Sahbirin meminta untuk membungkus semua dagangan bagi mereka yang datang. mendengar itu, warga pun datang semakin bertambah. Hj Ella bersama dua anak buahnya sempat dibuat kelimpungan. Hanya hitungan jam, nasi kuning dan lontong pun ludes tak tersisa. “Saya bayar hari ini dan besok. Besok datang lagi kesini karena sudah saya bayar,” tutur Sahbirin.
Kedatangan Sahbirin kemarin pagi, usai dia melakukan ziarah ke Makam Sultan Suriansyah di Jalan Kuin Banjarmasin yang wilayahnya tak jauh pula dengan kampung Antasan tempat warung ini. “Saya cukup lama tidak mampir ke Antasan apalagi makan nasi kuning di sini. Ternyata masyarakatnya masih santun-santun,” pujinya. (yn/ram)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Selasa, 29 Mei 2018 15:35

Seniman Clay Dari Banjarmasin

Menyerupai tanah liat, namun kaya warna. Adonan khusus itu kalis dan bisa dibentuk. Itulah clay. Dian…

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .