MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 09 November 2017 14:37
Yoga Rivaldi, Peraih IPK Sempurna, Wakili Indonesia di Ajang Internasional
Yoga Rivaldi

PROKAL.CO, Kebanggaan luar biasa dirasakan kedua orang tua Yoga Rivaldi. Bagaimana tidak, anak tertua dari dua bersaudara itu berhasil meraih IPK sempurna 4,00 dan berprestasi di ajang internasional.

--------------------------------------------

IBNU WAHYUDI, Tabalong

--------------------------------------------

Titik air mata tanpa terasa keluar dari mata Siti Jamiah, ibunda Yoga Rivaldi. Ia sangat merindukan anaknya yang jauh merantau menimba ilmu di Bogor. Rasa bangga terselip saat mendengar anak lelakinya meraih prestasi.

"Mudahan dia selalu sehat dan bisa menjaga diri," kata wanita berkerudung panjang itu lirih sambil mengusap tetesan air mata dengan kertas tisu.  Ia sangat senang mendengarkan prestasi anaknya.

Suaminya, Budi Traiwan sangat senang ketika Radar Banjarmasin mengabarkan prestasi anaknya itu. Bagaimana tidak, padahal keseharian anaknya layaknya remaja pada umumnya. "Paling waktu SMP saja dia pernah juara kelas," ujarnya.

Kalaupun ada hal yang menonjol, Budi memberitahukan jika anaknya senang membaca. Tidur saja selalu ditemani buku,sehingga wajar kalau ditemui tidur dengan buku berserakan. "Memang waktu sekolah dulu banyak teman-teman sering ke rumah kerja kelompok," ucap lelaki pekerja kuli bangunan tersebut, membayangkan masa SMA sang anak.

 

Yoga Rivaldi sendiri kini tinggal di Bogor menjalani hidup menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor. Ayah dan ibunya sangat mendukung apapun yang diperbuatnya asalkan itu untuk kebaikan. "Katanya dia mau ke Taiwan, ada lomba karya ilmiah," ujarnya.

Rasa bangga dan haru orang tua Yogi sangat terasa saat Radar Banjarmasin mendatangi pasangan yang tinggal di Kelurahan Pandan Sari RT 13 Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Rabu (7/11).

Keberhasilan mahasiswa ini sangat luar biasa, baik di perkuliahan maupun event-event lomba tingkat internasional. Selain meraih IPK sempurna, lomba yang diikutinya selalu dimenangkan baik tingkat nasional dan internasional.  

Adapun prestasi itu adalah juara 1 debat ilmiah tingkat nasional di Universitas Diponegoro tahun 2016, menjadi delegasi konferensi mahasiswa kedokteran hewan Indonesia-Malaysia tahun 2017. Di tahun ini juga dia meraih juara dua lomba debat teknologi tingkat nasional di Institut Teknologi Kalimantan, lolos karya ilmiah Program Committe of ASEAN Islamic Economic Summit  di Kuala Lumpur.

Ditambah lagi lolos karya ilmiah program International Paper Competition of Animal Science and Veterinary di Jepang, juara tiga lomba karya ilmiah tingkat nasional di Universitas Hasanudin, dan finalis Top 60 Best Youth Innovation  ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).

Ketika dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, Yoga bercerita prestasi yang diraihnya itu semua berkat kemudahan dari Allah SWT, walau sebelumnya banyak kegagalan.  "Sebelumnya saya sering gagal," kata remaja kelahiran di Blitar, 18 April 1998 lalu itu.

Namun, kegagalan itu dievaluasi, sembari menumbuhkan kesadaran diri memperbanyak ibadah. Di tengah keteguhan memperbanyak amal kebaikan, ternyata dimudahkan Allah SWT, dengan berhasilnya diraihnya juara lomba.

“Alhamdulillah, setelah saya perbaiki kualitas ibadah saya, Allah mengizinkan saya untuk memperoleh kemenangan yang indah,” tutur Yoga.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, Tonie Marwan mengatakan, Yoga Rivaldi adalah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kerja sama antara Pemkab Tabalong, PT Adaro Indonesia dan IPB Bogor. "Iya, sekarang masih kuliah. Dan dia mendapatkan IPK 04.00 dan banyak juara lomba," katanya.   

Section Head CSR PT Adaro Indonesia Bidang Pendidikan Kesehatan dan Lingkungan, Sri Armiyati Jarkasi memberitahukan jika remaja berusia 19 tahun itu berkualiah atas program Beasiswa Utusan Daerah (BUD). "Semua kehidupan, kos, keberangkatan dan biaya kuliahnya kami tanggung selama di Bogor," katanya.

Ia menjelaskan, berangkatnya Yoga ke IPB Bogor merupakan jalur khusus adanya kerja sama perusahaan dengan perkuliahan. Pasalnya, sangat sulit anak -anak di daerah untuk mengakses pendidikan di perguruan tinggi ternama. "Harapan kami, tidak ada keharusan mereka yang dikirim untuk kerja di Adaro, minimal mereka bisa kembali ke daerah sebagai orang terdidik, dan membangun banua," ucapnya. (ibn/tof)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:50

Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong

Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga.…

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Kamis, 16 November 2017 11:52

Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 4 dan 5 Banjarbaru

Kelas Inspirasi Rabu (15/11) kemarin dilaksanakan di dua sekolah sekaligus, yaitu di SMPN 4 Banjarbaru…

Kamis, 16 November 2017 10:34

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pelatih Futsal di Banjarmasin

Sempat membela Yellow Alligator, Peseban Banjarmasin yang kini akan bertarung di babak nasional Liga…

Rabu, 15 November 2017 15:30

Wahyudi, GM Bandara Syamsuddin Noor yang Baru Bertugas

Namanya pendek dan mudah diingat, Wahyudi. Mantan General Manager Bandara El Tari Kupang itu buka-bukaan…

Rabu, 15 November 2017 11:13

Mengenal Komunitas N Gage Lovers Banjarmasin

bentuk yang unik, bak mangkuk yang dibelah, membuat handphone (HP) Jadul berupa N Gage sangat digemari.…

Selasa, 14 November 2017 15:12

Werner Laule - Siti Farida Elyanor, pasangan Jerman-Kelua yang Suka Bertualang

Werner Laule dan Siti Farida Elyanor berlibur di Banua sejak 28 September lalu. Pasangan Jerman-Kelua…

Selasa, 14 November 2017 12:19

Pangeran Muhammad Noor Gagal Lagi Jadi Pahlawan Nasional

Perjuangan Pangeran Muhammad Noor dalam merebut kemerdekaan tak berbeda dengan pahlawan nasional lain…

Selasa, 14 November 2017 11:27

Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .