MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 07 November 2017 13:23
Kurung-Kurung, Tradisi Dayak Piani Sambut Tanam

Setengah Abad Musik Itu Tak Dimainkan

LUBANGI TANAH: Kurung-kurung juga digunakan untuk melubangi tanah tempat meletakkan benih padi yang akan ditanam.

PROKAL.CO, Kurung-kurung mulai dipukulkan ke tanah yang keras. Suaranya memunculkan harmoni yang begitu khas. Inilah tanda masyarakat suku Dayak di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin mulai menggarap ladangnya.

----------------------------------

Rasidi Fadli, Rantau

----------------------------------

NAMUN seiring perkembangan, musik kurung-kurung juga lazim dimainkan saat berlangsungnya upacara adat. Digunakan juga dalam menyambut tamu atau pejabat yang datang.

Seperti yang diungkapkan Tokoh Adat Suku Dayak Kabupaten Tapin Rusdiansyah. Musik kurung-kurung juga dimainkan sebagai bentuk ajakan bagi masyarakat sekitar untuk ikut bergotong-royong, bercocok tanam.

Lagu-lagu yang dipersembahkan dengan iringan musik kurung-kurung juga dipercaya untuk tolak bala, selain bunyinya yang seperti suara katak, diyakini dapat menjadi sarana pemanggil hujan. "Bunyinya juga harmoni, itu sebagai pembangkit semangat kerja atau penggembira," tuturnya.

"Jadi setelah berkumpul dan bergotong-royong, kaum laki-lakinya membuat lubang untuk bercocok tanam. Sedangkan para perempuan bertugas menaruh benih ke dalam lubang tersebut," jelasnya.

Selain memainkan musik kurung-kurung, masyarakat Dayak Piani juga melakukan penebangan tiang keramaian. "Upacara itu hampir 50 tahun tidak dilaksanakan, artinya selama 50 tahun juga tradisi bertanam dengan musik kurung-kurung tidak dilaksanakan," terangnya.

Tiang keramaian tersebut adalah pohon yang dibungkus kain bahalai dan daun-daunnya dari 40 kue, sedangkan bunganya yakni uang dan ujungnya di pasang payung. "Biasanya, si penebang tiang keramaian tahun ini juga akan melakukan hal serupa di tahun atau musim tanam mendatang," ceritanya. (by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…

Senin, 03 Desember 2018 12:33

Dianggap Terlalu Cepat, DE Walhi Khawatirkan Muncul Masalah Baru

BANJARMASIN – Pegunungan Meratus sudah resmi menjadi Geopark Nasional. Pemerintah…

Minggu, 02 Desember 2018 12:43

Kamu Harus Tahu!! Sejarah Mess L Yang di Anggap Angker

Dulu, Mes L seperti rumah hantu yang berada di tengah-tengah…

Sabtu, 01 Desember 2018 13:11

Perjuangan Ibu Dua Anak yang Hidup Bersama HIV/AIDS

Fenomena diskriminasi para Orang Dengan HIV/AIDS sering terjadi. Kurangnya pemahaman…

Kamis, 29 November 2018 08:58

Inspirasi, Amat Pemuda Yang Tidak Pernah Menyerah Dengan Pendidikan

Namanya singkat: Ahmad. Panggilannya lebih sederhana lagi: Amat. Namun kegigihannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .