MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 01 November 2017 13:52
Haul Jamak Pahlawan Pertempuran 9 November 1945
RUMAH PERJUANGAN: Rumah di Jalan DI Panjaitan ini menjadi tempat untuk pelaksanaan Haul Jamak Syuhada Pejuang 9 November 1945 yang akan dilaksanakan, Kamis (9/10) sekitar pukul 13.00 Wita

PROKAL.CO, Masyarakat Banjarmasin tentu sudah banyak yang tahu mengenai sejarah prasasti yang dibangun di pojok kanan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banjarmasin di Jalan DI Panjaitan, Banjarmasin Tengah.

--------

Prasasti itu merupakan penanda perjuangan rakyat Banjarmasin dalam mempertahankan kemerdekaan. Dalam peperangan Jumat, 9 November 1945 itu sembilan pejuang gugur. Mereka adalah Badran, Badrun, Utuh, Taim, Sepa, Dulah, Umar, Pamarup dan Jumain.

Untuk mengenang jasa mereka inilah keluarga para pejuang yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Pejuang (Sikap) mereka berencana akan menggelar Haul Jamak dan Ziarah ke Tugu Syuhada Pahlawan 9 November 1945.

“Haul sekaligus ziarah ini merupakan pesan dari almarhum M Amin Efendi, bapak saya yang saat itu ikut berjuang saat itu,” kata Formatur Sikap, Alimun Hakim, Selasa (31/10).

Acaranya akan dilaksanakan Kamis, 9 November 2017 pukul 13.00 Wita sampai selesai. Tempatnya di rumah pejuang 9 November. Karena itu kami mengundang warga Banjarmasin agar dapat hadir dalam acara tersebut.

Tujuannya selain memberitahukan mengenai pejuang dari Kalimantan sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam medan pertempuran pada zaman itu. Pengorbanan yang dilakukan oleh para pejuang adalah untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Kita ingin masyarakat juga tahu atas perjuangan para pahlawan dari Kalimantan dalam melawan penjajah, makanya kita undang masyarakat dan mahasiswa,” jelasnya.

Alimun menceritakan kenapa setiap tanggal bersejarah itu selalu diadakan haul, karena awalnya ketika pertempuran 9 November 1945 ada sembilan rekan mereka yang gugur. Para korban dibawa ke rumah perjuangan yang letaknya tidak jauh dari tugu 9 November di Jalan DI Panjaitan. Kebetulan abah (sebutan ayah) adalah sebagai Panglima Laskar Barisan Pemberontak Republik Indonesia Kalimantan (BPRIK).

“Untuk mengenang perjuangan pejuang yang meninggal ayah yang selalu melakukan haul mengundang santri dari pesantren, hingga 2011 ayah meninggal di usia 92 tahun, beliau pesan agar anak-anaknya meneruskan kebiasaan ini, mengirim doa dan membacakan tahlil bagi para arwah,” tuturnya.

Saya dan beberapa saudara pun berinisiatif melanjutkan yang sudah dipesan oleh ayah hingga sekarang. “Biasanya ada sejumlah veteran yang sampai sekarang masih hidup juga hadir dalam haul nanti,” ujarnya. (gmp/by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 19 Juni 2018 14:16

Masjid-Masjid ini Tetap Sediakan Buka Puasa Pasca Ramadan

Ramadan 1439 Hijriyah telah berlalu. Bagi umat muslim, dianjurkan berpuasa enam hari di bulan Syawal.…

Selasa, 19 Juni 2018 14:08

Mengenal Dokter Fairuz yang Setia Mengawal Kaum Pemudik

Bagi kebanyakan orang, lebaran bersinonim dengan liburan. Tapi untuk segelintir orang, lebaran artinya…

Rabu, 13 Juni 2018 13:18

Gerakan Literasi dari Balik Jeruji Penjara

Lapas Teluk Dalam punya perpustakaan, tapi isinya buku hukum melulu. Mobil perpustakaan keliling Dinas…

Minggu, 10 Juni 2018 13:21

Tempat Cukur Legendaris Banjarmasin: Layani Bayi Sehari Hingga Manula

Beralamat di Jalan Hassanudin HM, no 23. Ada sebuah ruang berbidang segi tiga. Pangkas Rambut Nasional,…

Jumat, 08 Juni 2018 11:15

Kisah Nanang, Penjual Burung Jalak Keliling di Banjarmasin

Dengan mengayuh ontel tua, Nanang (70) berkeliling Kota Banjarmasin. Menjajakan burung jalak, dikurung…

Rabu, 06 Juni 2018 12:53

Geliat Kerajinan Tanggui Pesisir Utara di Banjarmasin

Di balik sumpeknya kehidupan perkotaan. Tepian Utara Kota Banjarmasin ternyata masih menyimpan kearifan…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Sabtu, 02 Juni 2018 13:19

Mengenal Transpuan Paling Fotogenik di Tahun 2018

Cap negatif melekat pada diri mereka. Kiky Fadilah, transpuan asal Banjarmasin berusaha semampunya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .