MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 06 November 2017 16:03
Piutang Rp674 Miliar Sektor Tambang Yang Bikin Dilema Pemprov Kalsel

Mau Penagihan Atau Pemutihan?

TINGGALKAN MASALAH: Aktivitas di sebuah tambang di Kalimantan Selatan, 2016 lalu.

PROKAL.CO, Berpindahnya kewenangan pertambangan ke pemerintah provinsi tak hanya menambah pekerjaan izin-izin bermasalah namun juga dituntut menyelesaikan piutang penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di sektor mineral dan pertambangan.

Tak tanggung-tanggung, nilai piutang yang harus dibereskan oleh Pemprov setelah berpindahnya kewenangan ini, nilainya sekitar Rp674 miliar. Yang membuat Pemprov harus memutar otak, perusahaan tambang yang tak membayar PNBP tersebut banyak yang menghilang dan tak beroperasi lagi.

Selain PNBP, ada pula kewajiban perusahaan yang harus diselesaikan Pemprov. Yakni iuran tetap yang nilainya mencapai Rp4,2 miliar dan berbentuk dollar mencapai 5,2 juta US Dollar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, data ini didapatnya berdasarkan identifikasi dari pihak Kementerian ESDM.
“Selain membereskan dana jaminan reklamasi. Kami juga dituntut untuk mengejar perusahaan yang lalai terhadap piutang PNBP. Parahnya, perusahaannya sudah banyak yang tak beroperasi lagi,” beber Hanif, Ahad (5/11) kemarin.

Melihat nilai piutang PNBP dari perusahaan minerba di Kalsel yang cukup fantastis dan sulit di identifikasi. Pihaknya mewacanakan akan melakukan pemutihan terhadap piutang tersebut namun dengan catatan perusahaan memang tak ada lagi. “Data piutang itu dari tahun 2006 sampai 2016. Yang kami bingung banyak perusahaan yang tak bisa dilacak di beberapa kabupaten,” imbuhnya.

Hanif tak ingin ketika persoalan piutang yang sebelumnya dikelola oleh pihak kabupaten ini, dapat berdampak buruk penilaian pemerintah pusat kepada Pemprov Kalsel. Pihaknya sendiri telah berupaya menagih kepada seluruh perusahaan wajib bayar. Baik yang izinnya masih hidup maupun yang sudah mati. “Sebelumnya kan ini dikelola oleh Pemda, ternyata setelah kewenangan berpindah, Pemprov yang harus membereskan. Padahal yang lebih tahu perusahaan pertambangan adalah Pemda setempat,” tukasnya.

Dinas ESDM sudah berusaha tegas kepada perusahaan pertambangan yang lalai terhadap kewajiban mereka. Ada 425 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kabupaten se Kalsel yang terpaksa dicabut izinnya karena tak memenuhi persyaratan tambang dan lingkungan, seperti tak memperpanjang IUP hingga tak membayar jaminan reklamasi. “Ini upaya kami dalam rangka membenahi sektor pertambangan di Kalsel,” cetusnya. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:08

Memilih Pejabat, Nadjmi: Bukan karena Teman, Apalagi Bayaran

BANJARBARU - Sebanyak 21 nama peserta pemilihan jabatan pimpinan tinggi pratama yang lolos tiga besar…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:05

Tahun ini Penyerahan Bantuan Alat Tangkap Ikan Tak Selesai

BANJARBARU – Penyerahan ribuan paket bantuan alat tangkap ikan (API) dari Kementerian Perikanan…

Sabtu, 16 Desember 2017 14:54

Alhamdulillah, Banjir di HSS Akhirnya Surut

KANDANGAN – Jalan empat kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS); jalan di Kecamatan Kandangan,…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

PRIHATIN..!!! Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:26

Truk Besar Masih Kuasai Jalan Trikora

BANJARBARU - Belum ada tindakan dari instansi terkait, Bundaran Trikora berdekatan dengan Masjid Agung…

Jumat, 15 Desember 2017 15:19

Fokus Penguatan Kader Lingkungan

BANJARBARU - Para kader lingkungan Banjarbaru Go Green and Clean Kamis (14/12) kemarin mendapatkan penghargaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .