MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 08 November 2017 13:55
LPJK Kalsel: Pemerintah Harus Pasang Portal Penyangga

Jembatan Pangeran Retak

TETAP MELINTAS: Pengendara tetap ramai melintas di Jembatan Pangeran.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Jembatan Sungai Pangeran Banjarmasin retak. Retakan itu terlihat dari posisi oprit jembatan yang belum dibongkar menuju ke kawasan Kayutangi. Ahli Utama Jembatan dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel, Ahmad Husaini menilai retakan terjadi karena adanya penurunan pada lantai box culvert yang menyambungkan bagian inti jembatan dengan oprit.

Menurutnya, ini tak berpengaruh terhadap pondasi jembatan secara utuh. Namun akan berpengaruh pada kenyaman ketika melintasi jembatan tersebut. Penurunan pada lantai box culvert tersebut terjadi lantaran tarikan antara pondasi utama dengan oprit. “Akhirnya rongga di tengah jalan semakin lebar. Tetapi untuk keamanan jembatan tak masalah karena tak menyatu antara pondasi utama dengan oprit,” ujar Husaini, kemarin.

Husaini menyayangkan, seharusnya pada saat pembangunan lalu, di bagian wing wall atau dinding penahan tersebut dilakukan pengurukan, dan tak kosong seperti sekarang. Kalau adanya pengurukan tersebut tak akan terjadi keretakan seperti ini. “Akhirnya wing wall yang menempel di abutment ikut tertarik. Istilah tekniknya terjadi dilatasi pada expansion joint di abutment dan pelat oprit. Ini tak membahayakan, hanya memengaruhi kenyamanan pengguna jalan saja,” jelasnya.

Sebelum semakin parah, Husaini menyarankan pemerintah harus membuat portal penyangga di tengah box culvert di bagian kosong tersebut untuk menahan lantai box culvert turun. “Kalau hanya ditambal, tetap saja terbuka ketika tak ditahan penurunan box culvert tersebut,” ulasnya.

Menutup rongga yang kelihatan retak tersebut bisa saja dilakukan dengan grouting atau menyuntikkan semen beton. Tetapi ketika box culvert tersebut tak disangga, tetap saja nanti akan terbuka. “Dilatasi atau rongga di antara oprit dan bentang tengah jembatan tetap saja terjadi dan akan melebar. Yang pasti, keretakan terjadi bukan karena struktur tanah, tetapi karena adanya penurunan pada lantai box culvert yang dibuat terlalu lebar,” yakinnya.

Untuk diketahui, pembangunan jembatan sepanjang 42 meter yang dikerjakan oleh PT Pilar Persada dengan konsultan PT Anugerah Kridarpana pada tahun 2012 lalu bertujuan untuk memperlancar arus transportasi di Kota Banjaramasin dan ekonomi regional.

Sebelum dibangunnya jembatan ini, kemacetan kerap terjadi di sana. Selain jembatan lama terlalu sempit, juga terjadi pertemuan arus transportasi dari jalan Antasan Kecil Barat, Antasan Kecil Timur, dan Pangeran. Pembangunan jembatan ini menggunakan dana APBN sekitar Rp15,7 miliar.(mof/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .