MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 02 November 2017 16:50
Ketika Listrik Masuk di Pulau Terpencil, Kerayaan Kotabaru

Siswa Tak Lagi Khawatir Belajar di Malam Hari

PERESMIAN: GM PLN Kalselteng, Rustamadji bersama Bupati Kotabaru meresmikan beroperasinya ULD Pulau Kerayaan. | Foto: Rahmat Hidayatullah / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Pulau Kerayaan merupakan sebuah pulau atau desa terpencil yang berada di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru. Warga pulau ini sepanjang hidupnya belum mengenal listrik dari PLN. Selama ini mereka menikmati listrik menggunakan genset. Lantas, bagaimana jika listrik sudah masuk desa mereka? Berikut Ceritanya!

---------------------------------------------------------

RAHMAT HIDAYATULLAH, Kotabaru

---------------------------------------------------------

JARUM jam menunjukkan tepat pukul 07.00 Wita. Mobil segera bergegas melaju menuju ke dermaga Tanjung Lalak. Tak mudah jalan yang dilalui menuju dermaga tersebut.

Jalan sepanjang lebih dari 140 kilometer dilewati dalam waktu lebih dari empat jam. Pasalnya, jalan sepanjang itu, hanya 30 persen dalam kondisi baik. Sisanya dapat terlihat dari kondisi pinggul sesampainya di dermaga Tanjung Lalak.

Tak ada waktu untuk istirahat, karena matahari sudah beranjak naik. Terlambat sedikit bakal berharapan dengan gelombang laut. Perjalanan pun dilanjutkan menggunakan perahu kecil yang diisi oleh enam penumpang.

Empat puluh lima menit perjalanan laut ternyata lebih menyenangkan dibandingkan perjalanan darat karena hamparan pemandangan yang luar biasa indah. Gelombang laut cukup bersahabat, puluhan burung camar menemani perjalanan melewati laut jawa tersebut.

Sesampainya di Pulau Kerayaan, ada pemandangan yang aneh. Masyarakat di pulau terpencil dengan luas 2,5 kilo meter persegi tersebut terlihat ramai berkumpul di halaman SDN Rusung Raya bersama para guru dengan raut muka yang ceria. Dari kejauhan juga terlihat juga beberapa panel surya yang dilihat dari bentuknya sepertinya sudah tidak dapat beroperasi.

Informasinya, memang selama beberapa bulan ini PLN bekerja keras untuk mewujudkan mimpi warga Pulau Kerayaan dan pulau tetangganya, Pulau Kerumputan agar dapat menikmati listrik. Beberapa petugas dari PLN Area Kotabaru harus rela menginap di lokasi untuk mendirikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 3,5 kilo meter sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang hampir 1 kilo meter (km).

“Kami telah mendatangkan empat unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas 4x100 Kilo Watt (KW) untuk warga Pulau Kerayaan. Kemudian untuk Pulau Kerumputan, kami juga telah mendatangkan tiga unit mesin PLTD dengan kapasitas 3x100 KW. Total investasi yang PLN keluarkan mencapai 8 miliar rupiah”, ujar General Manager PLN Kalselteng, Rustamadji, Selasa (31/10) sesaat sebelum meresmikan beroperasinya mesin PLTD tersebut.

Sesaat setelah mesin PLTD dioperasikan, gemuruh tepuk tangan menggema di sekolahan tersebut. Ternyata guru dan siswa tadi sudah menunggu ingin menyaksikan peristiwa bersejarah, yakni menyalanya lampu sekolahan menggunakan listrik dari PLN.

Kepala Sekolah SDN Rusung Raya, Lesnusa tak mampu menyembunyikan kegembiraannya melihat lampu yang sudah menyala dihadapannya. "Ini merupakan hal yang patut kita syukuri, senang melihat lampu sudah menyala tanpa suara berisik dari genset. Rasanya luar biasa, kami sudah menunggu sejak lama", jelas Lesnusa.

Lebih lanjut Lesnusa juga menceritakan bahwa selama ini dengan mengandalkan genset, biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Per hari ia butuh sekitar 2-3 liter bensin. Sehingga per bulan bisa habis sampai ratusan ribu untuk genset sendiri. Lesnusa pun merasa gembira, dengan menggunakan listrik PLN, biaya yang harus dikeluarkan tentunya lebih murah.

Usai menceritakan pengalamannya mengandalkan genset, dengan nada yang yakin Lesnusa mengatakan masuknya listrik ke Desa Kerayaan ini akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Desa Kerayaan.

"Harapan kami, hadirnya listrik PLN dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami, seperti penggunaan jaringan komputer dan peralatan lainnya untuk mendukung proses pembelajaran. Saya yakin hari ini merupakan titik balik kemajuan kami", terang Lesnusa.

Salah seorang siswa SDN Rusung Raya, Anang (12) dengan polosnya meloncat bergembira. Ia merasa senang, karena sekarang saat malam hari ia tidak perlu khawatir lagi dengan suara berisik genset di belakang rumahnya.

“Saya sekarang tidak perlu khawatir kalau belajar di malam hari. Terima kasih bapak-bapak PLN”, ujarnya singkat.

Puluhan warga Pulau Kerumputan yang berada di lokasi peresmian ULD terlihat tak sabar untuk segera kembali kerumah untuk mencoba langsung nikmatnya listrik PLN yang tentunya lebih murah dibandingkan biaya mengoperasikan genset.

Apa yang dilakukan petugas PLN Area Kotabaru ini merupakan wujud nyata PLN dalam menghadirkan listrik untuk seluruh warga Indonesia, tak terkecuali pulau terpencil pun. Sepanjang usia Pulau Kerayaan dan Pulau Kerumputan, Selasa (31/10) tadi merupakan peristiwa bersejarah bagi mereka, karena mereka saat ini benar-benar merasa merdeka seperti yang dirasakan warga perkotaan lainnya.

Tak terasa dua jam berada di pulau tersebut, rintik hujan mulai turun. Rombongan pun segera bergegas untuk segera pulang untuk menghindari tingginya gelombang laut. Sebelum meninggalkan warga terdengar Rustamadji berpesan kepada seluruh warga.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan listrik untuk kehidupan sehari-hari. Sudah ada petugas kami yang akan bertugas di Desa Kerayaan ini, dan kami siap melayani anda dengan sepenuh hati", pungkasnya. (ema)


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 17:16

Desa Batulicin Irigasi, Juara Lomba HATINYA PKK Tingkat Nasional

Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, pernah mengharumkan nama Provinsi…

Kamis, 23 November 2017 14:50

Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong

Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga.…

Rabu, 22 November 2017 12:04

Kelas Inspirasi di Tiga Sekolah Sekaligus

BANJARBARU - Kelas Inspirasi, Selasa (21/11) kemarin diisi oleh tiga pimpinan perusahaan sekaligus di…

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Selasa, 21 November 2017 13:44

Dewa Pahuluan: Memberi Tidak Meminta

“Boss, Bang Dewa dirawat di RS Ulin. Ulun mau naik pesawat dari CGK”. Begitu telepon Erwin…

Selasa, 21 November 2017 13:15

Laporan dari Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 11 Banjarbaru

Senin (20/11) kemarin menjadi giliran Area Manager Lion Air Group, Agung Purnama, untuk mengisi program…

Senin, 20 November 2017 14:38

Melepas Kepergian Fitri Zamzam, Tokoh Penggerak Pemuda Banjarbaru

Kota Banjarbaru berduka. Salah satu tokoh penggerak pemuda di kota Idaman, Fitri Zamzam meninggal dunia,…

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Sabtu, 18 November 2017 13:51

Asma, Penulis Cilik Peraih Penghargaan Nasional

Banua patut berbangga karena telah memiliki penulis cilik bernama Asma Taqiyya Jihada Fama. Bocah berusia…

Sabtu, 18 November 2017 13:17

Bangganya..!! Nur Aimah Akan Tampil di Kejuaraan Difabel Asia

Bangga, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan sosok Nur Aimah. Betapa tidak, atlet renang difabel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .