MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 08 November 2017 13:55
LPJK Kalsel: Pemerintah Harus Pasang Portal Penyangga

Jembatan Pangeran Retak

TETAP MELINTAS: Pengendara tetap ramai melintas di Jembatan Pangeran.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Jembatan Sungai Pangeran Banjarmasin retak. Retakan itu terlihat dari posisi oprit jembatan yang belum dibongkar menuju ke kawasan Kayutangi. Ahli Utama Jembatan dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel, Ahmad Husaini menilai retakan terjadi karena adanya penurunan pada lantai box culvert yang menyambungkan bagian inti jembatan dengan oprit.

Menurutnya, ini tak berpengaruh terhadap pondasi jembatan secara utuh. Namun akan berpengaruh pada kenyaman ketika melintasi jembatan tersebut. Penurunan pada lantai box culvert tersebut terjadi lantaran tarikan antara pondasi utama dengan oprit. “Akhirnya rongga di tengah jalan semakin lebar. Tetapi untuk keamanan jembatan tak masalah karena tak menyatu antara pondasi utama dengan oprit,” ujar Husaini, kemarin.

Husaini menyayangkan, seharusnya pada saat pembangunan lalu, di bagian wing wall atau dinding penahan tersebut dilakukan pengurukan, dan tak kosong seperti sekarang. Kalau adanya pengurukan tersebut tak akan terjadi keretakan seperti ini. “Akhirnya wing wall yang menempel di abutment ikut tertarik. Istilah tekniknya terjadi dilatasi pada expansion joint di abutment dan pelat oprit. Ini tak membahayakan, hanya memengaruhi kenyamanan pengguna jalan saja,” jelasnya.

Sebelum semakin parah, Husaini menyarankan pemerintah harus membuat portal penyangga di tengah box culvert di bagian kosong tersebut untuk menahan lantai box culvert turun. “Kalau hanya ditambal, tetap saja terbuka ketika tak ditahan penurunan box culvert tersebut,” ulasnya.

Menutup rongga yang kelihatan retak tersebut bisa saja dilakukan dengan grouting atau menyuntikkan semen beton. Tetapi ketika box culvert tersebut tak disangga, tetap saja nanti akan terbuka. “Dilatasi atau rongga di antara oprit dan bentang tengah jembatan tetap saja terjadi dan akan melebar. Yang pasti, keretakan terjadi bukan karena struktur tanah, tetapi karena adanya penurunan pada lantai box culvert yang dibuat terlalu lebar,” yakinnya.

Untuk diketahui, pembangunan jembatan sepanjang 42 meter yang dikerjakan oleh PT Pilar Persada dengan konsultan PT Anugerah Kridarpana pada tahun 2012 lalu bertujuan untuk memperlancar arus transportasi di Kota Banjaramasin dan ekonomi regional.

Sebelum dibangunnya jembatan ini, kemacetan kerap terjadi di sana. Selain jembatan lama terlalu sempit, juga terjadi pertemuan arus transportasi dari jalan Antasan Kecil Barat, Antasan Kecil Timur, dan Pangeran. Pembangunan jembatan ini menggunakan dana APBN sekitar Rp15,7 miliar.(mof/ma/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 17:09

Ketika Kepala Desa di Kotabaru Memilih Pimpinannya

Ratusan kepala desa berkumpul. Gaduh, ramai, seperti di pasar. Mereka hari itu berkumpul untuk menentukan…

Sabtu, 25 November 2017 17:06

Potensi Hidroagrowisata di Kawasan Restorasi Gambut

BANJARBARU - Lurah Landasan Ulin Utara Pangayom Bayu Ajie terlihat bersemangat sepanjang acara penanaman…

Sabtu, 25 November 2017 17:03

Ada Apa Lagi Nih? ASN Kotabaru Kembali Somasi Bupatinya

BANJARMASIN – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sabtu, 25 November 2017 16:50

Akhir November APBD 2018 Banjarbaru Disahkan

BANJARBARU - Desember kurang dari sepekan lagi. Sementara APBD Tahun 2018 belum juga disahkan. Namun,…

Sabtu, 25 November 2017 16:22

Heboh, Tak Disangka Paman Birin Jadi Pengatur Lalu Lintas

JAKARTA - Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor membuat jagad maya heboh.  Pria yang akrab disapa Paman…

Sabtu, 25 November 2017 11:24

Hamli Diberhentikan Dari Ketua Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Tertanggal 9 November lalu, Sekdako Banjarmasin Hamli Kursani resmi diberhentikan…

Sabtu, 25 November 2017 11:21

DPRD Kota Banjarmasin Hanya Mampu Selesaikan 17 Perda

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin mampu menyelesaikan sebanyak 17 peraturan daerah (Perda) pada…

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .