MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 06 November 2017 16:03
Piutang Rp674 Miliar Sektor Tambang Yang Bikin Dilema Pemprov Kalsel

Mau Penagihan Atau Pemutihan?

TINGGALKAN MASALAH: Aktivitas di sebuah tambang di Kalimantan Selatan, 2016 lalu.

PROKAL.CO, Berpindahnya kewenangan pertambangan ke pemerintah provinsi tak hanya menambah pekerjaan izin-izin bermasalah namun juga dituntut menyelesaikan piutang penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di sektor mineral dan pertambangan.

Tak tanggung-tanggung, nilai piutang yang harus dibereskan oleh Pemprov setelah berpindahnya kewenangan ini, nilainya sekitar Rp674 miliar. Yang membuat Pemprov harus memutar otak, perusahaan tambang yang tak membayar PNBP tersebut banyak yang menghilang dan tak beroperasi lagi.

Selain PNBP, ada pula kewajiban perusahaan yang harus diselesaikan Pemprov. Yakni iuran tetap yang nilainya mencapai Rp4,2 miliar dan berbentuk dollar mencapai 5,2 juta US Dollar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, data ini didapatnya berdasarkan identifikasi dari pihak Kementerian ESDM.
“Selain membereskan dana jaminan reklamasi. Kami juga dituntut untuk mengejar perusahaan yang lalai terhadap piutang PNBP. Parahnya, perusahaannya sudah banyak yang tak beroperasi lagi,” beber Hanif, Ahad (5/11) kemarin.

Melihat nilai piutang PNBP dari perusahaan minerba di Kalsel yang cukup fantastis dan sulit di identifikasi. Pihaknya mewacanakan akan melakukan pemutihan terhadap piutang tersebut namun dengan catatan perusahaan memang tak ada lagi. “Data piutang itu dari tahun 2006 sampai 2016. Yang kami bingung banyak perusahaan yang tak bisa dilacak di beberapa kabupaten,” imbuhnya.

Hanif tak ingin ketika persoalan piutang yang sebelumnya dikelola oleh pihak kabupaten ini, dapat berdampak buruk penilaian pemerintah pusat kepada Pemprov Kalsel. Pihaknya sendiri telah berupaya menagih kepada seluruh perusahaan wajib bayar. Baik yang izinnya masih hidup maupun yang sudah mati. “Sebelumnya kan ini dikelola oleh Pemda, ternyata setelah kewenangan berpindah, Pemprov yang harus membereskan. Padahal yang lebih tahu perusahaan pertambangan adalah Pemda setempat,” tukasnya.

Dinas ESDM sudah berusaha tegas kepada perusahaan pertambangan yang lalai terhadap kewajiban mereka. Ada 425 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kabupaten se Kalsel yang terpaksa dicabut izinnya karena tak memenuhi persyaratan tambang dan lingkungan, seperti tak memperpanjang IUP hingga tak membayar jaminan reklamasi. “Ini upaya kami dalam rangka membenahi sektor pertambangan di Kalsel,” cetusnya. (mof/ay/ran)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 17:36

Partai Gurem Kesulitan Penuhi Nama Bakal Calon

BANJARMASIN – Sejumlah nama-nama tenar menghiasi nomor urut 1 di semua daftar pemilih (Dapil)…

Rabu, 18 Juli 2018 17:00

Hari ini Kloter Pertama Banjarmasin Masuki Asrama Haji

BANJARBARU - Calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Banjarmasin kloter pertama dari Kota Banjarmasin, Rabu…

Rabu, 18 Juli 2018 16:56

Melihat Konflik Yayasan-Pemilik Lahan yang Korbankan Pendidikan di Balangan

Tahun ajaran baru dimulai Senin (16/7), namun hingga kemarin MTs Ainul Amin Desa Tebing Tinggi Kecamatan…

Rabu, 18 Juli 2018 16:14

September Pengerjaan Jembatan Alalak Dimulai, Apa Kabar Pembebasan Lahan?

BANJARMASIN - Pemko harus bergerak cepat. Pembebasan lahan di bantaran Sungai Alalak dituntut rampung…

Rabu, 18 Juli 2018 14:37

Ngerinya, Gedung Sekolah Sampai Bergoyang, Bantuan Tak Kunjung Datang

BANJARBARU - Di saat anak-anak lain sedang bergembira, karena dapat kembali bersekolah. Sebagian siswa…

Rabu, 18 Juli 2018 14:33
Parlementaria

Kurangi Volume Sampah Plastik

BANJARBARU - Persoalan sampah, baik berasal dari rumah tangga maupun industri harus ditangani secara…

Rabu, 18 Juli 2018 14:31
DPRD Balangan

Ketua DPRD Berharap Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Wakil Rakyat

PARINGIN - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, H Abdul Hadi, berharap agar…

Rabu, 18 Juli 2018 14:27
Pemko Banjarbaru

Walikota Banjarbaru Bersilaturahmi ke Ponpes Al Falah

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama wakilnya Darmawan Jaya Setiawan, Senin (16/7)…

Rabu, 18 Juli 2018 09:16

Ratusan Peserta Ikut Kejurnas Tembak Reaksi

BATULICIN - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tembak Reaksi 1st Bhayangkara Open Championship Level II Tahun…

Rabu, 18 Juli 2018 08:20

Hari Pertama Masuk, H Sudian Noor Antar Anak Sekolah

BATULICIN – Tahun ajaran 2019-2020 telah dimulai. Bagi daerah-daerah di Kalimantan Selatan terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .